Example 728x250
BeritaKesehatan

Awas! Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat yang Viral, Berpotensi Sebabkan Kanker

443
×

Awas! Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat yang Viral, Berpotensi Sebabkan Kanker

Sebarkan artikel ini
Awas! Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat yang Viral, Berpotensi Sebabkan Kanker (foto ist)

Golansia.com — Para penikmat anggur kini dihadapkan pada kekhawatiran baru. Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) mengungkap adanya residu kimia berbahaya pada anggur “Shine Muscat” yang melebihi batas aman.

Dilansir dari Bangkok Post melalui Kompas.com, Rabu (30/10/2024), Thai-PAN bekerja sama dengan Dewan Konsumen Thailand (TCC) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Thailand, merilis hasil uji laboratorium yang mengejutkan pada Kamis (24/10/2024).

Koordinator Thai-PAN, Prokchon Usap, menjelaskan bahwa TCC telah mengumpulkan 24 sampel anggur muscat dari berbagai sumber: dua dari toko daring, tujuh dari toko buah dan pasar segar, serta 15 dari supermarket pada 2 dan 3 Oktober.

“Hanya sembilan sampel yang dapat diidentifikasi sebagai impor dari China, sementara 15 sisanya tidak diketahui asal negaranya,” kata Prokchon.

Prokchon mengungkap, “Sebanyak 23 dari 24 sampel yang diuji ternyata mengandung residu pestisida di atas ambang batas yang aman.” Satu sampel bahkan ditemukan mengandung klorpirifos, insektisida yang telah dilarang di Thailand.

Dari 24 sampel, 22 di antaranya mengandung 14 jenis residu kimia berbahaya yang melebihi batas aman 0,01 mg/kg, termasuk 50 jenis pestisida lain seperti triasulfuron, cyflumetofen, tetraconazole, dan fludioxonil yang tidak terdaftar dalam peraturan Thailand.

“Pestisida ini sudah terserap dalam jaringan tanaman anggur dan sulit dihilangkan,” ujar Prokchon. Thai-PAN dan TCC mendesak Kementerian Kesehatan Thailand untuk segera bertindak, termasuk memerintahkan pelabelan negara asal pada produk anggur Shine Muscat yang diimpor.

Sementara itu, Direktur FDA Thailand, Dr. Wattanasak Sornrung, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menginspeksi 264 ton anggur Shine Muscat impor senilai 72 juta baht (Rp 33,6 miliar) sepanjang tahun 2024. Dari inspeksi tersebut, empat sampel ditemukan mengandung pestisida berlebih, dan importir terkait telah dikenai sanksi hukum. “FDA akan memperketat pemeriksaan produk impor, termasuk mempercepat proses uji laboratorium menjadi 24 jam,” tegas Wattanasak.

Mengintip Bahaya Residu Kimia pada Buah

Residu kimia, seperti pestisida dan fungisida, sering kali tertinggal pada buah-buahan setelah proses pertanian untuk melindungi tanaman dari hama. Meski berguna untuk menjaga kualitas panen, paparan residu kimia yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Risiko utama dari residu kimia ini adalah gangguan hormonal, kerusakan sistem saraf, dan peningkatan risiko kanker. Anak-anak dan ibu hamil lebih rentan terhadap efek buruk ini karena sistem tubuh mereka yang lebih sensitif.

Untuk mengurangi bahaya residu kimia, disarankan untuk mencuci buah dengan air mengalir atau merendamnya dalam larutan cuka guna menghilangkan sebagian besar pestisida di permukaan buah. Mengonsumsi buah organik juga dapat menjadi alternatif aman yang bebas dari bahan kimia sintetis.

Kewaspadaan konsumen dalam memilih buah sehat dan aman adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *