BerandaBeritaKanker

Nenek 100 Tahun Lawan Kanker Payudara, Pilih Operasi dan Pulih Tanpa Kemoterapi

349

Golansia.com — Memasuki usia seabad bukan halangan bagi Layne Horwich untuk tetap memperhatikan kesehatannya. Warga Illinois, Amerika Serikat, ini menunjukkan keteguhan luar biasa ketika memutuskan menjalani operasi pengangkatan kanker payudara di usia 100 tahun.

Cerita bermula ketika Horwich merasakan ada benjolan di payudaranya saat hendak tidur. Keesokan harinya, ia menceritakan temuan itu kepada keluarganya.

“Jika ada benjolan, Anda harus memeriksanya,” kata Horwich kepada TODAY.com.

Cucu perempuannya segera membawanya ke dokter. Hasil mammogram pun mengonfirmasi bahwa ia mengidap kanker payudara stadium 1. Ini adalah pertama kalinya Horwich didiagnosis mengidap penyakit tersebut. Untungnya, kanker yang terdeteksi berada pada stadium awal dan bersifat tidak agresif.

Mendapatkan diagnosis kanker di usia 100 tahun tidak membuat Horwich kehilangan semangat.

“Saya sangat senang karena saya tidak terkena stroke atau serangan jantung karena saya tidak akan berdaya,” ucapnya.

Jalani Operasi Lumpektomi

Dr Catherine Pesce, ahli bedah onkologi payudara di Endeavor Health yang menangani Horwich, menyebut bahwa gaya hidup sehat yang dijalani selama ini turut menyelamatkan hidup sang nenek.

Dr Pesce memberikan tiga pilihan pengobatan kepada Horwich. Pertama, tidak melakukan apa pun dan hanya memantau pertumbuhan kanker yang lambat. Pilihan ini langsung ditolak oleh Horwich.

Pilihan kedua adalah terapi hormon berupa konsumsi pil untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker. Namun ia memilih opsi ketiga: lumpektomi, yaitu prosedur pembedahan untuk mengangkat sel kanker beserta sebagian jaringan di sekitarnya.

“Ia luar biasa,” kata Dr Pesce. “Saya memperlakukannya seperti ia berusia 60 tahun.”

Setelah menjalani prosedur, Horwich pulih dengan cepat dan tidak memerlukan kemoterapi atau radiasi tambahan.

 

Exit mobile version