Example 728x250
Gizi, Nutrisi, VitaminTips Lansia

Lansia Perlu Minum Susu? Ini Cara Memilih yang Tepat untuk Tulang dan Otot

205
×

Lansia Perlu Minum Susu? Ini Cara Memilih yang Tepat untuk Tulang dan Otot

Sebarkan artikel ini
Pilihan susu dan nutrisi yang dibutuhkan lansia untuk menjaga tulang dan otot
Memilih susu untuk lansia sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan protein, kalsium, vitamin D, gula, dan kondisi kesehatan masing-masing.

Golansia.com – Memasuki usia lanjut, kebutuhan nutrisi tubuh ikut berubah. Massa otot cenderung berkurang, kesehatan tulang perlu lebih diperhatikan, sementara sebagian lansia mulai mengalami perubahan kemampuan mencerna makanan tertentu.

Dalam kondisi seperti ini, susu dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein, kalsium, vitamin D, dan sejumlah zat gizi lainnya.

Namun, tidak semua lansia membutuhkan jenis susu yang sama. Susu yang tepat untuk seseorang belum tentu cocok bagi lansia lain, terutama jika memiliki diabetes, intoleransi laktosa, gangguan ginjal, atau kondisi kesehatan tertentu.

Karena itu, memilih susu untuk lansia sebaiknya tidak hanya berdasarkan merek atau rasa, tetapi juga melihat kandungan nutrisinya.

Apa yang Perlu Dicari dalam Susu Lansia?

Ada beberapa kandungan penting yang dapat menjadi pertimbangan ketika memilih susu untuk orang lanjut usia.

1. Protein untuk Membantu Mempertahankan Otot

Seiring bertambahnya usia, massa dan kekuatan otot dapat mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat asupan protein menjadi penting dalam pola makan lansia.

Susu yang mengandung protein berkualitas dapat menjadi salah satu sumber protein tambahan. Beberapa produk susu khusus lansia bahkan menggunakan kombinasi protein seperti whey, kasein, dan protein kedelai.

Pada produk tertentu juga terdapat HMB atau beta-hydroxy-beta-methylbutyrate yang digunakan sebagai bagian dari formulasi untuk membantu mempertahankan massa otot.

Meski demikian, susu bukan satu-satunya sumber protein. Lansia tetap perlu mendapatkan protein dari makanan seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

2. Kalsium dan Vitamin D untuk Tulang

Kesehatan tulang menjadi perhatian penting ketika seseorang memasuki usia lanjut.

Kalsium dibutuhkan untuk mempertahankan struktur tulang, sedangkan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik.

Karena itu, susu yang mengandung kalsium dan vitamin D dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi pola makan.

Beberapa susu khusus lansia juga dilengkapi magnesium dan nutrisi lainnya yang mendukung kesehatan tulang.

Namun, konsumsi susu tetap perlu disertai pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

3. Perhatikan Kandungan Gula

Lansia dengan diabetes atau yang perlu mengontrol kadar gula darah sebaiknya tidak memilih susu hanya berdasarkan klaim “untuk lansia”.

Periksa tabel informasi nilai gizi pada kemasan dan perhatikan kandungan gula serta karbohidratnya.

Susu dengan gula tambahan yang lebih rendah dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang, tetapi kebutuhan setiap lansia tetap berbeda.

Jika seseorang sudah memiliki diabetes, pilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan pola makan dan terapi yang sedang dijalani.

4. Bagaimana Jika Tidak Tahan Laktosa?

Sebagian lansia mengalami kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu.

Keluhan yang dapat muncul antara lain kembung, perut tidak nyaman, banyak gas, atau diare setelah mengonsumsi susu.

Jika mengalami kondisi tersebut, susu rendah laktosa atau bebas laktosa dapat menjadi alternatif.

Susu nabati juga dapat dipertimbangkan. Namun, jangan lupa melihat label kandungan proteinnya. Susu kedelai, misalnya, umumnya memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah minuman nabati lainnya.

5. Serat, Prebiotik, dan Probiotik Bisa Menjadi Nilai Tambah

Masalah pencernaan juga cukup sering menjadi perhatian pada usia lanjut.

Beberapa produk susu atau minuman nutrisi khusus lansia dilengkapi serat, prebiotik, maupun probiotik. Kandungan tersebut dapat membantu mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Namun, kebutuhan serat sebaiknya tidak hanya dipenuhi dari minuman.

Sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian tetap penting sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Pilihan Susu yang Banyak Ditemukan di Indonesia

Saat ini tersedia berbagai produk susu yang dipasarkan untuk orang dewasa dan lansia. Masing-masing memiliki formulasi dan kandungan nutrisi yang berbeda.

Ensure Gold

Ensure Gold merupakan salah satu produk nutrisi yang ditujukan untuk orang dewasa dan lansia. Formulanya mengandung protein dan berbagai vitamin serta mineral.

Beberapa variannya juga mengandung HMB dan nutrisi yang ditujukan untuk mendukung pemeliharaan massa otot.

Produk seperti ini dapat dipertimbangkan oleh lansia yang membutuhkan tambahan nutrisi, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu.

Anlene Gold dan Variannya

Anlene dikenal sebagai produk susu yang menonjolkan kandungan kalsium dan nutrisi untuk mendukung kesehatan tulang.

Beberapa variannya juga mengandung vitamin D, magnesium, kolagen, dan nutrisi lainnya.

Produk ini dapat menjadi pilihan bagi lansia yang ingin menambah asupan nutrisi untuk tulang, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Entrasol Gold atau Platinum

Entrasol memiliki sejumlah produk yang ditujukan untuk orang dewasa dan lansia. Beberapa variannya mengandung kalsium, vitamin D, serta nutrisi lain.

Karakteristik setiap varian dapat berbeda, sehingga penting membaca informasi pada kemasan sebelum membeli.

Greenfields Full Cream atau Hi-Calcium

Bagi lansia yang lebih menyukai susu sapi, produk UHT seperti susu full cream atau susu dengan kandungan kalsium lebih tinggi dapat menjadi pilihan.

Susu sapi secara alami menyediakan protein dan kalsium. Namun, varian full cream memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibandingkan susu rendah lemak atau skim.

Karena itu, pilihan jenis susu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan kondisi kesehatan masing-masing.

Boost Optimum

Produk nutrisi seperti Boost Optimum dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, dengan kandungan protein, vitamin, mineral, dan komponen lainnya.

Produk nutrisi semacam ini dapat dipertimbangkan terutama ketika seseorang membutuhkan tambahan asupan. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan energi.

Bagaimana Memilih Susu Berdasarkan Kondisi Lansia?

Tidak ada satu produk yang otomatis menjadi susu terbaik untuk semua lansia.

Berikut gambaran sederhananya:

Kebutuhan Yang Perlu Dicari
Menjaga otot Protein berkualitas dan cukup
Menjaga tulang Kalsium dan vitamin D
Mengontrol gula darah Rendah gula tambahan, sesuai kebutuhan karbohidrat
Intoleransi laktosa Rendah/bebas laktosa
Membutuhkan nutrisi tambahan Protein, vitamin, mineral dan energi sesuai kebutuhan
Menjaga pencernaan Serat, prebiotik atau probiotik
Mengurangi asupan lemak Susu rendah lemak atau skim

Tabel tersebut bukan berarti satu merek harus dipilih untuk kondisi tertentu. Yang paling penting adalah mencocokkan kandungan produk dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan lansia.

Susu Sapi atau Susu Nabati, Mana yang Lebih Baik?

Pertanyaan ini sering muncul ketika lansia ingin mengganti susu sapi.

Susu sapi memiliki protein lengkap, kalsium, dan berbagai nutrisi lain. Sementara itu, susu nabati seperti susu kedelai, almond, atau oat dapat menjadi alternatif bagi orang yang tidak cocok dengan susu sapi.

Namun, kandungan nutrisi susu nabati sangat beragam.

Karena itu, jangan hanya melihat tulisan “plant-based” pada kemasan. Periksa kandungan protein, kalsium, vitamin D, gula tambahan, serta fortifikasi nutrisi lainnya.

Susu kedelai yang diperkaya kalsium dan vitamin D, misalnya, dapat menjadi alternatif yang lebih mendekati susu sapi dari sisi kandungan protein dibandingkan beberapa jenis minuman nabati lainnya.

Jangan Lupa, Susu Bukan Pengganti Makanan

Hal penting yang perlu dipahami adalah susu sebaiknya menjadi bagian dari pola makan, bukan pengganti seluruh makanan.

Lansia tetap membutuhkan makanan beragam yang menyediakan protein, serat, vitamin, mineral, lemak sehat, dan karbohidrat sesuai kebutuhan.

Menu sehari-hari dapat dilengkapi dengan ikan, telur, ayam, tahu, tempe, sayuran, buah, kacang-kacangan, dan sumber makanan bergizi lainnya.

Aktivitas fisik yang sesuai kemampuan juga penting untuk membantu mempertahankan kekuatan dan fungsi tubuh.

Jadi, Apa Susu Terbaik untuk Lansia?

Jawabannya bergantung pada kebutuhan masing-masing orang.

Untuk lansia sehat yang membutuhkan tambahan protein dan kalsium, susu yang menyediakan kedua nutrisi tersebut dapat menjadi pilihan. Sementara itu, lansia dengan diabetes perlu lebih memperhatikan kandungan gula dan karbohidrat.

Lansia yang mengalami intoleransi laktosa mungkin lebih cocok dengan produk rendah atau bebas laktosa. Sedangkan mereka yang mengalami penurunan berat badan atau membutuhkan tambahan nutrisi mungkin memerlukan produk nutrisi dengan kandungan energi dan protein yang lebih tinggi.

Karena itu, tidak ada satu merek susu yang bisa disebut paling baik untuk semua lansia.

Sebelum mengonsumsi susu secara rutin, terutama jika memiliki diabetes, penyakit ginjal, alergi susu, intoleransi laktosa, atau sedang menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya konsultasikan pilihan produk dengan dokter atau ahli gizi.

Dengan begitu, susu yang dipilih bukan sekadar enak diminum, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan lansia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *