Example 728x250
Daftar Penyakit

10 Hal Yang Dapat Menyebabkan Gangguan Jiwa Pada Lansia

148
×

10 Hal Yang Dapat Menyebabkan Gangguan Jiwa Pada Lansia

Sebarkan artikel ini
Gangguan Jiwa Pada Lansia
Gangguan Jiwa Pada Lansia


Golansia.com – Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Gangguan jiwa adalah kelainan yang mempengaruhi perasaan, pemikiran, dan perilaku seseorang. Kondisi ini bisa terjadi pada semua orang, termasuk lansia.

Ketika seseorang didiagnosis mengalami gangguan jiwa, kondisi tersebut dapat menyebabkan banyak perubahan dalam hidupnya. Lalu apa penyebab lansia kerap mengalami gangguan jiwa? Simak ulasannya di bawah ini.

Alasan Lansia Kerap Mengalami Gangguan Jiwa

Gangguan jiwa bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa muda, hingga orang-orang lanjut usia. Masing-masing berbeda penyebabnya, tetapi cenderung saling terkait.

Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan jiwa pada lansia, seperti:

  • Mengalami penyakit kronis.
  • Gangguan fisik.
  • Tinggal sendiri atau terpisah dari keluarga.
  • Adanya perubahan besar dalam kehidupan.
  • Konsumsi obat tertentu dan penyalahgunaan alkohol.
  • Pola makan yang buruk.
  • Penurunan fungsi tubuh karena usia.
  • Rasa berduka yang sangat dalam.
  • Masalah kesehatan yang menyebabkan gangguan ingatan atau kesehatan mental.

Untuk itu, penting memerhatikan keluarga atau kerabat yang telah memasuki usia lanjut, apalagi jika mereka tidak tinggal bersama.

Kenali Gejala Gangguan Kesehatan Mental pada Lansia

Seiring bertambahnya usia, tentunya normal jika kerabat atau keluarga kamu yang memasuki usia lanjut mengalami perubahan pada gaya hidup atau perilaku. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai sebagai gejala saat lansia mengalami gangguan jiwa.

Sebaiknya perhatikan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan oleh lansia. Saat lansia terlihat mengalami masalah terus-menerus dalam melakukan hal-hal kecil, sebaiknya waspada kondisi ini.

Gangguan kesehatan mental juga akan ditandai dengan munculnya perasaan bingung atau disorientasi. Apalagi jika lansia terlihat kesulitan untuk fokus, konsentrasi, serta mengambil keputusan.

Penurunan nafsu makan, perubahan perilaku, dan suasana hati juga menjadi tanda yang perlu diwaspadai sebagai gejala gangguan kesehatan mental pada lansia.

Bukan hanya itu, perasaan tidak berdaya, putus asa, dan tidak memiliki harapan menjadi tanda lain saat lansia mengalami gangguan jiwa. Kehilangan memori jangka pendek dan kelelahan terus-menerus menjadi tanda lain yang perlu diperhatikan.

Jika orangtua atau kerabat lansia mengalami beberapa gejala tersebut, tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat agar keluhan kesehatan yang dialami dapat diatasi dengan baik.

Jenis Gangguan Jiwa yang Sering Dialami Lansia

Berikut ini jenis gangguan jiwa yang sering dialami oleh lansia dan tidak boleh diabaikan, yaitu:

  • Depresi menjadi salah satu gangguan jiwa yang paling umum dialami oleh lansia. Jika tidak diatasi dengan baik, kondisi ini dapat memburuk dan menyebabkan gangguan pada kesehatan fisik dan gangguan sosial.
  • Gangguan Cemas. Hampir sama dengan depresi, gangguan cemas sering dialami oleh lansia. Bahkan, depresi dan gangguan cemas kerap muncul bersamaan. Adanya gangguan tidur dapat memicu gangguan cemas pada lansia. Pastikan lansia dapat menjalani gaya hidup sehat agar kesehatan tetap terjaga.
  • Gangguan Bipolar. Gangguan bipolar juga umum dialami oleh lansia. Kondisi ini ditandai dengan perubahan suasana hati yang cepat.
  • Gangguan Makan. Gangguan makan, seperti bulimia atau anoreksia cukup rentan terjadi pada lansia. Kondisi ini bisa terjadi akibat penurunan fungsi indera pengecap, depresi, atau kondisi stres yang tidak diatasi dengan baik.

Jangan abaikan saat lansia mengalami gangguan jiwa. Kondisi ini perlu diatasi dengan penanganan medis yang tepat. Dengan begitu, lansia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *