Example 728x250
Penyakit Mata

Waspada! Lansia Rentan Degenerasi Makula, Ini Penyebab dan Gejalanya

233
×

Waspada! Lansia Rentan Degenerasi Makula, Ini Penyebab dan Gejalanya

Sebarkan artikel ini
degenerasi makula pada lansia
lansia indonesia terkena penyakit mata

Golansia.com — Degenerasi makula menjadi salah satu gangguan penglihatan yang umum dialami oleh lanjut usia. Kondisi ini menyebabkan penurunan fungsi penglihatan pusat, yaitu kemampuan melihat lurus ke depan dengan jelas.

Makula sendiri merupakan bagian kecil di tengah retina yang memiliki kepadatan tinggi sel penglihatan. Area ini berperan penting dalam aktivitas sehari-hari seperti membaca, menulis, mengemudi, hingga mengenali wajah.

Ketika makula mengalami kerusakan, kemampuan visual menjadi terganggu, meski penglihatan samping biasanya tetap berfungsi.

Jenis Degenerasi Makula

Secara umum, degenerasi makula terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu kering dan basah.

1. Degenerasi Makula Kering

Jenis ini paling sering ditemukan. Kondisi ini diawali dengan penumpukan zat sisa yang dikenal sebagai drusen di bawah retina. Seiring waktu, penumpukan tersebut dapat merusak sel retina, termasuk lapisan penting yang disebut retinal pigment epithelium (RPE), yang berfungsi menjaga kesehatan sel penglihatan.

2. Degenerasi Makula Basah

Jenis ini cenderung berkembang lebih cepat dan berisiko lebih serius. Penyebabnya antara lain pertumbuhan pembuluh darah abnormal di belakang retina yang mudah bocor dan menyebabkan kerusakan pada sel penglihatan.

Kebocoran ini dapat memicu jaringan parut di makula dan mempercepat penurunan penglihatan, bahkan dalam hitungan minggu hingga hari.

Gejala yang Muncul dan Perkembangannya

Degenerasi makula bersifat progresif, artinya kondisi akan memburuk seiring waktu tanpa disadari. Pada tahap awal, gejala sering kali tidak terasa, terutama jika hanya satu mata yang terdampak.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penglihatan pusat mulai kabur meski sudah menggunakan kacamata
  • Kesulitan membaca atau mengenali wajah
  • Warna tampak kurang cerah
  • Sulit melihat dalam kondisi cahaya redup
  • Penglihatan tampak samar

Pada kondisi yang lebih serius, khususnya degenerasi makula basah, gejala tambahan bisa muncul seperti:

  • Muncul titik buta (blind spot) pada penglihatan
  • Garis lurus terlihat bergelombang
  • Halusinasi visual, seperti melihat objek yang sebenarnya tidak ada

Pentingnya Deteksi Dini

Degenerasi makula kering umumnya berkembang dalam waktu bertahun-tahun, sementara jenis basah dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara cepat.

Karena itu, pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah penting, terutama bagi lansia. Deteksi dini memungkinkan penanganan lebih cepat sehingga risiko kerusakan permanen dapat diminimalkan.

Menjaga kesehatan mata sejak dini menjadi kunci agar kualitas hidup tetap terjaga di usia lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *