Example 728x250
Daftar Penyakit

Waspadai Gangguan Mental Pada Lansia

60
×

Waspadai Gangguan Mental Pada Lansia

Sebarkan artikel ini
Gangguan Mental Pada Lansia
Gangguan Mental Pada Lansia


banner 678x960

Golansia.com – Lansia sangat rentan mengalami gangguan mental, karena lansia khususnya mengalami penurunan aktivitas fisik dan finansial yang pada akhirnya menimbulkan rasa tidak berdaya, malu dan terasing dari lingkungan.

3 Masalah Mental yang Biasa Dialami Lansia

Masalah mental yang biasanya dialami lansia ada tiga yaitu:

  1. Depresi

Depresi ini biasanya disebabkan oleh rasa tidak berdaya, tidak berharga, kehilangan minat, kehilangan harapan, dan tidak jarang juga keinginan untuk mengakhiri hidup.

  1. Kecemasan

Kecemasan yang dialami lansia biasanya sangat berlebihan padahal hanya karena masalah sepele. Perubahan kognitif membuat lansia lebih sensitif, sehingga masalah sepele bisa menjadi sesuatu yang signifikan buatnya. Inilah yang memunculkan kecemasan berlebihan.

  1. Skizofrenia

Kondisi skizofrenia yang dialami lansia di sini bentuknya kehilangan kontak dengan dunia nyata, dimana ada kesulitan antara membedakan realita dan khayalan.

Nah, bila orang terdekatmu mengalami gejala yang demikian, segera kontak profesional medis untuk penanganan profesionalnya.

Tanda-Tanda Lansia Mengalami Gejala Gangguan Mental

Penting untuk mewaspadai gangguan mental pada lansia. Supaya jangan sampai telat penanganan ketika masalahnya sudah kompleks. Berikut ini adalah tanda-tanda peringatan kalau lansia sedang mengalami gangguan mental, yaitu:

  1. Perubahan penampilan atau masalah pada memelihara rumah.
  2. Kebingungan, disorientasi, atau masalah lain dengan konsentrasi atau pengambilan keputusan.
  3. Penurunan atau peningkatan nafsu makan dan perubahan berat.
  4. Suasana hati yang tertekan berlangsung lebih dari dua minggu.
  5. Perasaan tidak berharga, rasa bersalah yang tidak pantas, ketidakberdayaan, pikiran untuk bunuh diri.
  6. Kehilangan memori, terutama masalah memori baru-baru ini atau jangka pendek.
  7. Masalah fisik yang tidak bisa dijelaskan.
  8. Penarikan sosial atau kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menyenangkan.
  9. Kesulitan menangani keuangan atau bekerja dengan angka.
  10. Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan, kehilangan energi, atau perubahan tidur.

Mencegah Gangguan Mental pada Lansia

Penelitian telah membuktikan bahwa membaca dapat meningkatkan fungsi memori, mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Menulis jurnal juga dapat membantu mengelola dan mengurangi efek stres dan kecemasan.

Latihan belajar bahasa kerap direkomendasikan oleh lansia karena dapat membangun kepercayaan diri dan  meningkatkan interaksi dan sosialisasi dengan orang lain. Seperti halnya penguasaan dan pembelajaran bahasa, memainkan alat musik juga bisa meningkatkan fungsi kognitif.

Musik merangsang otak dan meningkatkan memori pada manula dengan alzheimer dan demensia. Bermain musik dapat meningkatkan kelancaran verbal dan kecepatan pemrosesan sesuatu hal. Untuk pilihan lain, melakukan teka-teki telah terbukti menunda penurunan memori dan meningkatkan kesehatan mental para lansia.

Tetap berhubungan dengan orang-orang terdekat juga dapat membantu mencegah kesepian dan perasaan terisolasi yang dapat menyebabkan depresi, serta penurunan mental dan fisik pada lansia. Jika kamu memiliki kerabat yang sudah lanjut usia, tetaplah menjalin komunikasi dan lakukan kunjungan rutin untuk membantu lansia tidak merasa kesepian dan terhubung dengan orang-orang yang disayanginya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *