Golansia.com – Olahraga bisa dibilang merupakan cara paling efektif untuk menjadi bugar. Namun, tidak dapat disangkal bahwa banyak orang yang mengalami cedera akibat berolahraga. Agar olah raga bisa berujung petaka, kita harus memilih jenis olah raga yang tepat. Apalagi saat tubuh mulai lelah karena faktor usia, sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih jenis olahraga.
Ingat: usia tidak menipu. Misalnya, tidak baik bagi lansia untuk berolahraga cepat lalu berhenti berolahraga (stop and go). Lalu olahraga seperti apa yang dianggap aman dan menyehatkan bagi lansia?
- Jalan Kaki
Olahraga yang satu ini semestinya dapat menjadi satu pilihan bentuk olahraga untuk lansia. Jalan kaki bisa dilakukan dengan intensitas rendah, hingga sedang yang bermanfaat bagi tubuh. Untuk menjaga paru-paru tetap sehat, cobalah rutin melakukan olahraga ini selama 15–30 menit tiap harinya. Rutin berjalan kaki bisa meningkatkan kapasitas pernapasan dan kualitas hidup. Di samping itu, aktivitas fisik ini juga bisa membantu memberikan energi untuk tubuh dan memperkuat paru-paru.
Agar hasilnya maksimal, kamu bisa kok meningkatkan kecepatan saat berjalan kaki. Terlebih lagi, jalan cepat menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Bahkan, menurut kolaborasi peneliti dari University of Sydney, Cambridge, Edinburgh, Limerick dan Ulster, mereka yang berjalan dengan kecepatan tinggi, mengalami penurunan risiko kematian hingga 53 persen.
- Renang
Renang merupakan olahraga low impact untuk lansia yang terbilang aman. Renang amat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan paru-paru. Olahraga ini bisa membuat seseorang jauh lebih baik dalam mengangkut dan menggunakan oksigen. Berenang mampu meningkatkan volume darah, sehingga lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam paru-paru dan otot serta lebih efisien dalam pelepasan karbon dioksida.
Renang memang dapat membuat paru-paru dan jantung tetap sehat. Ketika berenang, seseorang melakukan latihan pernapasan, seperti mengambil, menahan, dan mengeluarkan napas. Hal ini bisa meningkatkan efektivitas dari paru-paru, sehingga bisa bekerja lebih optimal dan sehat.
- Yoga
Olahraga untuk lansia lainnya yang bisa dicoba yaitu yoga. Yoga tak hanya aman bagi para lansia, tetapi juga efektif untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga. Ajaklah orangtua untuk memulai latihan yoga. Pastikan untuk menemukan kelas dan instruktur yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Lalu, apa sih manfaat yoga?
Berikut manfaat yoga menurut ahli di National Institutes of Health – MedlinePlus dan National Center for Complementary and Integrative.
- Meringankan gejala menopause.
- Meningkatkan kebugaran dan fleksibilitas.
- Turunkan tekanan darah dan detak jantung.
- Membuat rileks.
- Meningkatkan kepercayaan diri.
- Mengurangi stres.
- Meningkatkan konsentrasi.
- Meningkatkan kualitas tidur.
- Membantu sistem pencernaan tetap terjaga.
- Membantu mengatasi kegelisahan, sakit punggung, dan depresi.
- Meringankan gejala menopause.
- Membantu mengatasi gejala penyakit kronis.
- Membantu menurunkan berat badan.
Beda Usia, Beda Jenis Olahraganya
Usia 40 dan 50-an: Pilih yang Ringan
Seseorang yang berada di usia ini sebaiknya sudah tidak lagi melakukan jenis olahraga yang sifatnya kompetitif. Misalnya, sepak bola. Enggak cuma itu, hindari pula jenis olahraga yang bersifat high impact.
Berdasarkan saran ahli sebaiknya di usia ini kamu memilih jenis olahraga, seperti jalan kaki, jogging ringan, yoga, atau tai-chi. Alasannya, olahraga seperti itu dapat menjaga fungsi tubuh dengan baik. Di samping itu, kamu juga boleh kok memilih olahraga yang menyasar sistem kardiovaskular. Jenis olahraga sesuai usia 50-an untuk kardiovaskular bisa berupa bersepeda santai, berenang, atau bersepeda statis.
Usia di Atas 60 Tahun: Penurunan Fungsi Tubuh
Hmmm, seseorang yang masuk di usia ini sih perlu ekstra hati-hati dalam berolahraga. Sebab semua fungsi tubuh sudah mengalami penurunan fungsi. Oleh karena itu, tak menutup kemungkinan aktivitas fisik sederhana bisa memberikan dampak negatif bila tak dilakukan dengan cermat.
Hal yang perlu diingat, tak berolahraga atau bergerak pun juga berbahaya. Misalnya, malah membuat fungsi organ tubuh makin cepat menurun. Di usia ini jenis olahraga yang aman untuk dilakukan, seperti tai-chi dan yoga. Namun, syaratnya mesti memilih dengan cermat gerakan ya
Jadi, agar olahraga tak membawa petaka, sudah seharusnya cermat dan selektif dalam memilih jenis olahraga. Pertimbangkanlah faktor usia, berat badan, kebugaran tubuh, rutin tidaknya kamu berolahraga, dan hal penting lainnya.

















