Example 728x250
Menu Makanan Sehat

6 Manfaat Gandum Utuh bagi Lansia

358
×

6 Manfaat Gandum Utuh bagi Lansia

Sebarkan artikel ini
Manfaat Gandum Utuh bagi Lansia
Manfaat Gandum Utuh bagi Lansia

Golansia.com – Gandum utuh termasuk salah satu jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh lansia karena memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.

Gandum utuh adalah biji-bijian yang masih mengandung tiga bagian penting, yaitu kulit ari, inti, dan endosperma. Kandungan serat, vitamin, mineral, serta antioksidannya menjadikan gandum utuh sebagai sumber nutrisi lengkap yang dapat menunjang kesehatan di usia lanjut.

Lansia dapat menikmati gandum utuh dalam berbagai bentuk olahan seperti sereal, roti, mie, oat, nasi merah, biskuit, hingga popcorn.

Berikut enam manfaat utama gandum utuh bagi lansia:

Manfaat gandum utuh bagi lansia

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dagfinn Aune dan rekan-rekan dalam studi berjudul “Whole Grain Consumption and Risk of Cardiovascular Disease, Cancer, and All-Cause and Cause-Specific Mortality: Systematic Review and Dose-Response Meta-Analysis of Prospective Studies” (2016), konsumsi 90 gram biji-bijian utuh per hari terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Dengan kata lain, mengonsumsi satu mangkuk sereal atau dua potong roti yang terbuat dari gandum utuh setiap hari sudah cukup untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Hal ini penting, mengingat penyakit jantung merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia, sehingga kebiasaan sederhana seperti rutin mengonsumsi gandum utuh dapat menjadi langkah efektif dalam menjaga kesehatan jantung dan memperpanjang usia harapan hidup.

2. Menurunkan risiko stroke

Stroke merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Liqun Fang dan rekan-rekan dalam “Association between Whole Grain Intake and Stroke Risk: Evidence from a Meta-analysis” (2015), konsumsi biji-bijian utuh, termasuk gandum utuh, terbukti menurunkan risiko stroke secara signifikan.

Hal ini disebabkan karena gandum utuh kaya akan serat, vitamin, pati resisten, vitamin K, serta antioksidan. Kandungan tersebut membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, menstabilkan tekanan darah, dan mencegah penyumbatan arteri, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya stroke pada lansia.

3. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Selain penyakit jantung dan stroke, diabetes tipe 2 juga menjadi salah satu masalah kesehatan yang umum dialami oleh lansia.

Dalam penelitian berjudul “Whole Grain and Refined Grain Consumption and the Risk of Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Dose-response Meta-analysis of Cohort Studies” (2013), Dagfinn Aune dan rekan-rekan menemukan bahwa mengganti biji-bijian olahan dengan biji-bijian utuh, serta mengonsumsi minimal dua porsi biji-bijian utuh setiap hari, dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Manfaat ini diperoleh karena gandum utuh mengandung magnesium, yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, kandungan serat dalam gandum utuh membantu mengontrol berat badan dan mencegah obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko utama diabetes tipe 2.

4. Melancarkan pencernaan

Lansia kerap memiliki masalah pencernaan. Gandum utuh mengandung serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

5. Mengurangi peradangan

Lansia juga sering mengalami peradangan, khususnya pada sendi, yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan membatasi gerak, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, gandum utuh memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan senyawa fitokimia yang berfungsi mengurangi serta mencegah peradangan dalam tubuh. Dengan rutin mengonsumsi gandum utuh, lansia dapat membantu menjaga kesehatan sendi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

6. Mencegah kanker

Manfaat lain dari mengonsumsi gandum utuh bagi lansia adalah membantu mencegah dan menurunkan risiko kanker. Hal ini karena gandum utuh kaya akan senyawa antikanker yang berperan dalam melawan pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh.

Dilansir dari Healthline, gandum utuh mengandung asam fitat, asam fenolik, dan saponin, yaitu senyawa alami yang mampu memperlambat perkembangan sel kanker sekaligus melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *