Example 728x250
Daftar Penyakit

Penyakit Paget Menyebabkan Nyeri Tulang Pada Orang Lanjut Usia

28
×

Penyakit Paget Menyebabkan Nyeri Tulang Pada Orang Lanjut Usia

Sebarkan artikel ini
Penyakit Paget Menyebabkan Nyeri Tulang
Penyakit Paget Menyebabkan Nyeri Tulang


Golansia.com – Penyakit Paget dapat menyerang bagian tulang mana pun. Penyakit ini paling banyak menyerang tulang belakang, panggul, tulang panjang tungkai dan tengkorak.

Penyakit Paget tidak hanya menyerang satu bagian tulang, namun beberapa bagian tulang. Menurut informasi kesehatan yang diterbitkan oleh American Academy of Orthopaedic Surgeons, penyakit Paget lebih sering terjadi pada orang lanjut usia. Informasi lengkap mengenai penyakit Paget ada di bawah ini!

Kenapa Risiko Lansia Lebih Besar?

Seiring bertambahnya usia, tubuh Anda mengalami sejumlah perubahan. Kita bisa bergerak lebih lambat karena nyeri punggung kronis, nyeri sendi, atau kelemahan otot. Para lansia juga sering mengalami keterbatasan mobilitas yang antara lain disebabkan oleh penyakit Paget.

Penyakit Paget merupakan penyakit tulang yang lebih sering terjadi pada lansia dan mempengaruhi pembentukan tulang dalam tubuh. Pada tulang yang sehat, proses remodelling (pengangkatan potongan tulang lama) dan penggantiannya dengan tulang baru terjadi sesuai peruntukannya.

Penyakit Paget menyebabkan ketidakseimbangan dalam proses ini, sehingga menghasilkan tulang baru yang bentuknya tidak normal, lemah, dan rapuh. Penyakit Paget sebagian besar menyerang orang lanjut usia, menyerang sekitar 2 hingga 3 persen penduduk berusia di atas 55 tahun.

Pertumbuhan yang tidak sempurna ini menyebabkan tulang baru menjadi terlalu lunak atau cacat, sehingga menyebabkan nyeri dan bahkan patah tulang. Perawatan untuk kondisi ini biasanya melibatkan pembedahan atau penggunaan obat anti inflamasi.

Penyebab penyakit paget belum diketahui, tetapi sejauh ini dokter mengidentifikasi sejumlah faktor risiko yang membuat seseorang lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit tersebut. Salah satunya adalah faktor genetik di mana sebanyak 25 hingga 40 persen kasus paget terjadi pada orang dengan riwayat keluarga juga memiliki penyakit paget.

Komplikasi Penyakit Paget

Komplikasi penyakit paget bisa mencakup patah tulang karena rapuh, kelainan bentuk tulang, termasuk membungkuknya tulang yang terkena serangan paget, artritis lanjut pada sendi di dekat tulang yang terkena, kompresi pada saraf tetangga dari tulang yang membesar sehingga menyebabkan hilangnya sensasi atau gerakan.

Gejala juga dapat timbul dari efek penyakit pada kadar kalsium dalam aliran darah. Ketika penyakit paget menyerang beberapa tulang, osteoklas yang terlalu aktif dapat melepaskan kalsium dari tulang sehingga memicu peningkatan kadar kalsium dalam darah.

Komplikasi langka ini dapat menyebabkan sejumlah gejala, termasuk tubuh melemah dan merasa lelah, kehilangan selera makan, sakit perut, dan sembelit. Kondisi yang sangat jarang tetapi bisa saja terjadi, ketika penyakit paget berkembang menjadi sejenis kanker tulang yang disebut sarkoma paget.

Ketika ini terjadi, gejala mungkin termasuk rasa sakit yang parah dan tak henti-hentinya di daerah yang terkena penyakit paget. Sarkoma paget hanya terjadi pada sekitar 1 persen pasien dengan penyakit paget.

Pasien-pasien ini biasanya berusia lebih dari 70 tahun. Jenis tumor tulang ganas ini sangat agresif dan memiliki prognosis yang buruk. Tak satupun dari perawatan medis untuk penyakit paget diketahui menurunkan risiko pengembangan sarkoma paget.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *