BerandaKesehatan

Jangan Buang Sembarangan! Inilah Cara Aman Membuang Obat Kedaluwarsa atau Rusak

767
Jangan Buang Sembarangan! Inilah Cara Aman Membuang Obat Kedaluwarsa atau Rusak (foto ist)

Golansia.com — Sering kali, obat yang sudah kedaluwarsa atau rusak tidak diperlakukan dengan benar, padahal ini bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan pentingnya membuang obat dengan tepat agar tidak disalahgunakan atau mengganggu ekosistem. Obat yang tidak lagi efektif bisa membahayakan jika tetap dikonsumsi, terutama bagi lansia yang perlu menjaga kesehatan ekstra hati-hati.

Menurut Koordinator Humas BPOM, Eka Rosmalasari, obat yang sudah kedaluwarsa tak lagi memberikan efek terapi yang diinginkan dan bisa menyebabkan efek samping. “Obat kedaluwarsa berisiko membahayakan jika dikonsumsi dan tidak memberikan manfaat kesehatan seperti yang diharapkan,” ujarnya. Selain itu, obat yang rusak juga dapat tercemar oleh zat dari lingkungan karena kemasannya tak lagi memadai.

Untuk memastikan obat-obatan ini dibuang dengan aman, berikut panduan praktis yang dibagikan BPOM berdasarkan jenis obatnya.

Cara Aman Membuang Obat Berdasarkan Bentuknya

1. Obat Padat (Tablet, Kapsul, Serbuk)

  • Keluarkan obat dari kemasan aslinya.
  • Hancurkan atau buka kapsul, lalu campur dengan bahan yang tidak menarik, seperti tanah atau ampas kopi, untuk mengurangi risiko penyalahgunaan.
  • Masukkan campuran ke dalam wadah tertutup sebelum membuangnya ke tempat sampah.

2. Obat Semi Padat (Salep, Krim, Gel)

  • Keluarkan isi obat dari kemasan, lalu timbun atau kubur dalam tanah agar tidak terpapar ke lingkungan sekitar.

3. Obat Cair (Sirup, Emulsi)

  • Jika ada endapan atau kental, encerkan terlebih dahulu dengan air dan buang ke saluran air yang mengalir.
  • Alternatif lain: encerkan, campur dengan tanah atau bahan lain, masukkan ke dalam plastik yang tertutup rapat, dan buang ke tempat sampah.

4. Antibiotik

  • Jangan buang langsung ke saluran pembuangan atau tanah karena antibiotik bisa mencemari air dan tanaman, meningkatkan risiko resistensi bakteri terhadap obat.
  • Tetap simpan di kemasan aslinya, hilangkan label, campurkan dengan tanah, dan buang ke tempat sampah.

5. Inhaler atau Aerosol

  • Untuk inhaler atau aerosol yang sudah kosong, buang langsung ke tempat sampah.
  • Hindari melubangi, membakar, atau merusak kemasan yang masih berisi sisa obat karena dapat meledak.
  • Inhaler yang masih ada sisanya sebaiknya dikembalikan ke fasilitas kesehatan untuk dibuang secara aman.

6. Obat Kanker

  • Obat kanker adalah obat keras yang dapat merusak sel tubuh. Sisa obat dan alat yang bersentuhan dengannya sebaiknya disimpan di wadah tertutup dan dikembalikan ke rumah sakit.

Pentingnya Menghindari Risiko Penyalahgunaan dan Pencemaran

Obat yang dibuang sembarangan berpotensi menimbulkan efek buruk pada lingkungan, termasuk air dan tanah. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis atau berusia lanjut, menyimpan obat-obatan kedaluwarsa di rumah juga meningkatkan risiko ketidaksengajaan penggunaan. BPOM menyarankan agar lansia dan keluarga selalu memperhatikan tanggal kedaluwarsa obat dan segera membuangnya bila sudah lewat masa pakai atau menunjukkan kerusakan.

DBS

Exit mobile version