Example 728x250
Tips Sehat Manula

Lansia Boleh Pakai Sandal Jepit? Ini 6 Tips Aman agar Terhindar dari Cedera

364
×

Lansia Boleh Pakai Sandal Jepit? Ini 6 Tips Aman agar Terhindar dari Cedera

Sebarkan artikel ini

Golansia.com – Penggunaan sandal jepit pada lansia perlu mendapat perhatian khusus. Meski praktis dan nyaman, jenis alas kaki ini memiliki risiko tersendiri, terutama karena minimnya penopang pada kaki.

Para ahli kesehatan kaki atau podiatris mengingatkan bahwa sandal jepit tidak dirancang untuk penggunaan lama. Namun, dengan cara pemakaian yang tepat, lansia tetap dapat menggunakannya secara aman.

Berikut enam tips penting agar lansia tetap nyaman dan terhindar dari cedera saat memakai sandal jepit:

1. Pilih sandal dengan penopang dan bantalan memadai

Sandal jepit yang terlalu tipis dan datar sebaiknya dihindari. Lansia disarankan memilih sandal dengan bantalan empuk serta penopang lengkungan kaki (arch support) yang baik.

Menurut Gregory Alvarez, alas kaki dengan sol lebih lebar dan stabil dapat membantu mengurangi tekanan pada kaki dan pergelangan saat beraktivitas.

Selain itu, tali sandal juga harus pas di kaki agar tidak terlalu longgar maupun terlalu sempit. Sol berbahan karet bisa menjadi pilihan untuk mencegah risiko tergelincir.

2. Gunakan dalam durasi terbatas

Meskipun terasa ringan, sandal jepit sebaiknya tidak digunakan dalam waktu lama. Penggunaan ideal hanya untuk aktivitas singkat.

Ahli bedah kaki Bruce Pinker menyarankan pemakaian maksimal satu hingga dua jam, terutama untuk jarak berjalan yang tidak terlalu jauh.

3. Hindari untuk aktivitas berat

Sandal jepit tidak cocok digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan keseimbangan tinggi, seperti olahraga atau berjalan jauh.

Nicole Brouyette menegaskan bahwa penggunaan sandal jepit saat aktivitas berat dapat meningkatkan risiko jatuh, cedera pergelangan, hingga lecet.

Selain itu, hindari penggunaan di area licin seperti lantai basah yang berpotensi menyebabkan tergelincir.

4. Pilih bahan yang kuat dan berkualitas

Material sandal juga berpengaruh besar terhadap kenyamanan. Sandal berbahan kulit atau material berkualitas biasanya lebih kokoh dibandingkan bahan plastik tipis.

Menurut Elizabeth Kosich, selain lebih aman, bahan yang baik juga memberikan tampilan yang lebih rapi dan elegan.

5. Perhatikan desain dan stabilitas

Desain sandal jepit sebaiknya tidak hanya menarik, tetapi juga aman. Pilih model dengan grip yang baik dan tidak mudah bergeser saat digunakan.

Tambahan fitur seperti bantalan kaki atau desain ergonomis dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga kestabilan saat berjalan.

6. Pertimbangkan alternatif yang lebih aman

Jika memungkinkan, lansia disarankan menggunakan sandal dengan tali yang bisa disesuaikan atau sol yang lebih tebal untuk dukungan maksimal.

Podiatris Margaret Trevillion menyarankan agar selalu mencoba sandal sebelum membeli. Jika terasa tidak nyaman, sebaiknya tidak dipaksakan karena dapat berdampak buruk pada kesehatan kaki.

Kesimpulan

Sandal jepit memang praktis, namun penggunaannya pada lansia harus lebih bijak. Dengan memilih produk yang tepat, membatasi durasi pemakaian, serta menghindari situasi berisiko, potensi cedera dapat diminimalkan.

Menjaga kesehatan kaki menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas dan kualitas hidup lansia secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *