BerandaBerita Haji Lansia

Antisipasi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jamaah Haji Diminta Jaga Kesehatan Kulit dan Cegah Dehidrasi

379

Golansia.com — Menghadapi terik panas musim haji di Arab Saudi, calon jamaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah dehidrasi. Dokter spesialis dermatologi venereologi estetika, Fitria Amalia Umar, menyarankan para calon haji untuk membawa produk fotoproteksi, seperti topi lebar, kacamata, serta sunscreen dan moisturizer yang sesuai untuk kulit sensitif dan bebas parfum.

“Moisturizer dipakai setiap habis mandi dan selesai aktivitas (bisa sesering mungkin sesuai kebutuhan) dan sunscreen dengan mengaplikasikan setiap 2-3 jam, atau setiap akan terpapar sinar matahari,” kata dr. Fitria Amalia Umar, Sp.KK, M.Kes, di Jakarta, Senin (5/5/2025).

Dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi kulit saat menghadapi cuaca panas di Tanah Suci. Ia menyarankan agar calon haji menghindari paparan sinar matahari langsung tanpa perlindungan dan rutin menggunakan face mist untuk menjaga kelembapan kulit.

“Jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih sekitar 8 gelas sehari, mengonsumsi makanan sehat bergizi dan seimbang, dan konsumsi suplemen antioksidan,” ujarnya.

Penanganan Kulit Terbakar Matahari

Jika jamaah mengalami kulit terbakar sinar matahari (sunburn) atau kulit kering dan pecah-pecah akibat cuaca ekstrem, dr. Fitria menyarankan penggunaan moisturizer secara rutin. Apabila kondisi iritasi memburuk, obat anti-iritasi dapat diberikan sebagai langkah penanganan.

Kemenag Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau calon jamaah haji Indonesia untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem selama musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi, terutama pada puncak ibadah wukuf di Arafah yang diperkirakan berlangsung pada 5 Juni 2025.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Akhmad Fauzin, menyampaikan bahwa suhu di Madinah diprediksi mencapai 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 14 persen. Oleh karena itu, jamaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan selama rangkaian ibadah.

“Bagi jamaah haji yang sudah tiba di Madinah, cuaca hari ini diperkirakan bisa mencapai 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 14 persen, untuk itu mohon terus menjaga kesehatan,” katanya dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah yang dipantau dalam jaringan di Jakarta, Senin.

Sumber: Republika

Exit mobile version