Tips Lansia

Peneliti Ungkap Rahasia Lansia Tetap Fit, Olahraga HIIT Disebut Paling Efektif Jaga Otot dan Bakar Lemak

152
HIIT untuk lansia
lansia indonesia sedang berolahraga agar sehat dan kuat

Golansia.com — Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa tidak semua jenis olahraga memberikan manfaat yang sama bagi orang lanjut usia (lansia). Meski berbagai latihan fisik dapat membantu menurunkan lemak tubuh, hanya olahraga tertentu yang terbukti mampu menjaga massa otot tetap stabil seiring bertambahnya usia.

Penelitian tersebut menemukan bahwa latihan High-Intensity Interval Training (HIIT) menjadi metode olahraga paling efektif untuk membantu lansia mempertahankan massa otot tanpa lemak sekaligus mengurangi lemak tubuh.

Temuan ini dinilai penting karena kehilangan massa otot merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada usia lanjut. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan tubuh, keseimbangan, hingga kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari.

Penelitian Pantau Lansia Selama Enam Bulan

Penelitian dilakukan oleh tim ahli fisiologi olahraga dari University of the Sunshine Coast (UniSC), Australia.

Dalam studi tersebut, para peneliti memantau sejumlah lansia sehat berusia di atas 70 tahun selama enam bulan. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jenis latihan yang dijalani.

Kelompok pertama melakukan latihan intensitas tinggi atau HIIT. Kelompok kedua menjalani olahraga intensitas sedang, sedangkan kelompok ketiga melakukan latihan intensitas rendah.

Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok memang mengalami penurunan lemak tubuh dalam jumlah sedang. Namun, hanya kelompok HIIT yang mampu mempertahankan massa otot tanpa lemak.

Sementara itu, peserta yang menjalani olahraga intensitas sedang memang berhasil menurunkan lemak tubuh, tetapi juga mengalami sedikit penurunan massa otot.

Peneliti utama, Dr. Grace Rose, menjelaskan bahwa menjaga massa otot sangat penting bagi lansia karena otot memiliki peran besar dalam menjaga kekuatan fisik, keseimbangan tubuh, hingga metabolisme.

Mengapa Massa Otot Penting pada Lansia?

Seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami mengalami penurunan massa otot apabila tidak dilatih secara rutin. Di sisi lain, lemak tubuh justru cenderung meningkat, terutama di area perut.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga gangguan mobilitas.

Karena itu, olahraga yang mampu membakar lemak sekaligus mempertahankan otot dinilai jauh lebih efektif dibanding olahraga yang hanya fokus pada penurunan berat badan.

Selain menjaga massa otot, penelitian juga menemukan bahwa latihan HIIT membantu memperbaiki distribusi lemak tubuh, khususnya lemak di area perut yang sering dikaitkan dengan risiko penyakit metabolik.

Apa Itu HIIT?

HIIT atau High-Intensity Interval Training merupakan metode olahraga yang mengombinasikan aktivitas intensitas tinggi dalam waktu singkat dengan jeda istirahat singkat secara berulang.

Contohnya adalah berjalan cepat, bersepeda, atau gerakan kardio intens selama beberapa detik hingga tubuh terasa sangat aktif, lalu diikuti masa pemulihan sebelum mengulang kembali latihan.

Menurut Profesor Madya UniSC, Mia Schaumberg, pola latihan seperti ini memberi rangsangan lebih besar pada otot sehingga tubuh terdorong untuk mempertahankan jaringan otot, bukan memecahnya menjadi sumber energi.

Hal inilah yang diduga membuat HIIT lebih efektif dibanding olahraga intensitas sedang maupun rendah dalam menjaga komposisi tubuh lansia.

Pola Makan Sehat Ikut Berperan

Selain olahraga, penelitian tersebut juga menyoroti pentingnya pola makan sehat dalam menjaga berat badan dan kesehatan lansia.

Studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal Menopause menemukan bahwa perempuan pascamenopause yang mengganti sebagian protein hewani dengan protein nabati mengalami penurunan berat badan lebih baik.

Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, dan biji-bijian utuh dinilai lebih rendah kalori namun kaya serat sehingga membuat tubuh kenyang lebih lama.

Para peneliti menilai kombinasi olahraga HIIT dan pola makan sehat berbasis protein nabati dapat menjadi strategi efektif untuk membantu lansia menjaga berat badan ideal sekaligus mempertahankan kekuatan otot di usia lanjut.

Meski begitu, lansia tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis atau pelatih profesional sebelum memulai latihan HIIT agar program olahraga dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Exit mobile version