Example 728x250
Menu Makanan Sehat

Konsumsi Ikan Tinggi Protein Bantu Lansia Tetap Aktif dan Sehat di Usia Senja

289
×

Konsumsi Ikan Tinggi Protein Bantu Lansia Tetap Aktif dan Sehat di Usia Senja

Sebarkan artikel ini
Manfaat ikan untuk lansia
ilustrasi: seorang lansia yang sedang makan ikan goreng di dapurnya

Golansia.com – Ikan ternyata bukan hanya penting bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, tetapi juga sangat bermanfaat bagi lanjut usia (lansia). Dengan kandungan nutrisi yang kaya, ikan berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan mental lansia agar tetap aktif.

Sebuah penelitian dari National Institute of Health and Nutrition Jepang, yang melibatkan 1.000 pria dan wanita, mengungkap pengaruh konsumsi protein hewani terhadap kesehatan lansia. Studi ini dipublikasikan dalam American Geriatrics Society.

Dalam riset tersebut, para peserta ditanya mengenai aktivitas sehari-hari, seperti kemudahan mengakses transportasi, membayar tagihan, atau berinteraksi sosial. Mereka juga ditanya tentang pola makan. Hasilnya, responden yang rutin mengonsumsi protein hewani memiliki risiko 39 persen lebih rendah terkena gangguan fisik dan mental dalam tujuh tahun berikutnya.

Protein merupakan komponen penting dalam pembentukan otot, yang dapat membantu melindungi tubuh dari cedera, seperti patah tulang akibat jatuh. Namun, seiring bertambahnya usia, tubuh semakin sulit menyerap protein, sehingga asupannya perlu ditingkatkan agar kesehatan tetap terjaga. Kebutuhan protein pria juga cenderung lebih tinggi dibanding wanita, mengingat massa otot mereka lebih banyak terdegradasi seiring waktu.

Manfaat Protein Ikan:

Ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang terbukti membantu meredakan nyeri akibat radang sendi (arthritis) dan mencegah demensia, sebuah kondisi yang kerap mengganggu kehidupan sosial dan emosional lansia.

Menurut para ahli, penurunan kemampuan mental dan fisik lansia dapat berdampak besar pada biaya perawatan kesehatan dan ekonomi keluarga. Karena itu, menjaga kesehatan lewat asupan nutrisi yang tepat sangat penting bagi kualitas hidup di usia senja.

“Asupan protein yang cukup dapat membantu lansia mempertahankan fungsi tubuhnya,” ujar salah satu peneliti.

Meski demikian, konsumsi protein hewani juga harus terukur. Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan protein hewani berlebihan, terutama pada usia paruh baya, memiliki risiko kesehatan setara dengan kebiasaan merokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *