Example 728x250
BerandaKesehatanTips LansiaTips Sehat Manula

8 Kebiasaan Sehat yang Membuat Otak Tetap Awet Muda

243
×

8 Kebiasaan Sehat yang Membuat Otak Tetap Awet Muda

Sebarkan artikel ini

Golansia.com — Otak sangat bergantung pada aliran darah, oksigen, serta keseimbangan metabolisme tubuh. Ketika gaya hidup mendukung kesehatan secara menyeluruh, fungsi otak pun ikut terlindungi. Dilansir dari Efamol, berikut delapan kebiasaan penting yang menjaga otak tetap awet muda:

 

1. Aktivitas fisik teratur

Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke otak sehingga sel-sel otak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2,5 jam dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, atau 75 menit aktivitas berat, seperti berlari, per minggu, setiap minggu.

 

2. Pola makan sehat

Pola makan yang fokus pada buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak membantu menjaga kesehatan otak. Nutrisi yang tepat mendukung fungsi berpikir dan daya ingat jangka panjang. Sebaliknya, batasi makanan olahan, lemak jenuh, dan gula. Konsumsi berlebih dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.

 

3. Menjaga berat badan

Menjaga berat badan ideal membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh dan otak. Indeks Massa Tubuh (BMI) digunakan sebagai indikator berat badan terhadap tinggi badan. Layanan Kesehatan Nasional (NHS/National Health Service) Inggris merekomendasikan BMI optimal antara 18,5 hingga 24,9.

 

4. Tidur berkualitas

Tidur adalah waktu penting bagi otak untuk memulihkan diri dan memproses memori. Kurang tidur dapat mengganggu konsentrasi dan stabilitas emosi. Jika terjadi terus-menerus bisa meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif. Disarankan tidur 7-9 jam setiap malam agar otak dan tubuh berfungsi optimal.

 

5. Menghindari merokok

Merokok merusak pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Akibatnya, aliran oksigen dan nutrisi ke otak terganggu dan mempercepat penuaan otak. Jika Anda merokok, berhenti adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk otak dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

 

6. Mengendalikan kolesterol

Kolesterol adalah zat seperti lemak lilin yang diproduksi hati dan juga berasal dari makanan. LDL (Low-Density Lipoprotein) atau disebut juga kolesterol “jahat” karena menyebabkan penumpukan plak di arteri dan membatasi aliran darah ke otak.

Sebaliknya, HDL (High-Density Lipoprotein) dikenal sebagai kolesterol “baik”, membantu menghilangkan kolesterol dari aliran darah Anda dan mengangkutnya ke hati Anda untuk dibuang. Dalam hal ini, Anda perlu rutin melakukan pemeriksaan madis untuk mengetahui kadar kolesterol Anda.

 

7. Mengontrol gula darah

Gula darah atau glukosa darah adalah sumber energi utama tubuh dan berasal dari makanan yang Anda konsumsi, terutama karbohidrat. Kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan memicu peradangan. Dalam hal ini, tenaga kesehatan dapat mengukur glukosa darah dan memberi rekomendasi cara mengurangi dan mengontrol kadar gula darah Anda.

 

8. Mengontrol tekanan darah

Menjaga tekanan darah dalam kisaran normal sangat penting bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk otak. NHS menyatakan tekanan darah normal berada di antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Karena itu, Anda perlu mengecek tekanan darah secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Dengan menerapkan delapan kebiasaan tersebut, penuaan biologis otak dapat diperlambat. Langkah sederhana ini akan membantu menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.

Sumber: Voi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *