Tips Sehat Manula

Begini Cara Membuat Kamar Mandi Ramah Lansia, Aman dan Nyaman Digunakan

712
Cara Membuat Kamar Mandi Ramah Lansia
Cara Membuat Kamar Mandi Ramah Lansia

Golansia.com – Kamar mandi menjadi salah satu ruangan paling vital di rumah. Selain untuk menjaga kebersihan diri, ruangan ini juga harus dirancang agar aman dan nyaman digunakan oleh semua anggota keluarga, termasuk mereka yang sudah lanjut usia (lansia).

Pasalnya, kamar mandi adalah area yang paling rawan menyebabkan kecelakaan rumah tangga, terutama akibat lantai licin dan pencahayaan yang kurang memadai. Karena itu, mendesain kamar mandi ramah lansia adalah langkah penting untuk mencegah risiko cedera.

Dilansir dari Livspace, berikut beberapa tips praktis membuat kamar mandi yang aman dan nyaman bagi lansia:

1. Gunakan Ubin dan Keset Anti-Selip

Lantai kamar mandi yang licin akibat air dan sabun dapat menjadi penyebab utama lansia terpeleset. Solusinya, gunakan ubin dengan permukaan kasar atau keset anti-selip di area penting seperti dekat wastafel, pancuran, dan pintu masuk.
Jika membangun kamar mandi baru, pilihlah ubin dengan tekstur anti-slip agar permukaannya tetap aman meski dalam kondisi basah.

2. Pasang Pegangan dan Kursi Bantu

Pegangan tangan menjadi elemen penting dalam kamar mandi lansia. Pasang di area strategis seperti dekat closet dan pancuran air, agar lansia bisa berdiri atau duduk dengan mudah.
Kamu juga bisa menambahkan pegangan portabel yang bisa dipindahkan ke ruangan lain sesuai kebutuhan.
Untuk kenyamanan tambahan, gunakan shower genggam dengan selang panjang agar lebih fleksibel saat digunakan.

3. Tambahkan Kursi Closet yang Dapat Disesuaikan

Kursi closet dengan ketinggian yang bisa diatur membantu lansia buang air tanpa kesulitan jongkok atau berdiri. Ini juga mengurangi risiko kehilangan keseimbangan di kamar mandi.

4. Pilih Pencahayaan dan Warna yang Tepat

Pencahayaan yang cukup dan merata sangat penting untuk menghindari kecelakaan. Hindari hanya mengandalkan satu sumber cahaya; pasang lampu tambahan di dekat wastafel, cermin, pancuran, dan jalur menuju kamar mandi.
Selain itu, gunakan warna kontras untuk membedakan area berbeda di kamar mandi, seperti antara lantai dan dinding, agar lansia lebih mudah mengenali batas ruangan.

5. Sediakan Telepon atau Tombol Darurat

Kamar mandi ramah lansia sebaiknya dilengkapi dengan telepon atau tombol darurat yang mudah dijangkau. Dengan begitu, jika terjadi hal mendesak, lansia bisa segera meminta pertolongan.
Pastikan perangkat tersebut dipasang di tempat yang tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah, seperti di samping closet atau wastafel.

6. Jaga Kebersihan dan Kerapian Kamar Mandi

Terakhir, pastikan kamar mandi selalu bersih, kering, dan tertata rapi. Hindari menaruh terlalu banyak barang di lantai agar tidak menjadi penghalang.
Berikan juga petunjuk penggunaan alat-alat seperti pancuran, pemanas air, atau flush, sehingga lansia dapat menggunakannya dengan mudah tanpa kebingungan.

Kesimpulan

Kamar mandi ramah lansia bukan hanya soal desain, tapi juga tentang rasa aman dan kemudahan akses. Dengan menambahkan elemen anti-selip, pencahayaan cukup, serta pegangan yang kuat, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan minim risiko bagi orang tua di rumah.

Exit mobile version