Example 728x250
DR. AbidinStroke

Haruskah Jakarta dan Kota-Kota Indonesia Menuju Kota Ramah Stroke ?

55
×

Haruskah Jakarta dan Kota-Kota Indonesia Menuju Kota Ramah Stroke ?

Sebarkan artikel ini

Catatan : Dr.Abidinsyah Siregar, MBA, MKes
Observer Kesehatan

Golansia – Tekad Jakarta Menjadi Kota Ramah Stroke tahun 2026, masuk diakal dan harus terwujud segera.

Faktor strengthens nya tinggi bahkan memaksa, selain semangatnya bertekad menjadi kota Global dan Berbudaya..

Kota atau lingkungan ramah Stroke, kini menjadi keniscayaan.

Kota Ramah Stroke mengacu pada wilayah atau kota yang memiliki sistem pelayanan kesehatan cepat tanggap, fasilitas medis terintegrasi, serta kesadaran masyarakat yang tinggi dalam menangani kasus stroke (mulai dari pencegahan, penanganan darurat 24 jam, hingga rehabilitasi).

Kota Mataram, resmi meraih predikat internasional sebagai Daerah Siaga Stroke (Angels Region) dari Angels Initiative dan World Stroke Organization, menjadikannya salah satu pelopor kota siaga stroke di Indonesia melalui dukungan layanan di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram.

Sejumlah kota lainnya juga menuju Kota Ramah Stroke paripurna, seperti :

  1. Jakarta dengan gerakan Jakarta Siaga Stroke
  2. Kota Depok (Jawa Barat) aktif program siaga stroke bersama jejaring kesehatan darurat lokal.
  3. Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur) hadir dengan sistem inovasi bernama I-Care (Sistem Rujukan Cepat Pasien Stroke) serta penyediaan layanan Neurointervensi tingkat lanjut agar pasien tak perlu dirujuk ke luar kota.
  4. Kota Pontianak (Kalimantan Barat) dengan program unggulan Klinik SiGerak (Sentra Informasi Gerak, Edukasi, dan Rehabilitasi Pasca Stroke) di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie. Tekad Pemko membantu penyintas stroke kembali mandiri melalui terapi fisik dan okupasi.

Dalam Webinar Menua Bermartabat 29 Oktober yang dihadiri lebih 100 orang audiens, Dr Abidin selaku kordinator Webinar menginformasikan bahwa Prevalensi stroke di Indonesia adalah 8,3 per 1.000 penduduk (sekitar 0,83% dari total populasi).

Serangan Stroke semakin tinggi pada Lansia

Stroke menyebabkan 350.000 kematian per tahun di Indonesia dan menjadi salah satu penyebab utama kematian tertinggi.

Mengapa begitu tinggi angka kematian?

Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (YASTROKI) Mayjen TNI Purn DR.Dr.Tugas Ratmono, Sp.S, MARS, MH menegaskan bahwa penanganan Stroke tak cukup hanya tindakan medis.
Penanganan Stroke, harus komprehensif. Dengan deteksi dini dan penanganan yang konsisten, juga lingkungan serta dukungan keluarga yang kuat.

Dalam konteks lungkungan maka peran Kota Ramah Stroke sangat diandalkan.

Hari Stroke Sedunia tahun 2026 mengangkat Tema SAATNYA SEKARANG [#StrokeActionNow] menegaskan Semua harus peduli dan Waspada Stroke.

YASTROKI memperingati Hari Stroke Sedunia 29 Oktober 2026 dengan kegiatan FunWalk yang diikuti seribuan orang di Kemenkes RI pada minggu 1 Desember yang dibuka dan angkat bendera oleh pak Kunta, Sekjen Kemenkes RI.

Selepas Funwalk, YASTROKI melanjutkan dengan Seminar di Gedung Prof Sujudi yang banyak dihadiri para penyintas Stroke dan keluarga.

Dr.Sitti Tarmizi, MKM, Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes menegaskan komitmen Kemenkes dalam pelayanan Stroke di banyak Fasilitas kesehatan.

Dr.Ratna Sari, MKM mewakili Kadis Kesehatan DKI Jakarta, menyatakan siap untuk mewujudkan Jakarta menjadi Kota Ramah Stroke tahun 2026.

Sejumlah upaya disampaikan dalam sambutannya bahwa Jakarta melayani lebih 200.000 kunjungan kasus Stroke setahun.

Deteksi dini dengan mengoptimalkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas.

Membentuk Pasukan Putih dengan melatih dan menggerakkan masyarakat untuk membantu edukasi dan penemuan kasus.

Membentuk JakAmbulans, JakConnected dan program “One Home One Hero”.

Pilar Utama Kota Ramah Stroke: Cegah, Tanggap dan Pulihkan.

Semoga semakin banyak kota Ramah Stroke di Indonesia, karena memang seharusnya.

Jakarta, 2 November 2026
Dr. Abidinsyah Siregar, MBA, MKes
Ketum BPP OBKESINDO
Ketum PP PDHMI
Penasehat PB IDI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BU NAF
DR. Abidin

Golansia.com – Alhamdulillah bertemu bunda Dr.Nafsiah Mboi, Sp…