Daftar Penyakit

Cara Mencegah Trigliserida Tinggi Pada Lansia

750
Mencegah Trigliserida Tinggi Pada Lansia

Golansia.com – Jaga selalu kesehatan tubuh dan perhatikan kandungan lemak dalam darah. Ternyata terlalu banyak lemak dalam darah juga bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Trigliserida adalah sejenis lemak yang biasanya ditemukan dalam darah. Terlalu banyak trigliserida dapat berdampak negatif pada kesehatan Anda.

Yang terbaik adalah makan dan hidup sehat untuk menghindari kadar trigliserida darah yang berlebihan. Tidak hanya kaum muda, para lansia juga harus mewaspadai penyakit ini agar tidak membahayakan kesehatannya. Berikut beberapa cara orang lanjut usia dapat membantu mencegah kadar trigliserida darah tinggi.

Pola Makan dan Gaya Hidup Sehat Salah Satu Kuncinya

Trigliserida dapat memengaruhi kesehatan, khususnya jantung. Memiliki kadar trigliserida yang cukup tinggi dalam darah menyebabkan risiko gangguan jantung semakin tinggi. Trigliserida dihasilkan dari hati, ketika kamu mengonsumsi makanan, lemak dari makanan yang dikonsumsi akan diubah menjadi energi. Lemak yang tidak digunakan disimpan menjadi trigliserida. Ketika tubuh membutuhkan energi, lemak dalam darah diubah kembali menjadi energi.

Ketika trigliserida dalam darah melebihi dari yang dibutuhkan oleh tubuh, maka hal ini memicu peningkatan kadar trigliserida dalam darah dan menyebabkan penebalan pada dinding pembuluh darah. Tingginya kadar trigliserida meningkatkan risiko stroke dan gangguan kesehatan jantung.

Melansir Mayo Clinic, normalnya kadar trigliserida dalam darah kurang dari 150 mg/dL. Ketika seseorang memiliki kadar trigliserida diantara 150-199 mg/dL kondisi ini dikatakan masuk dalam batas tinggi. Dikatakan tinggi ketika kadar trigliserida mencapai 200-499 mg/dL. Kategori sangat tinggi terjadi ketika kadar trigliserida dalam darah mencapai lebih dari 500 mg/dL.

Lalu, bagaimana cara mencegah kadar trigliserida dalam darah agar tidak meningkat khususnya di usia lanjut? Melansir Healthline, berikut ini cara yang bisa dilakukan para lansia untuk menurunkan atau mengontrol kadar trigliserida dalam darah, seperti:

  1. Jaga Berat Badan

Sebaiknya perhatikan porsi makan yang dikonsumsi oleh para lansia untuk menjaga berat badan. Mengonsumsi makanan dengan kalori berlebih dari yang dibutuhkan oleh tubuh, sisanya diubah menjadi trigliserida dan disimpan dalam sel lemak. Itulah alasan para lansia penting memerhatikan porsi makan yang dikonsumsi agar berat badan tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan yang berlebih.

  1. Batasi Pengonsumsian Gula

Sebaiknya batasi pengonsumsian gula. Kondisi ini nyatanya dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Sebaiknya orangtua juga perhatikan asupan gula pada anak-anak karena memberikan dampak kenaikan trigliserida yang serupa pada lansia. Selain meningkatkan kadar trigliserida, terlalu banyak asupan gula juga meningkatkan gangguan kesehatan pada kulit, gigi, ginjal, jantung, hingga sendi.

  1. Penuhi Kebutuhan Serat dalam Tubuh

Memasuki usia lanjut sebaiknya penuhi kebutuhan serat dengan banyak mengonsumsi buah, sayuran, makanan yang diolah dari gandum, dan kacang-kacangan. Terpenuhinya serat dalam tubuh membantu para lansia mencegah tingginya kadar trigliserida dalam darah.

  1. Lakukan Olahraga Secara Rutin

Meskipun telah memasuki usia lanjut, sebaiknya jangan malas untuk berolahraga. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, lakukan olahraga ringan secara rutin untuk membantu mencegah dan menurunkan kadar trigliserida yang terlalu tinggi. Melansir Web MD, para lansia bisa mencoba untuk melakukan olahraga ringan, seperti jalan santai, bersepeda, berenang, dan aerobik.

Lakukan olahraga tersebut dengan memerhatikan tubuh dalam keadaan sehat. Untuk keluhan kesehatan yang dirasakan, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter dan dapatkan penanganan yang tepat.

Itulah cara yang bisa dilakukan para lansia untuk mencegah kadar trigliserida dalam darah menjadi tinggi. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan air putih dan hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jahat terlalu sering karena berisiko meningkatkan kadar trigliserida yang berdampak buruk pada kesehatan.

Exit mobile version