Example 728x250
BeritaJawa Timur

Jember Jadi Kabupaten dengan Jumlah Lansia Terbanyak di Indonesia, Tembus 443 Ribu Jiwa

182
×

Jember Jadi Kabupaten dengan Jumlah Lansia Terbanyak di Indonesia, Tembus 443 Ribu Jiwa

Sebarkan artikel ini
Sekelompok lansia Indonesia mengikuti kegiatan kesehatan dan sosial di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Data Dukcapil Semester I 2026 menunjukkan Kabupaten Jember memiliki jumlah penduduk lansia terbanyak di Indonesia dengan lebih dari 443 ribu jiwa.

Golansia.com – Kabupaten Jember, Jawa Timur, tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) terbanyak di Indonesia. Data terbaru dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa hingga Semester I 2026, jumlah warga berusia 60 tahun ke atas di Jember mencapai 443.807 jiwa.

Besarnya populasi lansia tersebut dinilai sebagai salah satu indikator meningkatnya angka harapan hidup masyarakat di wilayah tersebut. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menyiapkan berbagai kebijakan yang ramah terhadap kebutuhan penduduk usia lanjut.

Ribuan Lansia Berusia di Atas 80 Tahun

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jember, Bambang Saputro, mengungkapkan bahwa dari total 443.807 lansia, sekitar 46 ribu orang telah berusia lebih dari 80 tahun.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat Jember yang mampu mencapai usia lanjut, sekaligus menjadi perhatian dalam penyediaan layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga fasilitas publik yang ramah lansia.

Angka Harapan Hidup Dinilai Tinggi

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, turut menyoroti tingginya jumlah lansia di Kabupaten Jember saat menghadiri kegiatan Rebranding Dukcapil Fasilitasi Pendaftaran Penduduk di Kecamatan Ajung, Jember, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, dari total sekitar 2,6 juta penduduk Jember, keberadaan lebih dari 443 ribu lansia mencerminkan tingginya angka harapan hidup masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Jember cukup baik. Selanjutnya, data tersebut perlu dikaji lebih lanjut dengan berbagai indikator lain agar dapat diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya serta kebijakan yang perlu disiapkan,” ujarnya.

Menjadi Dasar Penyusunan Kebijakan Lansia

Teguh menilai data kependudukan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam merancang berbagai program yang berpihak kepada lansia.

Salah satunya adalah penyusunan kebijakan terkait bantuan sosial, pelayanan kesehatan, hingga penyediaan sarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lanjut usia.

Dengan jumlah lansia yang terus meningkat, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat diharapkan dapat menyusun kebijakan yang lebih terarah agar kualitas hidup para lansia tetap terjaga.

Populasi Lansia Terus Bertambah

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia merupakan bagian dari perubahan struktur demografi Indonesia yang mulai memasuki era masyarakat menua (ageing population).

Fenomena ini membawa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, tingginya angka harapan hidup mencerminkan keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan. Namun di sisi lain, diperlukan kesiapan sistem pelayanan kesehatan, jaminan sosial, fasilitas umum, hingga pemberdayaan ekonomi agar para lansia dapat menjalani masa tua secara sehat, mandiri, dan produktif.

Sumber: kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *