BerandaKanker

Studi: Makanan Ini Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Penjelasannya

560

Golansia.com — Bagi Anda yang gemar mengonsumsi keju, hasil penelitian terbaru ini mungkin mengejutkan. Studi yang dilakukan oleh Roswell Park Cancer Institute di New York menemukan bahwa keju cheddar dan keju krim dapat meningkatkan risiko kanker payudara hingga 53%.

Penelitian yang berlangsung selama 11 tahun ini melibatkan lebih dari 3.000 wanita. Hasilnya menunjukkan bahwa keju—sebagai bagian dari produk susu—mengandung hormon pertumbuhan IGF-1 (Insulin-like Growth Factor) yang berpotensi memicu perkembangan kanker, termasuk kanker payudara, jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Namun, ada kabar baik. Studi yang sama juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi yogurt justru dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 30%.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa hubungan antara pola makan dan kanker masih belum sepenuhnya jelas. “Meskipun demikian, dan banyak penelitian lain yang meneliti apakah ada hubungan antara pola makan atau makanan tertentu dan kanker payudara, hubungan ini masih belum jelas,” jelas Manveet Basra, Pejabat Kesehatan Masyarakat Senior di Breast Cancer Now, seperti dikutip dari Yourtango, Selasa (4/2/2025).

Perdebatan Seputar Pola Makan dan Risiko Kanker

Penelitian tentang hubungan antara makanan dan kanker memang masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Dalam pertemuan tahunan American Association for Cancer Research, sejumlah ahli mengungkapkan bahwa hubungan tersebut dianggap lemah.

Dr. Walter C. Willett, seorang ahli epidemiologi dari Harvard, menegaskan bahwa meski pola makan diyakini memengaruhi risiko kanker, bukti ilmiah yang ada masih sangat terbatas.

“Apa pun yang berlaku untuk penyakit lain, dalam hal kanker, hanya ada sedikit bukti bahwa buah dan sayuran bersifat protektif atau bahwa makanan berlemak itu buruk,” ucap Dr. Walter.

Ia juga menambahkan bahwa gagasan daging merah sebagai penyebab kanker usus besar masih penuh ambiguitas. “Jika hamburger memang bersifat karsinogenik, efeknya tampak sangat ringan,” lanjutnya.

Dr. Willet menyimpulkan, “Diet dan kanker ternyata lebih rumit dan menantang daripada yang kita duga.”

Langkah Bijak Mencegah Kanker

Meski hubungan antara pola makan dan kanker masih diperdebatkan, menjaga pola makan sehat tetap menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyakit. Berikut beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu menurunkan risiko kanker:

  1. Hindari Merokok
    Merokok merupakan salah satu faktor utama penyebab kanker, terutama kanker paru-paru. Selain itu, rokok juga meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, pita suara, kandung kemih, hingga ginjal.
  2. Pilih Makanan Sehat
    Perbanyak konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Batasi konsumsi makanan tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula tambahan. Hindari pula daging olahan serta minuman beralkohol, yang dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker seperti kanker payudara dan usus besar.
  3. Jaga Berat Badan Ideal
    Mempertahankan berat badan ideal membantu menurunkan risiko kanker, seperti kanker payudara, pankreas, hati, dan usus besar. Lakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu untuk aerobik ringan atau 75 menit untuk aktivitas berat agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Meski belum ada pola makan yang dijamin sepenuhnya melindungi dari kanker, menjaga keseimbangan nutrisi, berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin tetap menjadi langkah terbaik untuk menjaga tubuh tetap sehat.(DBS)

Exit mobile version