Example 728x250
BerandaKolom Kesehatan

Menua…. Bermartabat

311
×

Menua…. Bermartabat

Sebarkan artikel ini

Oleh: Dr. Abidin

Golansia.com — Menua sudah dimulai sejak LAHIR…
Bahkan kematian dimulai sejak dalam kandungan..
Setiap waktu terjadi kerusakan dan kematian sel..

Saat MENUA tiba, waktu tak lagi dikejar, tapi disyukuri, sesyukur-syukurnya..

Dan engkau yang sedang menua, bukan menjadi lemah, tapi sedang diberi KARUNIA untuk memahami yang tak sempat dibaca ketika muda.

Kini kecepatan bukan lagi ukuran,
melainkan kejernihan hati, dan lapangnya dada.*l

Kini saatnya MERAWAT Diri, bukan mengejar Dunia lagi

Wahai jiwa yang telah lama berlari, kini bukan saatnya membuktikan apa-apa.
CALM DOWN penuh kesadaran, karena tubuhmu pun ingin dimanja diperhatikan..

Merawat diri di usia tua bukan keegoisan.
Itu adalah bentuk syukur dan APRESIASI untuk semua pencapaiannya..

Sang Pemilik yang menitipkan, akan MEMINTANYA kembali dalam keadaan sebaik-baiknya.

Pilih Sunyi, hindari ramai yang Menguras.

Tak semua undangan layak disambut.

Tak semua percakapan patut ditanggapi.

Kini saatnya engkau memilah dan MEMILIH..

Bukan karena sombong,

Tapi karena engkau paham bahwa DAMAI lebih berharga dari sekadar ramai.

“Tua bukan berarti usang, tapi MATANG”.

Dan yang matang, tak mudah goyah oleh gaduh.

Terangi Usia dengan MEMBERI, Tanpa Perlu Dikenal

Jangan risau jika kebaikanmu tak disebut.
Jangan kecil hati bila kau dilupakan.

Sebab tangan yang memberi dan hidup yang bermanfaat adalah ukuran engkau MULIA dihadapan Sang Pencipta..

“Di usia tua, kebaikan tak lagi untuk pujian, tapi untuk persiapan PULANG.”

Maafkan Masa Lalu,
Lembutkan Hati, berdamailah dengan diri sendiri, tak perlu menyalahkan, termasuk pada diri sendiri.

Makin tua, makin terasa bahwa yang terberat bukan beban di pundak, tapi luka dan janji yang belum selesai.

Lepaskan.

Engkau tak harus menang atas semuanya.

Kau hanya perlu damai untuk menjalani sisa usia.

“Maaf yang kau berikan hari ini mungkin tak mengubah orang lain. Tapi ia MENYEMBUHKAN dirimu sendiri.”

Kebenaran tak perlu diributkan terus-menerus..

Kini, engkau cukup
menjadi BIJAK.
Menjadi TEDUH. Menjadi SEJUK bagi sekitarmu.

TERTAWALAH Tanpa Beban,

BERDOALAH Tanpa Tergesa

SYUKURI atas segala yang masih bisa dinikmati hari ini

MENUA dan Usia tua adalah tanda, ada awal ada akhir..

kembali kepada diri, kepada Tuhan, dan kepada hidup yang sebenar-benarnya.”

Maka ketika fajar datang dan engkau masih terbangun,
katakan dalam hatimu:

Terima kasih, yaa Allah. Hari ini aku tidak harus hebat.

Aku hanya ingin CUKUP.

Cukup SEHAT,

Cukup DAMAI,

Cukup tahu arah PULANG.

Dan itulah tanda: engkau telah menjadi tua, dengan BERMARTABAT.

Bandara KNO Mdn, 100925
Dr.Abidin
(Terimakasih untuk yang menginspirasi).

DAFTAR Kata Penting
1. LAHIR
2. KARUNIA
3. MERAWAT
4. CALM DOWN
5. APRESIASI
6. KEMBALI
7. MEMILIH
8. DAMAI
9. MATANG
10. MEMBERI
11. MULIA
12. PULANG
13. MENYEMBUHKAN
14. BIJAK
15. TEDUH
16. SEJUK
17. TERTAWALAH
18. BERDOALAH
19. SYUKURI
20. CUKUP
21. SEHAT
22. DAMAI
23. PULANG
24. MENUA
25. BERMARTABAT 💚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *