Kenali dan Obati Penyakit Batuk Berdahak Dengan Cepat dan Tepat

0
47
sakit tenggorokan

Ketika penyakit batuk berdahak menyerang anda, itu berarti paru-paru Anda mengalami infeksi. Salah satu penyebab batuk berdahak yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan tak kunjung sembuh adalah Bronkiektasis.
Bronkiektasis timbul akibat kerusakan yang terjadi pada bronkus. Pada kondisi ini, terjadi produksi lendir berlebih, sehingga mengakibatkan batuk yang disertai dahak. Untuk mengatasinya, biasanya diberikan antibiotik untuk mengendalikan infeksi dan mengatasi peradangan yang terjadi pada paru. Selain itu juga akan diberikan obat untuk mengencerkan dahak agar lebih meudah dikeluarkan.

Bronkiaktasis: Gangguan Pernafasan Akibat Tak Mendapatkan Vaksin

gejala sakit tenggorokan

Batuk dapat digolongkan menjadi 3 jenis, berdasarkan masa durasi batuk terjadi. Batuk normal akan sembuh dalam waktu kurang dari 3 minggu. Sedangkan batuk sub akut, biasanya terjadi selama lebih dari 3 minggu, namun tak lebih dari 8 minggu. Dan ketika batuk terjadi dalam jeda waktu yang lebih dari itu yaitu, 8 minggu lebih atau bahkan tahunan, itu sudah masuk dalam kategori batuk kronis.

Salah satu batuk kronis disebabkan oleh Bronkiaktasis. Dimana ini terjadi karena pelebaran saluran pernafasan besar. Selain itu, juga disebabkan oleh terjadinya kerusakan yang menyebabkan saluran pernafasan ada pada kondisi abnormal. Bronkus yang seharusnya memiliki ukuran sedang, mengalami pembesaran. Kemudian silia yang berada didalamnya mengalami kerusakan. Sehingga terjadi penumpukan lendir.

Secara garis besar, bronkus terdiri dari beberapa lapisan yaitu sel untuk menghasilkan lendir, sel yang memiliki silia dimana bertugas untuk menyapu lendir agar dapat dikeluarkan melalui saluran pernafasan, dan beberapa sel-sel lain yang memiliki tugas untuk mempertahankan daya tahan tubuh dan melawan organisme lain. Nah, yang terjadi pada Bronkiaktasis, bronkus mengalami masalah dan terjadi kerusakan silia. Sehingga lendir yang seharusnya diarahkan oleh silia ke saluran pernafasan atas menumpuk. Sehingga terjadi kelebihan lendir dalam paru-paru.

Bronkiaktasis menimbulkan batuk berdahak. Beberapa gejalanya adalah batuk-batuk yang tak sembuh-sembuh dalam jangkawaktu yang lama, padahal sudah dilakukan pengobatan. Lalu, para penderita gangguan pernafasan semacam ini juga mengalami penurunan berat badan secara drastis. Jika diamati, penderita bronkiaktasis mengalami masalah bau mulut. Jika batuk, mengeluarkan lendir berwarna kehijauan, merah muda atau disertai darah. Itupun memiliki bau tak enak yang khas. Selain itu, batuk akan terasa semakin menjadi saat Anda berbaring atau tidur dalam posisi miring.

Gejala lainnya juga dapat dilihat secara fisik. Dimana penderita Bronkiaktasis memiliki warna kulit pucat kebiruan. Selain itu juga menampakkan wajah yang lesu, karena secara otomatis akan merasa mudah lelah. Dan tak dapat melakukan aktifitas fisik yang berat karena akan mudah terkena sesak nafas.

Beberapa hal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya Bronkiatasis adalah memberikan vaksin atau imunisasi campak dan DPT untuk mencegah pertusis (batuk rejan) pada bayi dan anak-anak. Kemudian dapat dilanjutkan dengan poemberian vaksin influenza secara berkala.

Namun, untuk Anda yang berusia dewasa, jangan menyepelekan batuk. Meskipun batuk adalah gejala dari gangguan pernafasan. Pemberian antibiotik sejak awal mampu mengantisipasi kerusakan pada sel saluran pernafasan. Selain itu, antibiotik juga dapat mengatasi peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Kemudian, Anda juga wajib menghindari asap beracun. Sudah menjadi rahasia umum, saat ini, pencemaran udara terjadi dimana-mana. Maka, memakai masker penutup hidung dan mulut dapat dilakukan untuk mengantisipasi terhirupnya asap beracun ke dalam saluran pernafasan.

Penyebab lain terjadinya Bronkiaktasis , bisa juga karena daya tahan tubuh yang rendah, faktor genetis atau keturunan, efek dari virus HIV, penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkoba, mengkonsumsi minuman alkohol dan beberapa kelainan auto imun dan sindrom.

Mengobati Bronkiaktasis, Batuk Berdahak Menahun

Gejala khusus pada batuk berdahak Bronkiaktasis adalah batuk yang terjadi secara terusu menerus setiap hari dengan disertai keluarnya lendir atau dahak. Kondisi seperti ini tentu sangat mengganggu kegiatan dan aktifitas sehari-hari. Untuk mengobatinya, biasanya diberikan terapi berupa obat dalam bentuk obat berupa antibiotik, bronkodilator dan ekspektoran.

Tujuan pengobatan adalah untuk mengatasi infeksi, mengobati peradangan, memperbaiki kerusakan dan mencegah komplikasi seperti penyumbatan saluran nafas hingga terbentuknya jaringan parut yang akan sangat berbahaya untuk jantung. Selain itu, akan diberikan terapi drainase postural untuk membuang lendir berlebih yang ada didaalam bronkus. Apabila terapi-terapi semacam itu tak memberikan reaksi positif, maka akan dilakukan pengangkatan Paru. Pembedahan Paru juga akan dilakukan apabila terjadi pendarahan hebat.

Untuk meringankan kondisi penderita Bronkiaktasis, Anda dapat mandi air hangat. Hal ini dapat membantu memperbaiki sirkulasi peredaran darah dan membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, mengganti konsumsi air minum dingin dengan yang hangat. Dan memperbanyak konsumsi makanan padat nutrisi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar mempercepat proses penyembuhan.

Apabila Anda mengalami gejala batuk berdahak menahun, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Semakin cepat ditangani tentu akan lebih mudah diatasi. Beberapa tahapan pemeriksaan yang harus dilewati dalam penyakit batuk adalah sebagai berikut:

Cek Dahak

Uji laboratorium untuk dahat dilakuan untuk melihat adanya virus, jamur atau bakteri yang terdapat didalam paru-paru atau saluran pernafasan

Rontgen

Dengan teknologi X ray, dapat diketahui kondisi paru-paru Anda

Tes darah

Selain untuk mengecek adanya gejala gangguan paru-paru, ini biasanya juga digunakan untuk mengetahui penyebab terjadinya batuk. Apakah murni akibat dari gangguan pada saluran pernafasan atau sekedar efek dari penyakit lain seperti HIV.

Semua uji laboratorium tersebut untuk mengetahui penyebab penyakit batuk berdahak. Setelah diketahui hasilnya, maka Anda kan mendapat diagnosa yang tepat untuk diberikan terapi yang pas. Pengobatan dilakukan dengan jenjang waktu tertentu dan harus dilakukan secara tuntas. Agar tak menimbulkan resistensi virus dan mencegah komplikasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here