Waspadai 5 Peringatan Dini Serangan Jantung

0
55

GOLANSIA.COM – Cara kita menyikapi permasalahan dalam kehidupan, nyatanya berefek pada organ jantung kita. Jika kita mampu menenangkan fikiran dan keadaan, tentu jantung juga ikut tenang. Kondisi sebaliknya akan terjadi saat kita menyikapi permasalahan dengan ketegangan dan kepanikan.

Cara kita menyikapi permasalahan dalam kehidupan, sangat berpengaruh pada kesehatan jantung kita.

Fakta ini diungkap Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam situs website resminya.

“Berdasarkan studi, tipe kepribadian tertentu yang mudah tegang, selalu tergesa-gesa, dan sulit relaks memang cenderung lebih berisiko mengalami gangguan jantung…Cara Anda bereaksi lah yang membuat jantung tertekan. Depresi, terisolasi, kurang bersosialisasi biasanya yang akan berakibat negatif pada kondisi jantung” demikian fakta tersebut disampaikan.

Jika sudah memiliki gangguan pada jantung, maka bisa mengakibatkan serangan jantung. Fakta lain diungkap dr Gunawan Setiadi, MPH. “Sekitar dua pertiga penderita serangan jantung meninggal sebelum sampai ke rumah sakit. Pada penderita yang bisa mencapai rumah sakit , sekitar seperempat hingga separuhnya tidak bisa tertolong,”

Dr Gunawan Setiadi, adalah dokter lulusan Fakultas Kedokteran UGM dan mendapat gelar Master of Public Health dari School of Public Health, University of North Carolina at Chapel Hill, Amerika Serikat.

Selain itu, dr Gunawan juga menyampaikan kabar gembira terkait serangan jantung, sebab ada peringatan dini yang patut kita waspadai,  “Ada kabar baiknya. Sekitar sebulan sebelum terkena serangan jantung, sering muncul peringatan dini. Ada 4 hingga 7 tanda tanda awal yang perlu dikenali dan harus segera ditindak lanjuti agar jangan sampai terjadi serangan jantung.”

Apa saja yang harus diwaspadai terkait peringatan dini serangan jantung? Simak penjelasan berikut ini :

  1. Pusing

Kepala terasa ringan dan seperti mau pingsan, seperti melayang atau berputar. Hal ini menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Bagi penderita Hypokalemia atau kekurangan kalium, gejala ini sering kali juga terasa. Mengingat kalium juga dibutuhkan untuk gerak otot jantung. Jadi jangan abai, tetap sampaikan tanda ini pada petugas kesehatan yang memeriksa.

 

  1. Mual

Gangguang pencernaan seperti mual muntah memang gejala dari banyak kondisi, sama halnya dengan pusing kepala, namun demikian bukan berarti abai, segera cari tahu apa penyebab mual yang dialami, sebab jika mual tersebut merupakan tanda dari tubuh akan gangguan jantung yang dapat menyebabkan serangan jantung, maka semakin cepat diketahui, semakin cepat ditangani.

 

  1. Sesak Nafas

Kegiatan berfafas tidak lega atau sesak nafas, bisa terjadi saat berada di ketinggian, suhu yang ekstrim dan juga aktivitas fisik. Sesak nafas juga merupakan salah satu pertanda serangan jantung, itu dapat dirasakan seperti nafas yang susah disertai atau bahkan tidak disertai rasa tidak nyaman. Waspada, jika merasakan sesak nafas yang tidak biasa ada baiknya berkonsultasi dengan dokter akan kondisi tersebut.

 

  1. Berkeringat

Lagi-lagi jika berkeringat adalah kondisi yang wajar, namun jika berkeringat yang tidak biasa atau bahkan berkeringat dingin, bisa jadi ini juga merupakan tanda atau peringatan dini akan serangan jantung.

 

  1. Tidak Ada Peringatan Sama Sekali

Mengalami serangan jantung diam atau silent heart attack disaat tidak memiliki gejala sama sekali, dalam hal ini serangan jantung mungkin tidak diketahui, kemungkinan peringatan atau tandanya hanya berlangsung sekitar 10 menit dan mungkin datang tiba-tiba dan semakin memburuk.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan bahwa seringkali, tidak ada gejala penyakit yang mendasari pembuluh darah. Rasa sakit atau ketidaknyamanan di tengah dada, rasa sakit atau ketidaknyamanan di lengan, bahu kiri, siku, rahang, atau punggung menjadi hal yang perlu diwaspadai.

Dari peringatan dini tersebut, WHO menyatakan bahwa seorang wanita lebih mungkin mengalami, mual, muntah, sesak napas, dan nyeri punggung atau rahang dibandingkan dengan pria.

Penulis : Basagita

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here