Tips Lansia

Mengapa Orang Korea Hidup Lebih Lama? Ini Sebabnya

1445

Golansia.com – Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan angka harapan hidup terpanjang di dunia. Dalam beberapa dekade terakhir, angka harapan hidup penduduk negara tersebut telah meningkat secara signifikan.

Pada tahun 1960, diasumsikan bahwa mayoritas warga Korea Selatan berusia tidak lebih dari 55 tahun. Meskipun demikian, negara ini telah mencapai kemajuan besar. Saat ini mereka dapat mengharapkan umur yang sangat panjang dengan rata-rata di atas 80 tahun.

Perkiraan menunjukkan bahwa kesenjangan ini akan melebar dalam waktu dekat. Faktanya, Korea Selatan diperkirakan akan menjadi pemimpin dunia dalam hal angka harapan hidup pada akhir dekade berikutnya. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam majalah Lancet memperkirakan bahwa pada tahun 2030, rata-rata harapan hidup perempuan di Korea Selatan akan melebihi 90 tahun.

Selain itu, peningkatan yang cukup besar di kalangan laki-laki diperkirakan terjadi di negara ini. Dalam studi Lancet di Imperial College London, Organisasi Kesehatan Dunia, Universitas Northumbria dan Universitas Washington, para peneliti mengembangkan model baru untuk memprediksi harapan hidup di masa depan di 35 negara menggunakan 21 prediktor.

Melansir dari Vox media pada Senin (8/7/2024), hasilnya menunjukkan bahwa Korea Selatan memiliki angka harapan hidup perempuan dapat melonjak dari 84 tahun pada 2010 menjadi 91 tahun pada 2030. Sedangkan untuk laki-laki di Korea Selatan juga diperkirakan akan memimpin angka harapan hidup dunia, yakni mencapai usia 84 tahun pada 2030.

Lalu, apa yang menyebabkan orang Korea hidup lebih lama?

Alasan utama penyebab orang Korea dapat hidup lama adalah penurunan angka kematian bayi, penurunan penyakit kardiovaskular (khususnya stroke), dan penurunan angka kanker perut. Korea Selatan melakukan banyak hal dengan benar dalam hal akses layanan kesehatan, itulah sebabnya peningkatan angka harapan hidup begitu meluas.

Ini merupakan contoh lain dari pentingnya akses yang adil terhadap layanan kesehatan, sesuatu yang telah berhasil diberikan oleh Korea Selatan dan banyak negara maju lainnya kepada warganya. Hal tersebut disebabkan karena negara ini mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan, sehingga berdampak pada peningkatan gizi dan akses terhadap layanan kesehatan dan teknologi medis di seluruh masyarakat.

Korea Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat selama 50 tahun terakhir, dengan pendapatan nasional bruto per kapita meningkat mulai kurang dari 100 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1 juta pada 1960 menjadi 20.045 dolar AS atau sekitar Rp327 juta pada 2007.

Dalam konteks ini, Korea Selatan telah menunjukkan bahwa investasi dalam akses layanan kesehatan yang adil dan berkualitas dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam angka harapan hidup. Ini dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain yang ingin meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup warganya.

Diadaptasi sebagian perubahan dengan AI

Sumber: okezone

Exit mobile version