Example 728x250
Kesehatan

Lansia Dimulai Usia Berapa? Ini Batasan Resmi, Klasifikasi, dan Tips Menjaga Kesehatan

464
×

Lansia Dimulai Usia Berapa? Ini Batasan Resmi, Klasifikasi, dan Tips Menjaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini
lansia umur berapa
pasangan lansia

Golansia.com – Lansia merupakan fase kehidupan yang tidak bisa dihindari setiap manusia. Tahap ini ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

Memahami batas usia lansia menjadi hal penting agar seseorang dapat memperoleh perawatan, perhatian, dan kualitas hidup yang lebih optimal di masa tua.

Batas Usia Lansia Menurut WHO dan Kemenkes

Berdasarkan standar dari World Health Organization (WHO), seseorang dikategorikan sebagai lanjut usia saat memasuki usia 60 tahun ke atas.

Di Indonesia, ketentuan ini juga diadopsi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam berbagai program kesehatan.

WHO juga membagi kelompok usia lanjut menjadi beberapa kategori, yaitu:

  • Usia pertengahan (45–59 tahun)
  • Lansia awal (60–74 tahun)
  • Lansia tua (75–89 tahun)
  • Lansia sangat tua (di atas 90 tahun)

Meski demikian, kondisi setiap individu bisa berbeda tergantung gaya hidup dan faktor kesehatan masing-masing.

Perubahan Fisik dan Mental pada Lansia

Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami proses penuaan alami. Kondisi ini memicu sejumlah perubahan fisik yang umum terjadi, seperti:

  • Penurunan massa otot dan kekuatan tubuh
  • Berkurangnya kepadatan tulang
  • Gangguan penglihatan dan pendengaran
  • Melemahnya sistem imun
  • Melambatnya sistem pencernaan

Tidak hanya secara fisik, lansia juga rentan mengalami perubahan psikologis, antara lain:

  • Mudah merasa cemas dan khawatir
  • Lebih sensitif secara emosional
  • Perasaan sedih atau kesepian

Dukungan keluarga dan lingkungan sosial sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental lansia tetap stabil.

Penyakit yang Rentan Dialami Lansia

Pada usia lanjut, risiko terkena penyakit kronis cenderung meningkat. Beberapa penyakit yang umum dialami lansia meliputi:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Osteoporosis
  • Arthritis
  • Demensia

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes, dan kanker menjadi penyebab utama kematian pada kelompok lansia.

Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin sangat dianjurkan untuk deteksi dini dan penanganan yang tepat.

Cara Menjaga Kesehatan di Usia Lanjut

Menjalani masa tua dengan sehat dan mandiri bukan hal yang mustahil. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Pola makan sehat
Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya serat, vitamin, dan mineral.

2. Aktif bergerak
Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, senam, atau berenang secara rutin.

3. Istirahat cukup
Tidur 7–8 jam setiap malam membantu menjaga stamina dan kesehatan mental.

4. Rutin cek kesehatan
Pemeriksaan berkala penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

5. Kelola stres
Aktivitas seperti meditasi atau hobi dapat membantu menjaga kestabilan emosi.

6. Jaga hubungan sosial
Berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar dapat mengurangi risiko kesepian.

Selain itu, vaksinasi juga penting bagi lansia untuk melindungi diri dari penyakit infeksi seperti flu dan pneumonia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *