Mengenal Jenis Kanker “Cholangiocarcinoma” yang Sering Dialami Lansia

0
40

Cholangiocarcinoma (Kanker saluran empedu) adalah penyakit kanker yang terjadi pada saluran empedu. Kanker jenis ini sering kali ditemukan pada Lansia, yakni sekitar usia 50 tahun ke atas. Apa dan bagaimana Kanker Saluran Empedu itu?

Pada peringatan Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari, Badan Kesehatan Dunia  (WHO) menyampaikan bahwa antara 30 dan 50% kanker dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko dan menerapkan strategi pencegahan. Maka menjadi sangat penting untuk mendeteksi dini, termasuk mengenali jenis kanker yang satu ini.

 

Anatomi Saluran Empedu Sumber : National Cancer Institute (www.cancer.gov)

Kasus Kanker yang Jarang Terjadi
Dari sekian banyak kasus kanker, kanker saluran empedu merupakan kasus yang langka atau jarang terjadi, karena sel-sel yang tumbuh abnormal terbentuk pada saluran empedu. Pasien penderita penyakit hati tertentu dinyatakan dapat meningkatkan risiko kanker saluran empedu.

Tanda-tanda paling khas dari kanker saluran empedu adalah pasien mengalami penyakit kuning dan nyeri di perut.

Saluran empedu adalah sebuah saluran yang berperan penting dalam membawa cairan empedu. Saluran empedu inilah yang menghubungkan hati dengan kantung empedu yang menuju ke usus halus. Cairan empedu itu sendiri memiliki fungsi dalam pencernaan lemak yang terkandung dalam makanan yang kita konsumsi.

 

Dua Jenis Kanker Saluran Empedu
Ketika makanan sedang dicerna, empedu yang disimpan di kantong empedu dilepaskan dan melewati duktus sistikus ke duktus biliaris komunis dan masuk ke usus kecil.

Ada dua jenis kanker saluran empedu:

  1. Perihilar cholangiocarcinoma

Kanker ini terbentuk pada bagian hilum, yaitu lokasi tempat saluran empedu kiri dan kanan menyatu menjadi saluran hepatik.

  1. Distal cholangiocarcinoma

Kanker ini terbentuk pada bagian distal, yaitu lokasi tempat saluran hepatik melewati pankreas.

 

Tanda-Tanda Kanker Saluran Empedu
Berikut kondisi yang perlu diperhatikan dan bisa saja menjadi kewaspadaan :

  1. Penyakit kuning (menguning nya kulit atau bagian putih mata).
  2. Urin berwarna gelap.
  3. Feces berwarna pucat.
  4. Nyeri di perut.
  5. Demam.
  6. Kulit yang gatal.
  7. Mual dan muntah.
  8. Penurunan berat badan karena alasan yang tidak diketahui.

 

Apa yang Harus Dihindari?
Mengurangi risiko agar dapat terhindar dari Kanker Saluran Empedu adalah :

  1. Tidak Merokok
  2. Mengurangi risiko penyakit hati seperti mengontrol konsumsi gula, melengkapi imunisasi dengan vaksin Hepatitis B, menghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril dsb.
  3. Menghindari konsumsi alkohol
  4. Mempertahankan berat badan ideal
  5. Dan yang paling mengasyikkan adalah menjaga pola hidup yang sehat. Tetap ber olahraga dan makan dengan kecukupan nutrisi yang baik.

 

Jangan tunda, segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala kanker saluran empedu saat merasakan sakit perut dan merasa kelelahan, serta perubahan warna kulit menjadi kuning yang terjadi secara terus-menerus.

Perhatikan juga faktor risikonya, jadi tidak perlu panik dan tergesa-gesa memastikan sakit sendiri tanpa adanya diagnosa dari dokter. Salam Sehat Selalu.

Basagita

Sumber : National Cancer Institute (www.cancer.gov)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here