Example 728x250
Daftar Penyakit

Pengobatan Sakit Tenggorokan Pada Lansia

51
×

Pengobatan Sakit Tenggorokan Pada Lansia

Sebarkan artikel ini
Sakit Tenggorokan Pada Lansia
Sakit Tenggorokan Pada Lansia


Golansia.com – Sakit tenggorokan adalah rasa sakit yang kering atau gatal di tenggorokan. Sakit tenggorokan adalah salah satu gejala yang paling umum. Kebanyakan sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi atau faktor lingkungan seperti udara kering.

Sakit tenggorokan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang lansia. Ini mungkin terasa tidak nyaman, tetapi biasanya akan hilang dengan sendirinya. Tergantung pada area leher yang terkena, ada berbagai jenis sakit tenggorokan, termasuk faringitis, tonsilitis, dan radang tenggorokan. Bagaimana cara mengobati sakit tenggorokan pada lansia?

Meredakan Sakit Tenggorokan pada Lansia

Sakit tenggorokan bisa diobati dengan antibiotik, tergantung penyebab sakit tenggorokannya. Oleh karena itu, perlu segera berkonsultasi ke dokter atau membuat janji di rumah sakit terdekat. Dengan cara ini, dokter menegakkan diagnosis untuk mengetahui penyebab sakit tenggorokan pada lansia.

Antibiotik dapat bekerja dengan cepat untuk mengobati sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi, dan kebanyakan orang akan merasa lebih baik dalam satu atau dua hari. Di sisi lain, ada cara untuk meredakan tenggorokan selain pengobatan, antara lain:

  • Banyak istirahat, hal ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi.
  • Minum banyak air untuk menjaga tenggorokan tetap dilumasi, memudahkan menelan, dan mencegah dehidrasi.
  • Konsumsi makanan yang menenangkan dan mudah ditelan, seperti kaldu, sup, kentang tumbuk, buah-buahan lunak, atau telur matang yang lembut.
  • Hindari makanan pedas dan minuman asam, seperti jus jeruk.
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Gunakan humidifier kabut dingin untuk menambah kelembaban pada udara.
  • Gunakan semprotan hidung saline yang dijual bebas untuk menjaga kelembapan selaput lendir.
  • Hindari iritasi tenggorokan, seperti asap rokok dan asap produk pembersih.

Perlu diketahui, pengobatan dengan antibiotik berlangsung sekitar 10 hari. Penting untuk menyelesaikan pengobatan, meski gejalanya hilang. Berhenti terlalu dini dari pengobatan bisa menyebabkan beberapa bakteri bertahan, yang justru menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut di kemudian hari.

Kapan Lansia yang Sakit Tenggorokan Harus ke Dokter?

Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya membaik dengan sendirinya dalam dua hingga tujuh hari. Namun beberapa penyebab sakit tenggorokan perlu diobati. Jika cara di atas tidak mampu meredakan sakit tenggorokan yang dialami lansia, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika ia memiliki gejala yang berpotensi serius, yaitu:

Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya membaik dengan sendirinya dalam dua hingga tujuh hari. Namun beberapa penyebab sakit tenggorokan perlu diobati.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala yang berpotensi lebih serius ini:

  • Sakit tenggorokan yang parah.
  • Kesulitan menelan.
  • Kesulitan bernapas atau nyeri saat bernapas.
  • Kesulitan membuka mulut.
  • Sendi terasa sakit.
  • Demam tinggi (lebih dari 38 derajat Celcius).
  • Leher yang sakit atau kaku.
  • Sakit telinga.
  • Darah dalam air liur atau dahak.
  • Sakit tenggorokan yang berlangsung selama lebih dari seminggu.

Infeksi virus dan bakteri, serta penyebab iritasi dan cedera, menyebabkan sebagian besar sakit tenggorokan. Istirahat yang cukup, minum air hangat, berkumur dengan air garam, dan mengonsumsi obat pereda nyeri bisa mengatasi nyeri atau sakit tenggorokan.

Radang tenggorokan dan infeksi bakteri lainnya bisa juga diobati dengan antibiotik. Jika sakit tenggorokan lebih parah, temui dokter dan akan dilakukan tes usap untuk mengetahui akar penyebabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *