Golansia.com — Penyakit jantung menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kelompok lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya umur, fungsi tubuh, termasuk jantung dan pembuluh darah, mengalami penurunan. Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk memperpanjang usia dan meningkatkan kualitas hidup.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 8,9 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) setiap tahunnya. Di Indonesia, Riskesdas 2018 mencatat sekitar 4,6 persen lansia berusia di atas 65 tahun mengalami gangguan jantung.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Badai Bhatara Tiksnadi, menegaskan pentingnya menerapkan prinsip “CERDIK” untuk menjaga jantung tetap sehat: cek kesehatan teratur, enyahkan rokok, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat cukup, dan kendalikan emosi.
Berikut penjelasan enam langkah penting menjaga kesehatan jantung bagi lansia.
1. Cek Kesehatan Secara Teratur
Perubahan fungsi jantung dan pembuluh darah sering terjadi tanpa gejala. Karena itu, pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi risiko sejak dini.
“Setiap orang perlu mengetahui tekanan darah, kadar kolesterol, dan indeks massa tubuhnya,” ujar John Dodson, Direktur Langone Geriatric Cardiology Program di Universitas New York.
Segera konsultasikan ke dokter bila mengalami sakit dada, sesak napas, atau kelelahan berlebihan, agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes stres jantung.
2. Enyahkan Rokok
Merokok merupakan kebiasaan paling berbahaya bagi jantung. Kandungan kimia dalam asap rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
“Bahkan jika berhenti di usia 50-an atau 60-an, manfaatnya tetap besar,” kata Dr. Daniel Forman, Ketua Kardiologi Geriatri di Universitas Pittsburgh.
Tidak ada kata terlambat untuk berhenti, tetapi semakin cepat, semakin baik.
3. Terapkan Pola Makan Seimbang
Tak ada diet ajaib untuk melindungi jantung, namun pola makan seimbang adalah kuncinya. Konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan lemak sehat dari minyak zaitun, ikan, atau alpukat.
Batasi gula, kolesterol, dan lemak jenuh dari makanan olahan, gorengan, serta daging merah.
Dokter Gizi Klinik dr. Cindiawaty Josito Pudjiadi merekomendasikan konsumsi susu tinggi protein dengan ekstrak zaitun, seperti Entrasol Platinum, yang dapat membantu menjaga massa otot dan kesehatan pembuluh darah berkat kandungan hydroxytyrosol dalam buah zaitun.
4. Rajin Berolahraga
Aktivitas fisik membantu menjaga jantung tetap kuat dan mencegah penurunan massa otot.
“Olahraga, jantung, dan massa otot saling berkaitan,” jelas dr. Antonius Andi Kurniawan, Spesialis Kedokteran Olahraga.
Lansia disarankan berolahraga 30 menit setiap hari dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan santai, latihan fleksibilitas, dan penguatan otot.
Dr. Andi menambahkan, “Intensitas ringan itu saat Anda masih bisa bernyanyi, sedangkan intensitas sedang ketika masih bisa berbicara saat berolahraga.”
5. Istirahat yang Cukup
Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan jantung. Lansia yang kurang tidur lebih berisiko mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung.
Untuk memperbaiki kualitas tidur, hindari kafein dan nikotin, tidur serta bangun di jam yang sama setiap hari, dan pastikan kamar tidur dalam kondisi tenang, sejuk, dan minim cahaya.
6. Kendalikan Stres
Stres kronis dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Karena itu, lansia perlu melatih diri untuk mengelola stres dengan bijak.
Beberapa cara sederhana antara lain berjalan santai, bersosialisasi, tertawa, menonton film ringan, berdoa, atau melakukan meditasi.
Menjaga Jantung, Menjaga Umur
Seiring bertambahnya usia, jantung menjadi lebih kaku dan arteri makin mengeras, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Karena itu, menjaga kesehatan jantung sebaiknya dimulai sejak usia 50-an agar manfaatnya terasa di dekade berikutnya.
“Jika Anda baru mulai peduli di usia 70 atau 80 tahun, mungkin sudah terlambat,” kata Dr. Forman.
Namun, bagi siapa pun yang mulai sekarang, tidak ada kata terlambat untuk hidup lebih sehat dan menjaga jantung tetap kuat.
