Example 728x250
Daftar PenyakitPneumonia

Lansia Rentan Terhadap Pneumonia, Berikut Alasannya

67
×

Lansia Rentan Terhadap Pneumonia, Berikut Alasannya

Sebarkan artikel ini
Lansia Rentan Terhadap Pneumonia
Lansia Rentan Terhadap Pneumonia

Golansia.com – Pneumonia merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur atau benda asing yang masuk ke paru-paru. Orang lanjut usia sangat rentan terkena penyakit ini akibat serangan virus atau bakteri. Selain itu, pneumonia pada lansia juga dipengaruhi oleh penurunan daya tahan tubuh dan mekanisme pertahanan pernafasan.

Ketika kedua hal tersebut terjadi, banyak bakteri, virus atau parasit yang menyerang organ terkecil paru-paru dan menyebabkan peradangan, bahkan infeksi saluran pernafasan bagian bawah. Apa saja gejala pneumonia pada lansia?

Pneumonia pada Lansia, Ini yang Jadi Gejalanya

Gejala utama pneumonia pada orang tua dapat dilihat dari demam tinggi yang dialami. Bukan hanya demam, berikut serangkaian gejala pneumonia yang terjadi pada lansia:

  • Penurunan nafsu makan.
  • Batuk dengan dahak berwarna kuning kehijauan.
  • Batuk akan disertai dengan sesak napas.

Ketika pneumonia yang terjadi sudah memasuki tahap lanjut, gejala akan semakin bertambah parah. Gejala dapat meliputi tidur berlebihan, perubahan kesadaran, berbicara melantur, gelisah, serta suhu tubuh di bawah normal. Saat merawat lansia dengan pneumonia, perawat harus selalu memahami gejala fisik yang dialami pengidap.

Saat gejala fisik muncul, penanganan dapat dengan cepat dilakukan, sehingga pengidap dapat terhindar dari kemungkinan terjadinya komplikasi. Saat serangkaian gejala tampak, kamu dapat langsung menemui dokter di rumah sakit terdekat untuk melakukan sejumlah pemeriksaan guna mengatasi pneumonia.

Begini Langkah Penanganan Pneumonia pada Lansia

Penting sekali mengetahui adanya pneumonia pada usia lanjut, karena pada orang tua akan terjadi penurunan daya tahan tubuh karena faktor usia. Bukan hanya itu, pneumonia pada lansia dapat terjadi karena penurunan aktivitas gerak fisik dan asupan makan yang tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Karena hal tersebut, kelompok lansia akan sangat rentan terhadap berbagai penyakit, salah satunya adalah pneumonia.

Pneumonia menjadi salah satu penyebab infeksi berat pada usia lanjut yang dapat berujung pada kematian. Ada beberapa langkah pencegahan dan penurunan faktor risiko pneumonia yang dapat dilakukan, terutama pada lansia. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain:

Hindari faktor pemicu. Perhatikan kondisi udara di sekitar lansia. Asap rokok, polusi udara, serta tempat keramaian menjadi faktor pemicu pneumonia pada lanjut usia.

Hindari interaksi dengan pengidap ISPA. Penting untuk menggunakan masker ketika bepergian, agar saat melakukan interaksi tidak sengaja dengan pengidap ISPA, lansia sudah memiliki perlindungan diri untuk menghindari penularan.

Melakukan vaksinasi. Pneumonia dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi. Untuk mencegah pneumonia, vaksin diberikan 1 kali seumur hidup bagi orang berusia 60 tahun atau lebih. Sedangkan bagi orang berusia di bawah 60 tahun, vaksinasi dilakukan sebanyak 2 kali seumur hidup. Dengan melakukan vaksinasi, risiko kematian dapat ditekan.

Perhatikan sirkulasi udara. Sirkulasi udara yang baik dalam ruangan akan membantu menurunkan risiko terjadinya pneumonia. Bukan hanya sirkulasi udara saja, paparan sinar matahari yang cukup juga diperlukan.

Pada intinya, perubahan gaya hidup sehat sejak dini sangat diperlukan guna mencegah terjadinya pneumonia. Dengan berhenti merokok, rajin mencuci tangan, konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, mengelola stres dengan baik, cukup istirahat, serta olahraga, kamu telah melakukan upaya untuk mencegah pneumonia saat tua nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *