Daftar PenyakitKesehatan

Lansia Tiba-Tiba Bingung Saat Sore? Kenali Sundowning dan Cara Menghadapinya

237
Lansia mengalami kebingungan dan gelisah menjelang malam di kamar rumah
Sundowning dapat membuat lansia dengan demensia semakin bingung, gelisah, atau sulit tidur ketika sore dan malam tiba.

Golansia.com – Pernah melihat lansia yang pada siang hari tampak tenang, tetapi menjelang sore justru menjadi lebih gelisah, bingung, sulit tidur, atau bahkan mudah marah?

Perubahan perilaku yang muncul atau semakin berat ketika sore hingga malam hari tersebut dapat berkaitan dengan sundowning. Kondisi ini cukup sering ditemukan pada orang dengan demensia, termasuk penyakit Alzheimer.

Sundowning bukan nama penyakit tertentu. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan perubahan perilaku dan kondisi mental yang biasanya terjadi ketika hari mulai gelap.

Bagi keluarga maupun pengasuh, mengenali pola tersebut penting agar respons yang diberikan tidak justru memperburuk kecemasan lansia.

Apa Itu Sundowning pada Lansia?

Sundowning merupakan istilah untuk menggambarkan meningkatnya kebingungan, kegelisahan, kecemasan, perubahan suasana hati, atau gangguan perilaku pada sore dan malam hari.

Pada penderita demensia, kemampuan otak dalam memproses informasi dari lingkungan dapat mengalami penurunan. Ketika cahaya mulai berkurang, suasana rumah berubah, dan tubuh semakin lelah setelah beraktivitas seharian, lansia dapat semakin sulit memahami apa yang terjadi di sekitarnya.

Akibatnya, lansia mungkin merasa bingung mengenai waktu dan tempat, tidak mengenali orang di sekitarnya, atau menunjukkan perilaku yang berbeda dibandingkan pada siang hari.

Kondisi ini juga dapat mengganggu waktu tidur sehingga lansia mengantuk pada siang hari tetapi justru terjaga pada malam hari.

Tanda Sundowning yang Perlu Dikenali

Gejala setiap lansia tidak selalu sama. Namun, beberapa perubahan yang sering muncul antara lain:

  • Lebih gelisah dan sulit duduk tenang.
  • Berjalan mondar-mandir tanpa tujuan yang jelas.
  • Semakin bingung mengenai waktu atau lokasi.
  • Kesulitan mengenali orang di sekitarnya.
  • Mudah marah atau mengalami perubahan suasana hati.
  • Menunjukkan perilaku agresif secara verbal maupun fisik.
  • Menjadi lebih curiga terhadap keluarga atau orang lain.
  • Mengalami halusinasi.
  • Sulit tidur pada malam hari.
  • Mengantuk berlebihan pada siang hari.

Gejala tersebut dapat semakin terlihat ketika lansia sudah mengalami kelelahan setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.

Mengapa Sundowning Bisa Terjadi?

Penyebab sundowning belum sepenuhnya dipahami. Namun, perubahan pada otak akibat demensia dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun.

Ketika sistem tersebut terganggu, tubuh lansia dapat mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan perubahan waktu dari siang menuju malam.

Selain perubahan pada otak, sejumlah kondisi dapat menjadi pemicu atau memperburuk gejala.

1. Tubuh Terlalu Lelah

Kelelahan fisik dan mental yang menumpuk sepanjang hari dapat membuat lansia semakin sulit mengendalikan emosi dan merespons lingkungan.

2. Ruangan Mulai Gelap

Cahaya yang semakin redup dan bayangan benda di dalam rumah dapat membuat lansia dengan demensia salah mengenali lingkungan.

Karena itu, kondisi kamar yang terlalu gelap menjelang malam sebaiknya dihindari.

3. Gangguan Pola Tidur

Perubahan sistem biologis yang mengatur tidur dan bangun dapat membuat lansia sulit tidur pada malam hari.

4. Lapar atau Haus

Rasa lapar dan haus yang tidak dapat disampaikan dengan jelas juga dapat membuat lansia semakin gelisah.

5. Kondisi Medis Tertentu

Infeksi atau masalah kesehatan lainnya dapat memperburuk kebingungan pada lansia. Infeksi saluran kemih, misalnya, dapat disertai perubahan kondisi mental pada sebagian lansia.

Karena itu, perubahan perilaku yang muncul secara tiba-tiba tidak selalu boleh langsung dianggap sebagai sundowning.

6. Lingkungan Terlalu Ramai

Suara televisi yang terlalu keras, banyak orang berbicara sekaligus, atau aktivitas rumah yang terlalu ramai pada sore hari dapat meningkatkan kebingungan.

Cara Membantu Lansia Menghadapi Sundowning

Tidak ada satu cara yang pasti berhasil untuk semua lansia. Namun, keluarga dapat mencoba menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan menenangkan.

Pertahankan Rutinitas Harian

Usahakan waktu bangun, makan, beraktivitas, beristirahat, dan tidur dilakukan dengan pola yang relatif konsisten.

Rutinitas dapat membantu lansia merasa lebih aman karena lingkungan yang dihadapi lebih mudah diprediksi.

Manfaatkan Cahaya pada Pagi dan Siang Hari

Paparan cahaya pada pagi dan siang hari dapat membantu tubuh mempertahankan pola siang-malam yang lebih teratur.

Saat sore mulai gelap, pastikan pencahayaan rumah cukup. Lampu yang memadai dapat membantu mengurangi bayangan yang mungkin disalahartikan oleh lansia.

Kurangi Pemicu Kegelisahan

Hindari suasana yang terlalu ramai ketika memasuki sore hari. Batasi minuman berkafein terutama menjelang malam dan perhatikan makanan atau minuman yang dapat mengganggu tidur.

Ajak Lansia Tetap Aktif di Siang Hari

Aktivitas fisik ringan yang sesuai kemampuan dapat membantu lansia tetap aktif pada siang hari.

Namun, aktivitas yang terlalu berat atau dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur justru dapat membuat sebagian orang semakin sulit beristirahat.

Gunakan Aktivitas yang Menenangkan

Musik yang familiar dan lembut, berbincang dengan tenang, atau kegiatan sederhana yang disukai lansia dapat membantu menciptakan suasana lebih nyaman.

Jika lansia tampak cemas, hindari berdebat atau memaksa mereka memahami sesuatu yang sulit diterima saat itu.

Keluarga dan Pengasuh Juga Perlu Menjaga Kondisi Diri

Mendampingi lansia dengan demensia, terutama ketika terjadi perubahan perilaku pada malam hari, dapat menguras tenaga dan emosi.

Karena itu, pengasuh juga membutuhkan waktu untuk beristirahat. Jika memungkinkan, tugas pendampingan dapat dibagi dengan anggota keluarga lain.

Pengasuh yang kelelahan akan lebih sulit mempertahankan respons yang tenang ketika lansia sedang gelisah.

Selain itu, keluarga perlu memperhatikan perubahan kesehatan lainnya. Jika lansia tiba-tiba menjadi jauh lebih bingung dibandingkan biasanya, mengalami demam, nyeri, perubahan kesadaran, atau gejala fisik lain, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Kapan Sundowning Perlu Diperiksakan?

Sundowning memang dapat menjadi bagian dari perjalanan demensia, tetapi perubahan perilaku baru atau yang tiba-tiba memburuk perlu diperhatikan.

Segera hubungi tenaga kesehatan jika lansia mengalami kebingungan yang muncul mendadak, halusinasi yang berat, perilaku yang membahayakan diri sendiri atau orang lain, demam, penurunan kesadaran, atau keluhan fisik lainnya.

Dokter dapat membantu mencari apakah terdapat faktor lain yang memicu perubahan perilaku tersebut.

Jangan Anggap Semua Kebingungan Sore sebagai Sundowning

Satu hal penting bagi keluarga adalah tidak langsung memberikan label sundowning setiap kali lansia mengalami kebingungan pada malam hari.

Perubahan perilaku bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari gangguan tidur, efek obat, rasa sakit, dehidrasi, hingga penyakit atau infeksi tertentu.

Dengan mengetahui pola perilaku lansia dan mencatat kapan gejala muncul, keluarga dapat memberikan informasi yang lebih lengkap kepada dokter.

Pada akhirnya, menghadapi sundowning membutuhkan kesabaran, rutinitas yang konsisten, lingkungan yang nyaman, serta perhatian terhadap kondisi kesehatan lansia secara menyeluruh.

Dengan pendekatan yang tepat, keluarga dapat membantu mengurangi kecemasan dan membuat waktu sore hingga malam terasa lebih aman bagi lansia.

Exit mobile version