Example 728x250
Berita

Indonesia Resmi Masuki Fase Aging Population, Ini 10 Provinsi dengan Persentase Lansia Tertinggi

208
×

Indonesia Resmi Masuki Fase Aging Population, Ini 10 Provinsi dengan Persentase Lansia Tertinggi

Sebarkan artikel ini

Golansia.com – Indonesia kini resmi memasuki fase aging population atau penuaan penduduk. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat proporsi penduduk lanjut usia (lansia) pada 2025 mencapai 11,97 persen dari total populasi nasional, melampaui batas 10 persen yang menjadi indikator suatu negara memasuki era penduduk menua.

Data tersebut berasal dari hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang menunjukkan tren peningkatan jumlah lansia berlangsung konsisten dalam 15 tahun terakhir.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan perubahan struktur demografi ini menjadi penanda penting bahwa Indonesia tengah memasuki fase baru dalam perkembangan kependudukannya.

“Persentase lansia hasil SUPAS 2025 mencapai 11,97 persen, yang menunjukkan Indonesia telah memasuki fase penuaan penduduk atau aging population,” ujarnya.

Jumlah Lansia Indonesia Terus Meningkat

Dalam catatan BPS, persentase lansia di Indonesia terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pada 2010, jumlah lansia masih berada di angka 7,59 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 8,47 persen pada 2015, naik menjadi 9,93 persen pada 2020, dan mencapai 11,97 persen pada 2025.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh membaiknya usia harapan hidup masyarakat serta menurunnya angka kelahiran dalam beberapa dekade terakhir.

Kondisi tersebut membuat struktur penduduk Indonesia secara perlahan bergeser dari dominasi usia muda menuju populasi yang semakin menua.

Yogyakarta Jadi Provinsi dengan Lansia Terbanyak

Yogyakarta Jadi Provinsi dengan Lansia Terbanyak

Hasil SUPAS 2025 menunjukkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi wilayah dengan proporsi penduduk lansia tertinggi di Indonesia.

Sebanyak 17,83 persen penduduk DIY merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas. Dengan kata lain, hampir satu dari lima warga Yogyakarta tergolong lansia.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan persentase lansia sebesar 15,45 persen, disusul Bali yang mencapai 15,07 persen.

Sementara Jawa Tengah dan Sulawesi Utara melengkapi lima besar provinsi dengan populasi lansia tertinggi di Indonesia.

Daftar 10 Provinsi dengan Persentase Lansia Tertinggi Tahun 2025

Berdasarkan data SUPAS 2025, berikut 10 provinsi dengan proporsi penduduk lansia terbesar:

  1. DI Yogyakarta – 17,83 persen
  2. Jawa Timur – 15,45 persen
  3. Bali – 15,07 persen
  4. Jawa Tengah – 14,43 persen
  5. Sulawesi Utara – 14,12 persen
  6. Sulawesi Barat – 12,01 persen
  7. DKI Jakarta – 12,01 persen
  8. Sulawesi Selatan – 11,71 persen
  9. Jawa Barat – 11,51 persen
  10. Lampung – 11,39 persen

Masuknya Jawa Barat dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa fenomena penuaan penduduk tidak hanya terjadi di wilayah dengan jumlah penduduk kecil, tetapi juga pada provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia.

Sebanyak 16 Provinsi Sudah Masuk Aging Population

BPS mencatat ada 16 provinsi yang kini memiliki proporsi lansia di atas 10 persen, sehingga secara resmi telah memasuki fase aging population.

Mayoritas provinsi di Pulau Jawa sudah masuk kategori tersebut. Satu-satunya pengecualian adalah Banten yang masih memiliki proporsi lansia di bawah ambang batas 10 persen.

Sebaliknya, sebagian besar wilayah Maluku dan Papua masih didominasi kelompok usia muda sehingga belum memasuki fase penuaan penduduk.

Pertumbuhan Penduduk Melambat

Fenomena bertambahnya jumlah lansia terjadi bersamaan dengan perlambatan pertumbuhan penduduk nasional.

Pada 2025, jumlah penduduk Indonesia tercatat mencapai 284,67 juta jiwa dengan rata-rata laju pertumbuhan tahunan sebesar 1,08 persen dalam lima tahun terakhir.

Selain itu, angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) kini berada di angka 2,13, mendekati tingkat penggantian penduduk (replacement level).

Sementara rasio ketergantungan meningkat menjadi 45,05 persen. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif harus menanggung sekitar 45 penduduk usia nonproduktif.

Lansia Perempuan Mendominasi

Data SUPAS 2025 juga menunjukkan jumlah lansia perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Persentase lansia perempuan mencapai 12,61 persen, sedangkan lansia laki-laki berada di angka 11,34 persen.

Fenomena ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan perempuan umumnya memiliki harapan hidup lebih panjang dibandingkan laki-laki.

Tantangan Baru Setelah Bonus Demografi

Meski Indonesia masih menikmati bonus demografi dengan dominasi penduduk usia produktif, peningkatan jumlah lansia menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.

Kebutuhan layanan kesehatan, perlindungan sosial, fasilitas ramah lansia, hingga sistem jaminan hari tua diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Data SUPAS 2025 memperlihatkan bahwa perubahan struktur penduduk bukan lagi sekadar proyeksi masa depan, melainkan realitas yang kini mulai dirasakan di berbagai daerah Indonesia.

Dengan proporsi lansia yang terus bertambah, pemerintah dan masyarakat perlu mempersiapkan strategi jangka panjang agar fase aging population dapat menjadi peluang sekaligus tantangan yang dikelola secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *