Example 728x250
BerandaOsteoporosis

Yuk Hidup Bahagia Tanpa Tulang Keropos

194
×

Yuk Hidup Bahagia Tanpa Tulang Keropos

Sebarkan artikel ini
Yuk Hidup Bahagia Tanpa Tulang Keropos, DR. Abidinsyah Siregar


Golansia.com — Segala sesuatu yang hidup itu memiliki umur, begitu pun tulang belulang kita, bukan hanya darah, otot, jaringan otak. Semua ada umurnya hingga usia habis. Hal tersebut diungkapkan Dr. Abidinsyah Siregar.

Menurut Dr . Abidin, kita harus waspada bahwa tubuh kita adalah unsur-unsur yang dinamis termasuk di dalamnya tulang. Dan tulang merupakan salah satu bagian yang penting.

“Tulang menjadi tempat otot dan segala macam jaringan melekat menggantung sehingga membentuk tubuh kita sedmikan rupa. Kedua, tulang adalah pembentuk fisik kita menjadi baik. Ketiga, tulang penggerak daripada tubuh kita sehingga memiliki kekuatan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain,” papar Dr. Abidin saat melakukan siaran degan Smart FM, Jum’at (20/10/2023).

“Tulang adalah bagian yang sangat penting, karena hal yang paling kita tidak suka antara lain tidak bisa ke mana-mana,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Dr. Abidin mengimbau tulang harus diperhatikan jangan sampai menjadi penyebab kita tidak bisa beraktifitas. Bagaimana caranya?

Pemahaman tentang umur tulang dan merawat tulang, Dr. Abidin menyebut dengan perawatan yang cocok untuk tulang maka usia tulang akan panjang, agar bisa melakukan segala kegiatan apa pun.

Apa ciri-ciri orang yang terkena osteoporosis

  1. Semakin lemah, bawaan mager (malas gerak)
  2. Rapuh, pada pemeriksaan lebih lanjut ada gambaran rapuh. Kepadatan tulang yang mulanya kuat bahkan tahan benturan sudah tampak di dalam gambaran sudah tidak solid dan mulai melonggar jaringannya.
  3. Kecapatan reproduksi jaringan tulang melambat. Tubuh melakukan proses pergantian sel tulang memalui penyerapan dalam darah dalam bentuk cairan. Umur berpengaruh terhadap kecepatan yang melambat.

“Kita harus sadar, sesuai dengan umur semua hal akan melambat. Oleh karena itu kita tidak menunggu umur terjadi, kita harus menyiapkan secara dini,” ucap Dr. Abidin.

Proses perlambatan jaringan tulang akan diikuti pelemahan tulang dan merapuhnya tulang, ketika itu terjadi disebut sebagi osteoporosis.

Ciri khas osteoporosis

1. Patah Tulang 

“Banyak orang, tidak menyadari proses ini karena dia jalannya lambat dan lama. Sampai suatu ketika apakah dia limbung karena tulang tidak kuat, atau terbentur sesuatu sehingga terjatuh terjadilah patah tulang, yang menurut peristiwanya rasanya gak ada apa-apa kok patah ya?” tutur Dr. Abidin.

“Itu dia terjadinya kerapuhan tulang itu, inilah yang banyak orang tidak menyadari setelah jatuh kenapa jatuh itu limbung, kenapa limbung karena posisi tulang sudah tidak kuat menahan berat badan tubuh kita. Sehingga kita jatuh, oleng, posisinya seperti apa jatuh di mana, itu resikonya terjadi patah tulang. Itulah tanda paling khas kalau sudah terjadi keropos yang dimaksud tadi yang disebut osteoporosis,” lanjutnya.

2. Pemendekan Badan

Hal lain yang juga selalu muncul pada osteoporosis, tubuh kita semakin memendek. Bila dulu tingginya 170 cm sekarang 160 sekian, itu terjadi proses kehilangan kepadatan tulang dan tulang tidak mampu lagimenyangga tubuh kita yang berat mulai dari kepala, jaringan, sehingga tubuh mengalami pemendekan.

3. Pembungkukan

Posisi tubuh mulai membungkuk juga khas sekali menjadi efek daripada osteoporosis

4. Nyeri pada daerah punggung

Disamping ada kebungkukan kita juga sering merasa nyeri di area punggung pada area tulang belakang.

 

Osteoporosis dimulai sejak dini

Menurut Dr. Abidin, dari beberapa informasi dan literatur, sebenarnya kontribusi terjadinya osteoporosis itu sudah dimulai sejak usia muda atau usia dini. Antara lain cirinya yang sederhana yaitu mager (malas gerak), kurang olah raga.

Dr. Abidin menyarankan anak muda untuk melakukan berbagai aktifitas fisik, cukup 30 menit dalam sehari paling tidak 3 hari dalam semingggu, bentuk aktifitas sederhana bisa berjalan. Jika konteksnya untuk tulang sedapat mungkin upayakan pada saat matahari sudah terbit, sebab sinar matahari dapat merubah struktur bahan yang ada di dalam tubuh menjadi vitamin D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *