Example 728x250
KesehatanTips Sehat Manula

10 Penyebab Dada Terasa Terbakar, dari Asam Lambung hingga Serangan Jantung

204
×

10 Penyebab Dada Terasa Terbakar, dari Asam Lambung hingga Serangan Jantung

Sebarkan artikel ini

Golansia.com — Sensasi panas atau terbakar di dada sering kali langsung dikaitkan dengan naiknya asam lambung. Padahal, keluhan ini tidak selalu berasal dari gangguan pencernaan. Dalam sejumlah kasus, rasa terbakar di dada juga dapat menjadi tanda masalah pada jantung, paru-paru, bahkan gangguan kecemasan.

Karena itu, penting untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebabnya. Terlebih jika keluhan muncul berulang, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti sesak napas, pusing, keringat dingin, hingga nyeri yang menjalar ke lengan, leher, atau rahang.

Menurut para ahli kesehatan, sebagian besar kasus dada terasa terbakar memang berkaitan dengan gangguan saluran cerna, terutama penyakit refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Namun, gejala yang mirip juga dapat ditemukan pada kondisi yang jauh lebih serius, termasuk angina, emboli paru, hingga serangan jantung.

Bahkan, spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vito Damay, SpJP (K), FIHA, FICA, mengingatkan bahwa serangan jantung tidak selalu muncul dalam bentuk nyeri dada hebat seperti yang sering digambarkan masyarakat.

“Serangan jantung tidak selalu terasa sebagai nyeri dada, tapi mirip seperti ‘GERD’ atau nyeri ulu hati. Hal ini membuat serangan jantung sering terlewat pada situasi seperti ini,” katanya.

Lalu, apa saja kondisi yang dapat menyebabkan dada terasa terbakar?

1. Anxiety

Gejala anxiety atau kecemasan bisa bervariasi dari orang ke orang. Dikutip dari laman Healthline, nyeri dada yang berhubungan dengan kecemasan juga bisa berbeda.

Beberapa orang mungkin mengalami nyeri dada yang bertahap, sementara yang lain, nyeri yang dirasakan bisa tiba-tiba. Nyeri dada dari gejala kecemasan bisa meliputi:

• Nyeri tajam dan menusuk
• Rasa terbakar, mati rasa, nyeri tumpul
• Nyeri dada terus menerus
• Sesak di dada

2. GERD

Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) terjadi ketika asam lambung naik secara teratur ke kerongkongan. Ini merupakan kondisi kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.

Sensasi terbakar di dada merupakan salah satu gejala GERD. Jika mengalami GERD, seseorang mungkin mengalami heartburn atau gejala lainnya satu kali atau lebih dalam seminggu.

Beberapa gejala GERD lainnya yaitu:

• Kesulitan menelan
• Merasa seperti ada benjolan di tenggorokan
• Merasa makanan atau cairan asam naik dari kerongkongan ke tenggorokan
• Nyeri di perut bagian atas
• Bersendawa
• Sesak napas
• Sakit punggung setelah makan
• Sakit tenggorokan terus menerus

3. Hernia Hiatus

Hernia hiatus terjadi saat sebagian perut menekan ke dalam rongga dada melalui lubang diafragma. Gejalanya mirip dengan GERD dan tukak lambung, termasuk rasa terbakar di dada serta:

• Kembung
• Bersendawa
• Rasa asam di bagian belakang tenggorokan
• Nyeri di perut atau kerongkongan

4. Esofagitis

Seringnya terjadi refluks asam lambung bisa menyebabkan peradangan pada kerongkongan atau esofagitis. Seiring waktu, esofagitis bisa menyebabkan jaringan parut dan penyempitan lapisan kerongkongan yang dapat mengganggu proses menelan.

Selain rasa terbakar dan nyeri di perut bagian atas serta dada, esofagitis bisa menyebabkan:

• Rasa sakit menelan
• Sulit menelan
• Sensasi makanan tersangkut di saluran makan

5. Asma

Asma adalah kondisi yang melibatkan penyempitan saluran udara di paru-paru sehingga menghambat masuknya oksigen ke tubuh.

Saat asma, seseorang bisa merasakan sesak dan sulit bernapas. Gejala lainnya meliputi:

• Batuk
• Mengi (suara bersiul saat bernapas)
• Sesak napas

Dikutip dari laman WebMD, saat mengalami asma, kemungkinan untuk merasakan heartburn atau rasa terbakar di dada meningkat. Jika sering mengalami heartburn, hal tersebut bisa memicu gejala asma atau memperburuknya.

6. Tukak Lambung

Tukak lambung atau luka terbuka di lambung disebabkan oleh asam yang mengikis lapisan lambung. Kondisi ini bisa dipicu oleh bakteri Helicobacter pylori maupun penggunaan obat pereda nyeri tertentu dalam jangka panjang.

Tukak lambung dapat menimbulkan rasa terbakar di bagian atas perut atau tengah dada, terutama saat lambung kosong. Gejala lainnya meliputi:

• Kembung
• Merasa kenyang meski makan sedikit
• Sendawa terus menerus
• Mual

7. Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi pada satu atau kedua paru-paru yang menyebabkan organ tersebut terisi cairan atau nanah.

Nyeri dada atau rasa terbakar karena pneumonia bisa terjadi saat seseorang menarik napas dalam-dalam atau batuk. Gejala lainnya meliputi:

• Batuk
• Demam
• Panas dingin
• Sesak napas
• Kelelahan
• Mual
• Muntah

8. Angina

Angina merupakan kondisi nyeri atau ketidaknyamanan di dada ketika sebagian otot jantung tidak mendapatkan cukup darah kaya oksigen.

Dikutip dari laman National Heart, Lung, and Blood Institute, nyeri angina bisa terasa seperti tekanan, remasan, sesak, atau rasa terbakar di dada. Keluhan ini dapat menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang, maupun punggung.

9. Emboli Paru

Emboli paru merupakan penyumbatan pembuluh darah di paru-paru, umumnya akibat gumpalan darah yang berpindah dari kaki menuju paru-paru.

Meski tidak terlalu umum, emboli paru dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada. Gejala lainnya meliputi:

• Sesak napas yang memburuk saat beraktivitas
• Batuk, kadang disertai darah
• Detak jantung cepat atau tidak teratur
• Pusing
• Pembengkakan, nyeri, dan rasa hangat di kaki

10. Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat atau terhenti akibat penyumbatan pembuluh darah.

Gejalanya dapat berupa tekanan, remasan, rasa terbakar, atau nyeri di bagian tengah dada. Nyeri dapat hilang-timbul dan menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.

Adapun gejala lain dari serangan jantung meliputi:

• Sesak napas
• Keringat dingin
• Mual
• Pusing

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis apabila rasa terbakar di dada disertai salah satu gejala berikut:

• Sensasi tertekan, nyeri, begah, atau tekanan di bagian tengah atau sisi kiri dada
• Nyeri menjalar ke rahang, leher, bahu, lengan, atau punggung
• Sesak napas bahkan saat melakukan aktivitas ringan
• Mual
• Muntah
• Pusing
• Kelelahan ekstrem tanpa sebab yang jelas
• Berkeringat atau kedinginan
• Detak jantung lambat atau cepat secara tidak normal

Keluhan dada terasa terbakar memang sering disebabkan oleh masalah yang relatif ringan seperti GERD. Namun, karena gejala serangan jantung dan beberapa penyakit serius lainnya dapat menyerupai asam lambung, pemeriksaan medis tetap diperlukan apabila keluhan muncul berulang, semakin berat, atau disertai tanda bahaya.(Dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *