Example 728x250
BerandaKesehatanTips Sehat Manula

Lansia Harus Waspada, Dokter Bicara 4 Minuman Ini Bisa Merusak Tulang

397
×

Lansia Harus Waspada, Dokter Bicara 4 Minuman Ini Bisa Merusak Tulang

Sebarkan artikel ini

Golansia.com — Kesehatan tulang sering kali baru disadari pentingnya ketika usia bertambah. Padahal, tulang yang kuat bukan hanya menopang aktivitas sehari-hari, tetapi juga melindungi tubuh dari risiko patah tulang yang kerap menghantui lansia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan, sekitar 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria berusia di atas 50 tahun berisiko mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Salah satu faktor yang kerap terabaikan adalah jenis minuman yang dikonsumsi. Beberapa di antaranya justru bisa mempercepat pengeroposan tulang.

“Fosfat dalam minuman bersoda mengikat kalsium, sehingga tubuh Anda tidak menyerapnya,”
ujar dokter spesialis bedah ortopedi Victor Romano, dikutip dari Bustle.

Berikut empat minuman yang sebaiknya dihindari atau dibatasi untuk menjaga kesehatan tulang, terutama pada kelompok lanjut usia.

1. Soda (Soft Drink)

Soda dikenal tinggi gula, tetapi ancaman terbesarnya justru berasal dari kandungan fosfat. Zat ini dapat mengganggu keseimbangan kalsium dalam tubuh. Studi Framingham Osteoporosis menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi cola secara rutin memiliki densitas tulang di pinggul hingga 5 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang minum soda.

Menurut riset UCLA Health, wanita yang meminum 5–10 gelas soda per minggu memiliki risiko patah tulang pinggul 16 persen lebih tinggi, sementara konsumsi lebih dari 10 gelas per minggu meningkatkan risikonya hingga 42 persen.

2. Minuman Beralkohol

Alkohol berlebih berdampak buruk pada metabolisme tulang. Dokter Andrea Singer dari National Osteoporosis Foundation menjelaskan, alkohol dapat mengganggu keseimbangan kalsium sekaligus menurunkan produksi hormon yang melindungi tulang.

Selain itu, konsumsi alkohol pada lansia juga meningkatkan risiko jatuh karena gangguan koordinasi, yang pada akhirnya bisa berujung pada patah tulang serius.

3. Minuman Olahraga (Sports Drinks)

Banyak orang mengira minuman olahraga sehat karena kerap dikaitkan dengan aktivitas fisik. Faktanya, sebagian besar produk ini tinggi natrium, yakni 100–300 mg per porsi. Jika dikonsumsi lebih dari sekali sehari, total asupan natrium dapat melampaui 800 mg hanya dari minuman.

Angela Roy, spesialis kesehatan tulang, menekankan bahwa natrium berlebih memicu keluarnya kalsium melalui urine. Bila berlangsung dalam jangka panjang, hal ini bisa menurunkan cadangan kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan tulang.

4. Minuman Berkafein

Kopi, teh, atau minuman energi memang menjadi favorit banyak orang. Namun, bagi lansia yang berisiko osteoporosis, kafein bisa mempercepat pengeluaran kalsium lewat urine dan sedikit menghambat penyerapan dalam usus.

Dietisien Madison Holt dari Nutrisense menyebutkan, konsumsi kafein tinggi dikaitkan dengan penurunan densitas tulang. Rekomendasi umum adalah membatasi asupan kafein tidak lebih dari 400 mg per hari, sementara bagi mereka yang sudah memiliki risiko osteoporosis disarankan tidak lebih dari 800 mg per hari dari berbagai sumber.

Strategi Menjaga Tulang Lansia

Menghindari minuman yang berpotensi merusak tulang hanyalah salah satu langkah. Ada beberapa strategi lain yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Asupan kalsium dan vitamin D cukup: Lansia dianjurkan mengonsumsi sekitar 1.200 mg kalsium dan 800 IU vitamin D setiap hari.
  • Olahraga beban ringan: Jalan cepat, yoga, atau latihan angkat beban ringan bisa membantu menjaga kepadatan tulang.
  • Paparan sinar matahari pagi: Mendukung produksi vitamin D alami.
  • Konsultasi medis rutin: Terutama bila mengonsumsi obat jangka panjang seperti kortikosteroid atau obat lambung, yang diketahui dapat mempercepat pengeroposan tulang.

Kesimpulan

Kesehatan tulang tidak hanya ditentukan oleh makanan atau suplemen, tetapi juga oleh pilihan minuman sehari-hari. Soda, alkohol, minuman olahraga tinggi natrium, dan minuman berkafein terbukti dapat melemahkan struktur tulang bila dikonsumsi berlebihan.

Bagi lansia, membatasi konsumsi empat minuman ini, memperbanyak air putih, serta menjaga pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kualitas hidup di usia senja.

(Dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *