Makanan Pembasmi Penyakit Kolesterol

Kadar kolesterol normal dalam darah ada pada angka 160-200 mg

0
388
plasma darah

Penyakit kolesterol banyak diderita oleh seseorang yang berusia diatas 50 tahun. Namun, bukan tidak mungkin juga dapat ada pada seseorang dengan usia lebih muda. Penyebabnya apalagi, kalau bukan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh. Ini sangat jahat untuk tubuh Anda.

Kadar kolesterol normal dalam darah ada pada angka 160-200 mg. Nah, pada kasus tertentu, seseorang memiliki kadar kolesterol dalam darah yang melebihi batas wajar tersebut. Jika tak segera di atasi dengan baik, bukan tak mungkin dapat membahayakan nyawa Anda. Karena, kadar kolesterol tinggi dalam darah ternyata dapat memicu serangan jantung, stroke hingga kematian. Gejala yang dirasakan saat mengalami kenaikan lemak sterol seperti leher bagian belakan terasa kaku dan sering mengalami pusing. Nah, apabila Anda sudah memasuki usia 45 tahun, ada baiknya untuk melakukan cek kadar kolesterol secara berkala.

Menu Sehat Untuk Menjaga Kadar Kolesterol

Sebenarnya, kolesterol memiliki fungsi penting untuk tubuh. Dalam batas ukuran yang normal, kolesterol membantu proses regenaris sel-sel baik tubuh yang rusak. Selain itu, kolesterol juga berfungsi untuk memproduksi hormon dalam tubuh dan juga untuk membantu pembentukan vitamin D.

Namun, dalam jumlah yang diluar batas, kolesterol sangat berbahaya. Karena, menumpuknya kolesterol akan membentuk kerak pada pembuluh darah. Sehingga jalur yang seharusnya dapat dilewati darah dengan lancar, akan mengalami penyempitan. Jika sudah begitu, pasokan darah ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Itulah yang membuat kerja jantung semakin berat dan dapat menyebabkan stroke, bahkan pecah pembuluh darah.

Untuk itu, diperlukan beberapa treatment, agar tubuh tetap sehat dengan kadar kolesterol terkendali. Yaitu, dengan menjaga pola makan dan berolahraga. Beberapa jenis makanan dan minuman berikut Ini, selain enak juga dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Kacang-kacangan

Mengapa keluarga kacang sangat baik untuk mengendalikan kadar kolesterol? Karena kacang-kacangan memiliki kandungan lemak tak jenuh. Selain itu, ia juga mengandung protein, vitamin E,serat, magnesium dan kalium. Mengkonsumsi kacang-kacangan dalam jumlah tertentu, sekitar 1-2 ons dalam sehari, mampu menurunkan 5-6% kadar kolesterol dalam darah Anda lho.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat Anda selipkan dalam menu harian Anda seperti susu kedelai, puding kedelai, tahu, tempe, dan menu lain tanpa tambahan gula ya.

Buah dan Sayuran

Karena bebas lemak jenuh, maka Ada baiknya Anda mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari. Meskipun dalam jumlah besar, tak akan memberi efek negatif pada tubuh. Selain itu, buah dan sayur memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga mampu membuat Anda lebih cepat kenyang dan tak mudah lapar. Beberapa buah yang dapat Anda konsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol adalah alpukat segar tanpa tambahan gula dan susu, apel, pir dan stroberi.

Sedangkan sayuran yang wajib masuk ke dalam menu harian Anda adalah brokoli, terong dan keluarga kubis. Oh ya, sebagai informasi, batas asupan makanan dengan lemak jenuh untuk tubuh adalah sebanyak 20 gram sehari, untuk wanita. Sedangkan untuk pria, sebanyak 30 gram sehari.

Beras Coklat

Bagi Anda yang memiliki penyakit kolesterol tinggi, sebaiknya mulai beralih untuk mengkonsumsi beras coklat. Selain memiliki nutrisi dan serat yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, beras coklat juga rendah gula.

Omega 3 dan Lemak Tak Jenuh

Mengkonsumsi omega 3, dapat menjaga kestabilan darah. Selain itu, juga berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. Meskipun tak berdampak langsung pada kadar kolesterol, namun mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 dapat mennurunkan kadar trigliserida. Kandungan omega 3 dapat Anda temukan pada ikan.

Sedangkan lemak tak jenuh sangat penting untuk menurunkan kadar kolesterol. Beberapa sumber makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah lemak zaitun, biji-bjian (biji matahari), minyak sayur, dan kacang-kacangan. Sedangkan yang harus dihindari adalah minyak kelapa dan minyak sawit. Karena memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Mengatasi Kolesterol Secara Alami

Seiring dengan banyaknya bahaya kesehatan yang mengancam akibat dari kadar kolesterol yang tinggi, maka perlu dilakukan perubahan pola makan dan gaya hidup menuju yang lebih sehat. Olahraga, nyatanya mampu memperbaiki kondisi tubuh. Dengan melakukan aktifitas fisik secara rutin, paling tidak sebanyak 30 menit dalam sehari, anda sudah mampu membakar sebagian lemak dan gula berlebih.

Terutama, bagi Anda yang telah menginjak usia 45 tahun atau lebih, memiliki masalah obesitas, dan ada faktor genetik dengan kadar kolesterol tinggi. Namun, apabila Anda sudah terdeteksi memiliki kadar kolesterol diatas normal, yakni 160-200 mg, maka, beberapa cara alami berikut ini dapat dicoba.

Yang pertama, dengan meminum air jeruk nipis secara rutin, setiap pagi dan malam hari. Selain jeruk nipis, anda juga dapat menggunakan lemon. Caranya, dengan melarukan air jeruk nipis atau lemon dengan segelas air hangat, kurang lebih 200 ml. Kandungan flavaoid di dalamnya mampu menangkal radikal bebas, dan memperbaiki sel-sel baik dalam tubuh. Sehingga, dapat menurunkan kadar lemak jahat.

Yang kedua dengan mengkonsumsi bekatul bekatul adalah sisa penggilingan padi yang berbentuk tepung kasar. Kandunganya berupa Tokotrienol yang mampu menghambat kerja enzim untuk menumpuk kolesterol. Untuk mengkonsumsinya, dapat diolah dengan cara dikukus selama 30 menit atau di sangrai.

Penyakit kolesterol dapat dicegah dengan melakukan cek up secara rutin. Yang perlu di ingat, bahwa pola makan dan pola hidup selalu berjalan beriringan. Bertambahnya usia membuat kita semua pasti menua, tapi menjadi tua dan sehat adalah pilihan yang ada ditangan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here