Example 728x250
Daftar Penyakit

Penyembuhan Katarak Pada Lansia

42
×

Penyembuhan Katarak Pada Lansia

Sebarkan artikel ini
Penyembuhan Katarak Pada Lansia


banner 678x960

Golansia.com – Katarak sebenarnya sangat umum terjadi pada orang lanjut usia, yakni. Itu sering terjadi. Katarak adalah suatu kondisi yang mempengaruhi mata dan mengaburkan lensa mata, sehingga mengakibatkan penglihatan kabur. Katarak bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata secara bersamaan. Apakah katarak pada lansia bisa diobati? Bagaimana prosesnya?

Katarak merupakan penyakit yang menyerang lensa mata, bagian bening di belakang pupil. Fungsi lensa mata adalah mengarahkan cahaya yang masuk ke mata menuju retina mata agar benda dapat terlihat dengan jelas. Nah, pada pasien katarak, proses ini terhenti. Apakah katarak pada lansia bisa diobati? Jawabannya iya! Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel ini.

Pengobatan Katarak pada Lansia

Seiring berjalannya waktu dan seiring bertambahnya usia, endapan atau kumpulan protein menumpuk di lensa mata, menyebabkannya menjadi keruh dan buram. Inilah salah satu penyebab katarak pada lansia. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi penyebab utama kebutaan.

Secara umum, katarak menyerang mata dan berkembang secara perlahan. Pengidap kondisi ini mungkin awalnya tidak menyadari bahwa dirinya mengalami gangguan penglihatan karena hanya sebagian kecil lensa mata yang mengalami katarak. Namun seiring berjalannya waktu, katarak semakin parah dan menimbulkan berbagai gejala.

Operasi katarak merupakan satu-satunya pengobatan yang dapat dilakukan pada lansia. Selama operasi katarak, lensa yang keruh diangkat dan diganti dengan lensa buatan yang terbuat dari plastik atau silikon yang dapat digunakan seumur hidup. Jika seseorang menderita katarak pada kedua matanya, operasi dilakukan secara terpisah. Operasi kedua dilakukan ketika senior sudah pulih dari operasi katarak pertama yang dilakukan sebelumnya.

Operasi ini cenderung aman, tetapi tetap memiliki risiko. Ada beberapa risiko yang bisa terjadi pasca operasi mulai dari perdarahan dan infeksi. Untuk menghindari hal itu, pastikan untuk selalu berkonsultasi dan ikuti saran dari dokter untuk menyembuhkan operasi katarak.

Mengenal Gejala Katarak

Gejala katarak yang bisa dikenali adalah pandangan samar dan berkabut, mata sensitif terhadap cahaya, muncul lingkaran di sekeliling sumber cahaya, sulit melihat pada malam hari, serta objek terlihat ganda. Penyakit ini juga bisa menyebabkan pengidapnya kesulitan dalam mengenali warna, karena terlihat pudar atau tidak cerah. Pengidap katarak juga sering mengalami gejala berupa ukuran lensa kacamata yang sering berubah.

Katarak adalah jenis penyakit mata yang tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi pada beberapa kondisi nyeri mungkin akan muncul pada mata. Hal itu semakin mungkin terjadi jika katarak yang dialami sudah parah atau ada gangguan mata lain yang menyertai penyakit ini. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan katarak yang tepat dan menghindari komplikasi parah, misalnya kebutaan permanen.

Kabar buruknya, hingga kini masih belum diketahui dengan jelas apa yang menyebabkan lensa mata menjadi keruh saat penuaan terjadi. Namun, risiko penyakit katarak disebut lebih tinggi pada lansia dengan kondisi mata yang sering terpapar sinar matahari, memiliki penyakit tertentu, pernah menjalani operasi mata, pernah mengalami cedera pada mata, serta memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama. Selain itu, risiko katarak juga meningkat pada orang yang memiliki pola makan tidak sehat, konsumsi minuman beralkohol secara rutin dan berlebih, serta aktif merokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *