Beranda

Duh, Silent Killer: Begini Cara Membedakan Nyeri Perut Akibat Kanker Pankreas dan Maag

472

Golansia.com — Kanker pankreas adalah salah satu jenis kanker yang mematikan, ditandai dengan pertumbuhan sel tidak terkendali di pankreas. Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala spesifik pada tahap awal, sehingga sulit terdeteksi dini.

“Jarang ditemukan pada kondisi awal (stadium awal). Umumnya, pasien datang saat sudah stadium lanjut karena pada tahap awal tidak ada gejala. Kalau sudah lanjut, baru muncul gejala,” jelas Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi RS Pondok Indah-Pondok Indah, Dr. dr. Hasan Maulahela, Sp.PD, Subsp.G.E.H. (K), dalam acara media gathering di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2024).

Salah satu gejala kanker pankreas tahap lanjut yang umum dialami pasien adalah nyeri perut yang menjalar ke samping atau punggung. Nyeri ini sering kali disalahartikan sebagai sakit maag.

Bagaimana Cara Membedakannya?
Menurut dr. Hasan, perbedaan utama terletak pada durasi respons terhadap pengobatan maag. Jika setelah dua minggu pengobatan nyeri tidak juga membaik, maka diperlukan evaluasi lebih lanjut.

“Kadang memang sulit dibedakan. Jadi, jika ada keluhan sakit maag yang menetap meski sudah diobati cukup lama, misalnya dua minggu, tapi tidak membaik, harus evaluasi ke dokter. Pemeriksaan seperti endoskopi, USG, atau CT scan akan dilakukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pasien tidak terus-menerus mengonsumsi obat maag yang dijual bebas jika nyeri maag tak kunjung sembuh.

“Awareness penting, kalau sakit maag lama dan tidak membaik, segera ke dokter untuk evaluasi. Jangan terus minum obat warung. Banyak pasien saya yang datang dengan riwayat maag dua tahun, ternyata kanker pankreas,” jelasnya.

Alarm Sign yang Perlu Diwaspadai
Dr. Hasan menambahkan, ada tanda-tanda lain yang bisa menjadi alarm bagi masyarakat untuk mencurigai kanker pankreas, seperti:

  • Penurunan berat badan signifikan
  • Anemia atau hemoglobin (Hb) yang terus menurun
  • Muntah-muntah yang terus-menerus

“Kalau ada gejala ini, apalagi disertai sakit maag yang tidak membaik, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Maag dengan alarm sign seperti ini harus segera dicek lebih lanjut,” tegasnya.

Dengan deteksi dini dan kesadaran masyarakat akan gejala yang mencurigakan, risiko kanker pankreas yang terlambat terdiagnosis dapat diminimalkan.

Exit mobile version