Example 728x250
BerandaDR. AbidinKolom Kesehatan

TAMAN ARBORETUM UNIV TANJUNGPURA- KALBAR DI PONTIANAK

171
×

TAMAN ARBORETUM UNIV TANJUNGPURA- KALBAR DI PONTIANAK

Sebarkan artikel ini

Pesan Presiden SBY [2010], Jadikan DJAMU Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Golansia.com — Senang, syukur dan takjub melihat Taman Arboretum masih ada dan semakin memperindah, memperkaya dan memberi nilai tambah kualitas lingkungan, dan sumber oksigen bagi masyarakat Kalimantan Barat khususnya Pontianak.

Taman hutan binaan Fakultas Kehutanan UNTAN, letaknya persis ditengah kota Pontianak, didukung jalur lalu lintas dan taman pinggir jalan yang ditata indah alami.

Taman Hutan ini dikualifikasikan sebagai CAPPA = Camp Area Pelestrarian dan Pengembangan (Nutfah) Arboretum.

15 tahun yang lalu saat saya menjabat Direktur Bina Pelay Kesehatan Tradisional Komplementer dan Alternatif Kemenkes (2011-2013) dalam suatu kegiatan berkesempatan dibawa Gurubesar dan rekan Dokter dan Farmasi Fakultas Kedokteran dari Dinkes Prov Kalbar dan UNTAN melihat sejumlah tanaman hutan berkhasiat obat bahan alam.

Jurusan Farmasi di Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran, berlokasi di Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Program studi ini berfokus pada pengembangan bahan obat alam dan etnofarmakologi tropis, serta menyediakan jenjang Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker

Lahan seluas 7,2 Ha, katanya berisi sekitar 200 spesies tanaman yang jumlahnya ribuan- sungguh menarik.

Jika kita masuk, benar-benar serasa dihutan dengan rimbun aneka tanaman. Beberapa tanaman diberi label nama dan nama latinnya.

Perlu diketahui bahwa masyarakat Kalimantan adalah pengkonsumsi Djamu terbanyak di Indonesia.

Menjadi penting Kemampuan budidaya dan mengenal Tananan Obat Bahan Alam, agar kebiasaan baik masyarakat Kalimantan suka Djamu jangan sampai mengkonsumsi Djamu yang dicampur obat-obatan kimia.
Cespleng alias cepat menghilangkan rasa sakit/nyeri, ketagihan dan belakangan mengalami kerusakan Ginjal dan harus Cuci Darah atau Hemodialisa.

Tanaman Herbal efektif untuk memelihara Kesehatan, Meningkatkan Imunitas dan Kualitas Kesehatan.

Jika sakit, mengkonsumsi Obat Bahan Herbal/Alam akan mempercepat kesembuhan.

Dalam perjalanan sambil olahraga didalam area Taman Arboretum, saya bertemu 3 mahasiswa Fakultas Kehutanan. Berdiskusi tentang Hutan, Kesehatan, Kedokteran dan Produksi OBA (Obat Bahan Alam).

Mereka ada Wawan jurusan Budidaya Hutan, ada Fajar jurusan Manajemen Hutan dan Riduan jurusan Tehnik Hasil Hutan.
Saya advis mereka mulai berkolaborasi sejak dini untuk menemukan Hasil Tananan Hutan apa yang kelak sangat dibutuhkan pasar tanpa merusak kelestarian dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat pekebun dan industri.. Konfirmasi pasar bisa berdasarkan data Prevalensi Penyakit.

Wawan, Fajar dan Ridwan tergerak dan manggut-manggut.

Salam sehat dari Hutan Kota Pontianak.

Pesan Presiden SBY saat berkunjung ke Taman Balai Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Kemenkes di Tawangmangu, tahun 2010 berpesan _Jadikan Djamu Sebagai Tuan Rumah Di Negeri Sendiri dan Dunia”_

Mungkinkah Indonesia menjadi TUAN RUMAH DJAMU DUNIA?
Sangat mungkin karena punya empatpuluhan ribu jenis tanaman OBA yang tak dimiliki Negara lain- dan kita terbesar di dunia.
Saat yang sama OBA menjadi Investasi dan meningkatkan Pendapatan Ekonomi.

Catatan : Dr.Abidin I 080826
@Ketum BPP OBKESINDO
@Waketum DPP IKAL Lemhannas
@Ketum PP Perkump Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI).
@Penasehat PB IDI
@Penasehat PP ICFAM
@Dewan Penyantun IIK Bhakta dan STIKES RiaHusada
@Kord Komunitas Menua Bermartabat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *