Pneumonia Penyakit Paru Yang Paling Sering Menyebabkan Kematian

0
27
pneumonia

Cukup mengkhawatirkan jika mendengar tingginya kasus balita yang terkena penyakit paru bernama pneumonia. Dari beberapa kasus tersebut, 15 persen dari pasien balita pneumonia mengalami kematian.
Apakah ini penyakit yang hanya menyerang balita? Menurut penelitian, ini penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Hanya saja, mereka yang memiliki daya tahan yang rendah yang sangat mudah terkena penyakit paru. Dalam hal ini, balita sangat rentan karena kekebalan tubuh yang rendah. Begitu juga dengan lansia.

Itulah mengapa penyakit paru yang satu ini harus diantisipasi. Balita dan lansia yang paling mudah terkena. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari hal ini. Tentu ini sangat bisa dimengerti mengingat penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

Gejala Pneumonia Yang Sama Sekali Tidak Terlihat Berbahaya

Banyak sekali pasien yang sudah terlambat ketika divonis terkena penyakit paru pneumonia ini. Pasalnya, gejala yang muncul memang tidak terlihat berbahaya. Contohnya saja batuk-batuk. Bukankah ini gejala yang biasa? Bahkan, tidak jarang orang yang merasa batuk biasa. Hanya saja, karena batuk tersebut tidak kunjung sembuh setelah minum obat batuk, mereka memeriksakan kondisi kesehatannya di dokter. Baru kemudian ketahuan jika ternyata ini bukan batuk biasa, melainkan batuk gejala pneumonia.

Oleh sebab itu, jangan sepelekan batuk. Bahkan, sangat disarankan ketika batuk Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat batuk. Akan lebih baik jika Anda periksakan dulu ke dokter. Maka dokter akan memberikan resep yang tepat. Barangkali saja itu gejala pneumonia. Jadi, dokter akan memberikan pencegahan lebih dini. Selain batuk, ada juga gejala sepele lainnya. Mungkin Anda juga perlu mencatat gejala pneumonia itu apa saja.

Gejala Penyakit Pneumonia

1. Sesak Nafas Disertai Rasa Sakit Di Bagian Dada

Pneumonia ini merupakan penyakit paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karena yang diserang adalah paru, maka penderita akan merasakan perih dan sakit pada bagian dada. Jika ini disertai dengan sesak nafas, ini bukan penyakit paru biasa. Ini salah satu tanda pneumonia.

2. Sering Berkeringat Dingin

Terkadang, pneumonia yang ditandai dengan seringnya berkeringat dingin. Ini akibat paru yang tidak bekerja maksimal.

3. Demam

Meskipun tidak selalu, namun demam juga termasuk ke dalam gejala pneumonia. Karena baru-baru ini baru ditemukan fakta bahwa demam juga gejala pneumonia, para ahli kesehatan mengharapkan agar setiap orang tidak menyepelekan demam. Bahkan, demam ini menjadi gejala berbagai masalah kesehatan serius, tidak hanya pneumonia.

Setidaknya tiga gejala tersebut yang muncul ketika seseorang terkena pneumonia.
Dampak Komplikasi Yang Paling Dikhawatirkan
Anda bisa bayangkan sendiri bagaimana jika organ yang memasok udara tidak bekerja secara maksimal. Padahal udara inilah yang menentukan bagamana organ di dalam tubuh Anda berfungsi dengan baik.

Oleh sebab itu, bisa dipastikan ketika seseorang divonis terkena penyakit paru-paru berupa pneumonia, ia akan berpotensi mengalami penyakit lain. Yang pasti, organ tubuh lainnya mungkin tidak bisa bekerja dengan baik. Akibatnya, muncullah berbagai penyakit lainnya.
Umumnya, yang terjadi adalah penumpukan cairan. Ini terlihat di jaringan yang melapisi paru-paru. Jika ini tidak segera ditangani, pasien akan mengalami gangguan paru-paru hingga akhirnya menyebabkan kematian.

Saat ini, penyakit paru ini menjadi concern berbagai negara maju. Karena faktanya penyakit ini juga dialami oleh kebanyakan orang di berbagai belahan dunia. Ini disebabkan virus, jamur, atau bakteri yang ada di udara yang bisa masuk ke paru-paru.

Pencegahan Pneumonia Ternyata Tidak Sulit

Pada dasarnya, virus, jamur, ataupun bakteri tidak akan dengan mudah menyerang seseorang jika ketahanan tubuhnya tinggi. Sayangnya, ketahanan tubuh seseorang bisa turun karena berbagai hal. Untuk lansia, ini menjadi kodrat di mana ketahanan tubuhnya pasti menurun. Itulah mengapa lansia cukup rentan terkena penyakit paru yang satu ini.
Mencegah harus dilakukan. Tidak ada cara yang lebih tepat dan bijak selain melakukan pencegahan. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan.

3 Langkah Pencegahan Penyakit Pneumonia

1. Vaksinasi

Sebenarnya, apa yang dilakukan oleh pemerintah dari dulu hingga sekarang sudah tepat. Pemberian vaksinasi mulai dari bayi hingga dewasa menjadi cara paling ampuh untuk meminimalisir bahkah menghentikan penyebaran virus, bakteri, atau jamur penyebab penyakit. Salah satunya penyakit paru pneumonia ini.

Maka dari itu, cukup disayangkan jika masih ada yang menolak program vaksinasi. Penolakan ini tidak hanya berbahaya bagi orang yang menolak tapi juga orang lain yang sudah divaksinasi. Karena bisa saja virus menjadi semakin kuat ketika menyerang orang yang tidak tervaksinasi. Dan akhirnya virus tersebut pun mampu menyebar ke orang yang sebenarnya sudah tervaksinasi. Karena bagaimanapun juga, vaksinasi ini hanya salah satu dari sekian banyak cara mencegah pneumonia.

2. Memakai Masker

Jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya gunakan masker. Terutama ketika Anda berada di bus, kereta, atau moda transportasi umum lainnya.

3. Selalu Cuci Tangan Sebelum Makan

Bukan hanya virus, melainkan bakteri serta jamur pun bisa menjadi penyebab pneumonia. Dan bakteri serta jamur ini biasanya masuk melalui makanan atau tangan kotor yang Anda gunakan untuk makan. Oleh sebab itu, sebisa mungkin Anda cuci tangan kapanpun Anda akan makan.

Nah, mudah kan cara pencegahan penyakit paru pneumonia ini? Sekarang, tinggal komitmen saja yang dibutuhkan apakah mau melakukan pencegahan yang sangat mudah dilakukan tersebut atau tidak. Penyadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan tangan menjadi kunci utama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here