Example 728x250
Daftar Penyakit

Ketahui Tentang Gangguan Sistem Saraf Yang Terjadi Pada Lansia

58
×

Ketahui Tentang Gangguan Sistem Saraf Yang Terjadi Pada Lansia

Sebarkan artikel ini
Gangguan Sistem Saraf Pada Lansia
Lansia


Golansia.com – Faktor usia menjadi faktor predisposisi lansia terkena penyakit yang seringkali mencakup gangguan pada jaringan saraf. Sistem saraf merupakan bagian penting dari tubuh dan mengatur aktivitas seluruh tubuh. Tentu saja, kekurangan dapat menimbulkan masalah yang serius. Ada beberapa kelainan jaringan saraf yang lebih sering terjadi pada orang lanjut usia. Apakah ada sesuatu? Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini!

Gangguan Jaringan Saraf yang Rentan pada Lansia

Seiring bertambahnya usia, seluruh organ dalam tubuh lambat laun kehilangan fungsinya atau bahkan mungkin rusak. Hal ini dapat mempengaruhi perubahan biologis dan kimia sepanjang hidup.

Oleh karena itu, lansia rentan terhadap penyakit. Penyakit yang dapat terjadi antara lain penyakit pada otak dan sistem saraf yang disebut gangguan jaringan saraf.

Gangguan saraf atau kelainan saraf merupakan penyakit yang disebabkan oleh kerusakan pada banyak bagian otak atau sistem saraf. Jika hal ini terjadi, orang tua yang terkena dampak tidak dapat lagi hidup mandiri. Seiring waktu, kondisi ini akan semakin memburuk jika pengobatan yang tepat tidak diberikan.

Selain itu, ada beberapa jenis gangguan jaringan saraf yang lebih rentan untuk terjadi pada lansia. Nah, berikut gangguan jenis saraf tersebut:

  1. Penyakit Alzheimer

Salah satu gangguan jaringan saraf yang rentan terjadi pada lansia adalah penyakit Alzheimer. Penyakit ini adalah jenis demensia primer yang termasuk dalam gangguan neurologis degeneratif.

Seseorang dapat mengidap masalah ini karena adanya kerusakan pada sel-sel saraf di otak. Risiko terhadap penyakit Alzheimer lebih tinggi pada seseorang yang mengidap diabetes, penyakit jantung, stres, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol serta merokok, dan cedera otak akibat kecelakaan.

  1. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis termasuk salah satu gangguan jaringan saraf yang rentan terjadi pada lansia. Gangguan ini terjadi pada saraf di otak, mata, dan tulang belakang. Pengidapnya dapat mengalami gangguan komunikasi pada otak dan seluruh tubuh, serta masalah terhadap penglihatan. Pada lansia, gangguan ini dapat menyebabkan masalah terhadap kontrol kandung kemih, sehingga sulit menahan keinginan untuk ke toilet.

  1. Penyakit Parkinson

Lansia juga memiliki risiko tinggi untuk mengidap penyakit Parkinson sebagai gangguan jaringan saraf. Penyebab utama dari kondisi ini adalah kerusakan pada sel-sel otak substansia nigra, yang merupakan bagian penting dari otak.

Beberapa gejala umum saat seseorang mengalami Parkinson, antara lain gemetar, kehilangan keseimbangan, dan sulit untuk berjalan lurus. Gejala tremor juga tidak terlihat di awal, tetapi semakin parah seiring berjalannya waktu.

  1. 4. Epilepsi dan Kejang

Gangguan ini adalah kondisi yang terjadi saat aktivitas sel-sel saraf di otak menjadi tidak normal. Epilepsi dan kejang bukan gangguan jaringan saraf yang langka dan sering terjadi pada lansia. Risiko lebih tinggi terjadi pada seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis atau stroke. Seseorang yang mengidap penyakit ini dapat ditangani dengan obat-obatan.

Itulah beberapa gangguan jaringan saraf yang rentan untuk terjadi pada lansia. Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin pada saraf dan otak agar masalah ini dapat dihindari. Kesehatan orangtua kamu juga termasuk salah satu faktor dukungan moral pada diri sendiri dan orang di sekitar. Saat melihat orangtua sehat, tentu perasaan bahagia dapat dirasakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *