BeritaJantung

Waspada! Jangan Sepelekan, Angin Duduk Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Ini Penjelasan dr Tirta

623
Waspada! Jangan Sepelekan, Angin Duduk Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Ini Penjelasan dr Tirta (foto istimewa)

Golansia.com — Hati-hati, gejala Angin Duduk ternyata bisa jadi ciri penyakit serius. Hal ini diungkap dokter sekaligus influencer kenamaan Tirta Mandira Hudhi.

Angin Duduk merupakan nama lain dari serangan jantung.

Karenanya, Anda harus hati-hati dengan pemicu Angin Duduk yang bisa menyerang siapa saja.

“Angin duduk itu bukan karena duduk, angin, terus mati, enggak. Angin duduk itu nama lain dari kardiak arrest atau serangan jantung,” ungkap dr Tirta dalam konten mitos atau fakta di Youtube.

Adapun mekanisme penyebab Angin Duduk ternyata gara-gara adanya sumbatan di pembuluh darah.

Hal tersebut menyebabkan adanya gangguan detak di jantung.

“Jantung mengalami penyumbatan di bagian pembuluh darah, gangguan detak, akhirnya serangan jantung,” imbuh dr Tirta.

Namun ditegaskan Dokter Tirta, Angin Duduk tidak ada kaitannya dengan masuk angin.

Angin Duduk juga bukan disebabkan karena tubuh terkena banyak angin.

“Jadi angin duduk itu bukan masuk angin yang menyerang kita saat duduk, enggak, angin duduk itu sakit jantung, tidak terpengaruh dari angin,” ujar dr Tirta.

Sementara itu dikutip dari alodokter, Angin Duduk terjadi ketika pembuluh darah jantung (koroner) mengalami penyempitan sehingga kesulitan memompa darah dengan baik.

Akibatnya, penderita Angin Duduk akan mengidap jantung koroner.

Penyebab penyakit jantung koroner adalah pembentukan plak atau tumpukan lemak di pembuluh darah koroner (aterosklerosis).

Ada beberapa faktor yang menyebabkan Angin Duduk, di antaranya:

  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Stres
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kurang olahraga
  • Kebiasaan merokok
  • Riwayat angin duduk di keluarga
  • Berlebihan mengonsumsi alkohol

Untuk diketahui, ada beberapa gejala Angin Duduk yang sering tak disadari.

Gejala utama angin duduk adalah nyeri dada yang terasa seperti ditindih atau ditekan benda berat, bisa di sebelah kiri maupun kanan.

Rasa nyeri yang datang biasanya menyebar ke bagian lain seperti leher, lengan, bahu, punggung, rahang hingga gigi.

Pada wanita, biasanya akan mengalami rasa nyeri dada seperti ditusuk jarum.

Selain itu, ada gejala lain Angin Duduk, yakni keringat dingin, mual, pusing, lemas, sesak napas.

Sumber: Tribunnews

Exit mobile version