Tips Menghindari Nyeri Pada Otot

0
242
jaringan otot

Penting lho, untuk mengetahui beragam tips menghindari nyeri otot. Hampir semua orang pernah mengeluhkan rasa nyeri pada otot. Sebetulnya, nyeri dapat dianalogikan sebagai alarm alami pada tubuh. Yang mulai menyala, saat tubuh membutuhkan perlindungan. Jadi, ketika nyeri datang, berarti ada suatu yang tak beres terjadi pada bagian tubuh Anda. yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mengurangi rasa nyari dan mengatasi pemicunya.

Namun, sayangnya banyak yang salah kaprah. Ketika merasakan nyeri pada tubuh, misal otot, yang dilakukan adalah menghilangkan rasa nyerinya saja. Tanpa mencari tahu pemicunya, apalagi mengatasinya. Yang ada, nyeri akan terus datang berulang sebelum pemicu utamanya disembuhkan.

Seputar Nyeri Otot yang Perlu Anda Ketahui

otot

Anda pasti pernah merasakan nyeri pada otot, baik itu yang ringan ataupun yang berat sekalipun. Nyeri otot biasa juga disebut dengan myalgia.meskipun nyeri pada otot semacam ini seringnya menyerang orang dewasa dan lansia, namun tak jarang nyeri otot juga terjadi pada remaja. Otot yang terdiri dari filamen protein ini, sebetulnya memiliki panjang dan bentuk yang sangat fleksibel. Tak hanya sekedar untuk membentuk tubuh namun, otot juga memiliki fungsi penggerak baik organ terluar hingga organ dalam. Untuk itulah, menjaga kesehatan otot sangat penting. Agar kinerjanya optimal.

Nyeri otot biasanya muncul dan terjadi beberapa hari saja. Bahkan ada yang hanya hadir dalam hitungan jam dan membaik secara sendirinya. Namun, terkadang ada pula nyeri otot yang terjadi dalam rentang waktu yang lebih lama. Nah, jika demikian, segera lakukan konsultasi dengan tenaga medis, agar mendapatkan terapi yang tepat danAnda bisa cepat sembuh.

Semua bagian tubuh memiliki kemungkinan terserang nyeri. Dan yang sering terjadi dibeberapa bagian utama penggerak tubuh. Seperti persendian, leher, punggung, lutut, pergelangan tangan dan kaki. Pada kasus yang lain, nyeri otot juga dapat menyerang betis dan paha. Secara umum, nyeri otot terbagi menjadi dua, yakni lokal dan difusi. Pada nyeri otot atau myalgia lokal, rasa sakit yang di rasakan hanya pada satu bagian tubuh saja. Sedangkan pada nyeri otot atau myalgia difusi, rasa nyerinya menyebar, dari satu bagian tubuh merambat ke bagian tubuh lainnya. nyeri semacam ini biasanya diawali dengan rasa tegang pada otot, sakit, kesemutan hingga nyeri yang tak tertahankan.

Sebagai langkah pertolongan pertama untuk menanggulangi rasa nyeri tersebut, Anda dapat mengkonsumsi obat yang memiliki kandungan analgesik atau penghilang rasa nyeri seperti paracetamol, ibu profen, aspirin, atau pun asam mefenamat. Yang harus Anda ingat, obat-obat tersebut hanya bekerja untuk meredakan nyerinya saja. Bukan menyembuhkan penyakitnya.

Nyeri pada otot bisa disebabkan oleh berbagai hal. Yang paling umum terjadi adalah adanya inflamasi atau peradangan. Hal ini dapat disebabkan oleh kerja otot yang terlalu berat, olah raga tanpa pemanasan, dapat pula terjadi akibat dari konsumsi obat-obat tertentu. Selain itu nyeri otot juga dapat terjadi karena usia. Dengan bertambahnya usia seseorang, tulang rawan yang biasa menjadi bantalan otot dan sendi semakin menipis. Lalu, adapula yang disebabkan oleh cidera fisik. Seperti keseleo atau terkilir.

Menyembuhkan Nyeri Otot Tanpa Kambuh Lagi

Tips menghindari nyeri yang pertama adalah mengenali kemampuan diri sendiri. Setiap individu memiliki kapasitas berbeda dalam melakukan sesuatu hal. Saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, melebihi batas kemampuan Anda, maka kerja sistem muskuloskeletal juga menjadi berat. akumulasi yang yang terjadi setiap hariny amembuat otot menjadi tegang dan terasa kaku. Orang awam biasa menyebutnya dengan kelelahan atau kecapekan.

Persiapan fisik yang cukup sebelum melakukan aktifitas otot, seperti berolah raga, harus dilakukan. Ini yang biasa di sebut dengan pemanasan. Peregangan otot yang dilakukan sebelum olah raga dapat memperkecil resiko cidera. Tak hanya itu, peregangan otot saat pemanasan berfungsi untuk menjaga fleksibilitas dan elastisitas otot. Sehingga otot lebih siap untuk ‘bekerja’. Tak hanya pemanasan, Anda juga perlu melakukan pendinginan untuk menormalkan kembali suhu dalam tubuh setelah melakukan ‘pembakaran’. Ini juga tak kalah pentingnya lho. untuk apa? Agar tubuh berada dalam kondisi relaks dan mengurangi ketegangan pada otot. Jadi, bekerja boleh saja, namun jang lupa istirahat.

Mencegah Nyeri Otot Datang Lagi

Untuk menghindari nyeri pada otot, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan. Yang pertama, menjaga asupan cairan tubuh agar tubuh tetap terhidrasi. Semakin banyak aktifitas tubuh yang Anda lakukan, semakin banyak energy yang Anda keluarkan, semakin banyak pula kebutuhan nutrisi dan cairan yang harus Anda penuhi. Yang kedua, jangan segan untuk menerima sinar matahari pagi, yang mengandung vitamin D. Selain baik untuk tulang, Vitamin D juga baik untuk menjaga kesehatan otot. Lagi pula, apabila tulang Anda kuat, akan lebih maksimal dalam mendukung kerja otot bukan?

Stress juga dapat memicu nyeri otot. Kondisi stress dapat menyebabkan otot-otot menegang, terutama di bagian-bagian tubuh tertentu. Seperti pundak, leher dan punggung. Kenapa demikian? Saat Anda stress, secara otomatis tubuh melepaskan hormon tertentu. Bahkan, stress akut dapat membuat otot semakin sulit untuk digerakkan. Lalu, untuk mencegah nyeri otot datang lagi, adalah dengan membiasakan dir berolah raga secara rutin. Dengan begitu tubuh akan terbiasa, karena otot telah terlatih untuk melakukan kegiatan olahraga. Selain itu, olahraga mampu meningkatkan sirkulasi darah.

Dimana, nutrisi dan oksigen dibawa keseluruh tubuh saar darah beredar, termasuk otot.
Tips menghindari nyeri pada tubuh yang paling utama adalam keseimbangan. Tubuh, membutuhkan aktifitas juga relaksasi. Untuk melakukan aktifitas dengan maksimal, tubuh membutuhkan bahan bakar terbaik yang berasal dari asupan makanan yang mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Ingin sehat? Sayangi tubuh Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here