Kapan Penyakit Batuk Kering Menjadi Bahaya?

0
679

Anda sedang terkena penyakit batuk kering? Umumnya batuk kering disebabkan oleh alergi. namun, ada juga yang disebabkan oleh virus. Yang pasti apabila di biarkan akan sangat mengganggu. Untuk itu, mengatasi batuk dengan tepat dan mudah adalah pilihan terbaik. lalu, apa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk ?

Pertama, kenali dulu apa yang menjadi pemicu terjadinya batuk. Karena, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan batuk. Batuk sendiri sebenarnya bukanlah penyakit. namun suatu respon tubuh saat ada ‘sesuatu’ yang mengganggu saluran pernafasan. Dan secara reflek , otak sebagai pusat pengendali saraf, memberikan instruksi pada tubuh untuk melakukan gerakan sebagai langkah mengatasi masalah pernafasan tersebut, dengan cara batuk.

Kenali Perbedaan Batuk Infeksi dan Batuk Alergi

Disebut dengan batuk kering, karena batuk ini tak mengeluarkan dahak. Sehingga penyebab utamanya sudah pasti bukan karena kelebihan cairan yang ada didalam saluran pernafasan atau paru-paru. Namun, bisa disebabkan oleh alergi atau infeksi virus lainnya.

infeksi virus yang dapat menyebabkan penyakit batuk kering adalah influenza atau Flu. Gejala nya seperti infeksi virus pada umumnya, yaitu demam, meriang, nyeri di beberapa bagian tubuh, mata berrair dan batuk pilek. Pada kondisi ringan, flu dapat sembuh sepenuhnya selama 7-10 hari. Namun, pada kondisi yang lebih berat bisa terjadi lebih dari itu.

Flu sangat berpeluang terjadi pada lansia dan anak-anak. Karena, daya tahan tubuh yang kurang baik. Apabila dalam setahun, Anda terkena flu sebanyak 6-7 kali, itu masih bisa dikatakan normal. Flu dapat dapat ditularkan melalui udara. Maka jika Anda sedang terkena Flu, hindari kontak dengan anak-anak dan orang tua. Sebaliknya, Anda juga sebaiknya menghindari kontak fisik secara langsung maupun hanya berdekatan saja dengan seseorang yang sedang terserang flu, tanpa menggunakan masker.

Selain flu, batuk kering ternyata dapat disebabkan oleh alergi. Bedanya, batuk pada alergi hanya muncul pada saat-saat tertentu saja. Dan, tak menimbulkan gejala semacam batuk infeksi. Jadi, tak disertai demam, meriang dan rasa nyeri. Namun, apabila tak diatasi, batuk alergi juga dapat mengakibatkan komplikasi lho. Beberapa  hal yang dapat mengakibatkan alergi adalah debu, bulu hewan, perubahan cuaca yang ekstrim, dan makanan atau minuman.

Batuk alergi dapat dikenali dengan intensitas batuk yang lebih sering saat terjadi kontak dengan alergen. Lalu, batuk alergi juga biasanya semakin sering ketika malam hari atau saat tidur. Kemudian, ada suara nafas khusus, seperti ‘mengi’. Tak jarang, batuk alergi juga diserta dengan gejala alergi lain seperti gangguan pada kulit dan pencernaan.

Sup Ayam Hangat Untuk Meringankan Batuk

Saat sedang sakit, berusahalah untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Hal ini sangat penting untung meningkatkan daya tahan tubuh. Saat Anda sedang sakit, tubuh bekerja keras untuk memulihkan kondisi Anda agar kembali fit dan prima. Untuk itu, tetaplah makan dan minum sesuai dengan kebutuhan.

Konsumsi air putih setidaknya 8 gelas dalam satu hari, sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan. Selain itu, air putih juga dapat menghilangkan keluhan tenggoran kering saat batuk. Alangkah lebih baik lagi apabila Anda mengganti asupan air putih Anda dengan air putih hangat.

Sup Ayam Hangat Untuk Meringankan Batuk

Untuk mempercepat masa penyembuhan, sup ayam hangat dapat menjadi pilah menu kaya nutrisi. Kaldu ayam dengan rempah dan tanaman herbal seperti seledri, bawang putih, dan daun bawang mampu mengisi kebutuhan tubuh akan antioksidan. Selain itu, kaldu ayam yang hangat dapat melegakan tenggorokan dan berperan dalam menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. Selain kandungan protein yang tinggi dari daging ayam yang mampu mempercepat proses pemulihan. Kemudian, sayuran yang ada didalam sup ayam, seperti wortel, brokoli dan tomat sangat kaya akan vitamin C. Sudah menjadi rahasia umum apabila vitamin C ini sangat ampuh untuk meningkatkan sistem imun.

Intensitas batuk yang tinggi seringkali meninggalkan luka di tenggorokan. Tak heran jika Anda merasakan sakit saat menelan. Untuk meringankan gejala semacam ini, Anda dapat berkumur air hangat yang telah dibubuhi dengan sedikit garam. Berkumur-kumur dengan menghadap ke atas. Lakukan selama 30-60 detik. Dan ulangi kegiatan semacam ini sebanyak 3-4 kali dalam sehari.

Cara lain yang dapat Anda pertimbangkan adalah dengan mengkonsumsi madu dan air lemon. Kedua hal ini sangat baik untuk meningkatkan sistem imun. Selain itu, madu dapat menenangkan tenggorokan yang teriritasi. Sedangkan air lemon kaya akan anti bakteri, anti oksidan dan anti inflamasi. Yang sangat baik untuk mengatasi peradangan.

Penyebab utama terjadinya batuk terus menerus adalah zat histhamin yang ada pada tubuh kita. Zat ini muncul secara otomatis dan alamiah ketika tubuh menerima benda asing yang tak dapat di toleransi. Efek dari histamin adalah tenggorokan menjadi kering. Sehingga menimbulkan rasa ingin batuk terus menerus. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengkonsumsi obat yang memiliki kandungan anti histamin. Namun begitu, sebelum mengkonsumsi obat tertentu, ada baiknya Anda melakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Terutama, jika batuk tak kunjung reda setelah melakukan perawatan sendiri dirumah.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan dari penyakit batuk  kering, selama durasi batuk masih normal. Namun, ketika sudah menginjak minggu ke dua belum mengalami perbaikan, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan terapi khusus. Yang perlu diperhatikan selain mengatasi gejala batuk nya, Anda juga harus menghindari berbagai macam hal yang dapat merangsang batuk. Seperti Rokok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here