“Orang lanjut usia yang berusaha mempertahankan fungsi kognitif yang tinggi untuk waktu yang lebih lama mungkin mendapat manfaat dari perubahan gaya hidup dini,” tulis laporan tersebut, dikutip dari Daily Mail, Selasa (24/12/2024). Beberapa saran untuk lansia adalah menjaga kesehatan fisik, rutin berolahraga, menekuni hobi baru, tetap aktif secara sosial, serta melakukan aktivitas yang merangsang otak.
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya lansia, tentang pentingnya menjaga gaya hidup sehat untuk mencegah demensia.
Lebih lanjut, studi lain yang dilakukan pada Juli lalu mengungkap bahwa setengah dari kasus Alzheimer sebenarnya bisa dicegah melalui perubahan gaya hidup sejak usia muda. Faktor risiko baru seperti kolesterol tinggi dan gangguan penglihatan juga disebut berperan besar.
Ketika kolesterol tinggi dan masalah penglihatan digabungkan, keduanya menyumbang hampir 1 dari 10 kasus demensia di seluruh dunia. Selain itu, kebiasaan merokok, kurang olahraga, konsumsi alkohol berlebihan, isolasi sosial, dan paparan polusi udara menyumbang hingga 40 persen dari kasus demensia global.
Dengan begitu, menjaga kesehatan sejak dini bukan hanya bermanfaat untuk tubuh, tetapi juga untuk otak di masa tua. Jangan lupa, aktif secara fisik, mental, dan sosial bisa menjadi kunci untuk menjaga ingatan tetap tajam dan pikiran selalu jernih.

















