Example 728x250
BerandaDemensiaKesehatan

Game Digital Berpotensi Jadi Terapi Preventif Demensia bagi Lansia

165
×

Game Digital Berpotensi Jadi Terapi Preventif Demensia bagi Lansia

Sebarkan artikel ini

Golansia.com— Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di berbagai negara mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk menjaga kualitas hidup mereka. Selain mengandalkan layanan kesehatan konvensional, pemanfaatan teknologi digital kini mulai dilirik sebagai salah satu pendekatan preventif untuk mempertahankan fungsi kognitif lansia sekaligus mengurangi risiko kesepian yang kerap menyertai proses penuaan.

Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan permainan video (video game) sebagai media terapi suportif. Konsep yang dikenal sebagai Silver eSports ini mulai mendapat perhatian di berbagai negara karena dinilai tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki potensi mendukung kesehatan otak dan memperpanjang usia sehat kelompok lanjut usia.

Secara teknis, aktivitas dalam ekosistem gim interaktif menuntut sinkronisasi antara rangsangan visual, pengambilan keputusan cepat, dan pergerakan motorik halus pada jari. Stimulasi kognitif yang dilakukan secara intens dan berulang dinilai dapat membantu mempertahankan fungsi sel-sel otak sekaligus memperlambat munculnya gejala demensia.

Tak hanya dari sisi kesehatan, Silver eSports juga membuka ruang interaksi sosial yang lebih luas bagi lansia. Melalui platform digital, mereka dapat berkomunikasi dengan berbagai kelompok usia sehingga membantu mengurangi rasa kesepian yang selama ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan mental pada usia lanjut.

Melihat besarnya potensi teknologi dalam mendukung konsep healthy aging, sejumlah perusahaan teknologi mulai mengembangkan infrastruktur yang mendukung ekosistem Silver eSports. Salah satunya adalah perusahaan solusi teknologi informasi berbasis di Tokyo, SENKEN Co., Ltd., yang melalui unit usahanya, SENKEN GAMES, mengembangkan berbagai aplikasi gim adaptif untuk kalangan lansia.

Salah satu produk orisinal yang dikembangkan secara mandiri adalah aplikasi gim bertema olahraga tradisional Jepang, Sumo (Ōzumō), yang dipasarkan secara global melalui platform App Store dan Google Play.

Keterlibatan perusahaan teknologi dalam pengembangan Silver eSports dinilai turut mengubah arah industri digital menjadi lebih berorientasi pada manfaat sosial. Manajemen SENKEN Co., Ltd. menegaskan bahwa pengembangan bisnis di sektor ini tidak semata-mata didorong oleh kepentingan komersial, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi terhadap masyarakat.

“Pendekatan kami mengalihkan fungsi infrastruktur gim menjadi alat bantu preventif dan sarana interaksi lintas generasi. Fokus utamanya adalah mendukung perpanjangan usia sehat lansia, menekan risiko demensia secara proaktif, serta mendorong revitalisasi komunitas melalui pertukaran informasi tanpa batas demografi,” Akira Fukuda, Sales Department SENKEN Co., Ltd. dalam pernyataan resminya.

Seiring dengan proyeksi meningkatnya populasi lansia di berbagai negara, adopsi Silver eSports diperkirakan akan terus berkembang. Sebagai perusahaan yang juga bergerak di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan transformasi digital (digital transformation/DX), SENKEN Co., Ltd. berharap integrasi teknologi dengan misi sosial tersebut dapat melahirkan budaya baru dalam menjaga kesehatan lansia.

Pendekatan kesehatan preventif berbasis teknologi digital yang lahir dari Jepang itu diharapkan dapat diterapkan di berbagai komunitas global sebagai salah satu upaya mendukung penuaan yang sehat dan berkualitas.

Sumber: Sindonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *