Example 728x250
KesehatanKhazanah

Mengenal Pramurukti, Perawat Pendamping Lansia

1043
×

Mengenal Pramurukti, Perawat Pendamping Lansia

Sebarkan artikel ini
Mengenal Pramurukti
Pramurukti

Golansia.com – Seiring bertambahnya usia, banyak orang lanjut usia (lansia) membutuhkan bantuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor kesehatan, keterbatasan fisik, atau proses penuaan alami.

Di sinilah peran pramurukti menjadi sangat penting. Pramurukti adalah tenaga perawat yang memiliki keterampilan khusus dalam merawat lansia, baik untuk kebutuhan medis dasar maupun pendampingan sehari-hari. Kehadiran pramurukti membantu lansia agar tetap nyaman, sehat, dan mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan mereka.

Pengertian pramurukti

Melansir jurnal Laughter Therapy to Reduce Anger Emotion in Ageing Caregiver (2014) karya Nandhini H. Anggarasari dkk., istilah pramurukti sering disamakan dengan caregiver.

Namun, di Indonesia, sebutan pramurukti lebih akrab digunakan dalam konteks budaya lokal, khususnya yang berkaitan dengan perawatan lansia. Sementara itu, caregiver merupakan istilah global yang dipakai untuk siapa saja yang merawat individu dengan kebutuhan khusus, tanpa batasan usia.

Pramurukti sendiri termasuk tenaga kesehatan non-medis yang bekerja di bawah supervisi tenaga kesehatan profesional. Mereka dapat ditemui di berbagai tempat seperti panti jompo, rumah sakit, klinik, layanan home care, hingga rumah pribadi pasien lansia.

Tugas dan peran pramurukti

Dalam buku Nasopharynx Cancer dan Caregiver (2024) karya Harsudianto Silaen dkk., dijelaskan bahwa pramurukti memiliki peran penting dalam mendampingi lansia maupun pasien. Tugas mereka meliputi menyiapkan makanan, membantu membawa pasien ke fasilitas kesehatan, serta memberikan dukungan emosional berupa perhatian dan kasih sayang agar pasien merasa nyaman dan tidak kesepian.

Sebagai caregiver atau pramurukti juga membantu pasien dalam mengambil keputusan. Tugas pramurukti dibagi menjadi empat kategori, sebagai berikut:

  • Perawatan fisik

Physical care atau perawatan fisik seperti memberi makan, mengganti pakaian, memotong kuku, memandikan, membersihkan kamar, dan lain sebagainya.

  • Kepedulian sosial

Kepedulian sosial contohnya mengunjungi tempat hiburan, menjadi sopir, bertindak sebagai sumber informasi dari seluruh dunia di luar perawatan di rumah.

  • Emotional care atau kebutuhan emosional

Menunjukkan kepedulian, cinta dan kasih sayang kepada pasien yang tidak selalu ditunjukkan atau pun dikatakan namun ditunjukkan melalui tugas-tugas lain yang dikerjakan.

  • Quality care

Memantau tingkat perawatan, standar pengobatan, dan indikasi kesehatan, serta berurusan dengan masalah yang timbul.

Pentingnya peran pramurukti

Seiring bertambahnya usia, lansia memerlukan perhatian dan perawatan yang lebih intensif.

Banyak di antara mereka yang kesulitan melakukan aktivitas harian tanpa pendampingan, terutama saat menghadapi gangguan fisik maupun mental akibat penuaan.

Di sinilah peran pramurukti menjadi sangat penting. Selain memberikan dukungan fisik, mereka juga berperan menjaga agar para lansia tetap merasa dihargai dan memiliki hubungan sosial yang baik.

Di Indonesia, dengan angka harapan hidup yang terus meningkat, profesi pramurukti semakin mendapat tempat dan diakui keberadaannya.

Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan bagi lansia membuat kebutuhan akan tenaga pramurukti kian tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *