Example 728x250
Kesehatan

Empat Kesalahan Saat Jalan Kaki yang Membuat Berat Badan Sulit Turun

477
×

Empat Kesalahan Saat Jalan Kaki yang Membuat Berat Badan Sulit Turun

Sebarkan artikel ini
Kesalahan Saat Jalan Kaki
Jalan Kaki

Hajinews.co.id – Jalan kaki merupakan aktivitas yang efektif untuk membantu menurunkan berat badan karena dapat membakar kalori dan meningkatkan metabolisme. Namun, jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat, hasilnya bisa tidak optimal, bahkan berat badan tetap stagnan meskipun sudah rutin berjalan kaki.

Dilansir dari Times of India, kesalahan dalam teknik berjalan kaki tidak hanya menghambat penurunan berat badan, tetapi juga dapat menyebabkan postur tubuh yang kurang baik serta rasa nyeri pada kaki.

Menurut Joana Hall, pendiri WalkActive, banyak orang yang tidak menyadari kesalahan yang mereka lakukan saat berjalan kaki untuk berolahraga. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi.

  1. Penggunaan Otot yang Salah

Seseorang yang berjalan kaki dengan terlalu sering mengandalkan otot fleksor pinggul, tanpa melibatkan rantai posterior (seperti otot paha belakang dan bokong), berisiko mengalami nyeri punggung.

Jika gerakan lebih terfokus pada fleksor pinggul, hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan tubuh serta memperpendek langkah, sehingga membuat gerakan menjadi kaku dan kurang optimal.

Pola berjalan yang tidak tepat ini tidak hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga dapat menghambat upaya menurunkan berat badan melalui jalan kaki.

  1. Menapak dengan Kaki Datar

Berjalan dengan hentakan kaki yang datar dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan bahkan menyebabkan nyeri. Akibatnya, seseorang mungkin tidak bisa berjalan dalam waktu lama, sehingga jumlah kalori yang terbakar pun berkurang.

Setiap kaki manusia terdiri dari 26 tulang dan 33 sendi yang dirancang untuk memberikan keseimbangan serta fleksibilitas. Jika langkah yang dilakukan terlalu datar, maka sendi-sendi di kaki tidak bekerja secara optimal, sehingga gerakan menjadi kurang efisien dan dapat menghambat manfaat dari latihan jalan kaki.

  1. Tubuh Condong ke Depan

Mencondongkan tubuh ke depan saat berjalan dapat meningkatkan ketegangan pada tulang belakang, sehingga mengurangi fleksibilitas gerakan. Selain itu, postur tubuh yang tidak tepat ini juga membatasi kemampuan paru-paru untuk mengambil napas dalam, yang dapat mengurangi efisiensi pernapasan.

Akibatnya, seseorang mungkin tidak mampu berjalan dalam waktu lama, yang pada akhirnya berdampak pada jumlah kalori yang terbakar dan menghambat upaya penurunan berat badan.

  1. Lengan Tidak Aktif

Jalan kaki yang efektif seharusnya tidak membiarkan lengan hanya menggantung tanpa bergerak. Jika lengan tidak berperan aktif, tubuh kehilangan kesempatan untuk bergerak secara optimal dan seimbang.

Kurangnya gerakan lengan juga membatasi aktivasi otot perut, yang berperan dalam menjaga postur dan membentuk proporsi tubuh yang lebih seimbang, terutama di area pinggang. Jika otot bagian atas tubuh tidak ikut bergerak, maka pembakaran lemak, terutama di area perut, bisa terhambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *