Fakta Yang Membuat Anda Tidak Akan Menyepelekan Masalah Darah Rendah

0
51
darah rendah

Darah rendah sering dianggap sepele. Mungkin Anda salah satu orang yang merasakan hal tersebut. Jika Anda mengalami darah rendah, kemungkinan Anda hanya perlu istirahat sebentar atau minum obat penambah darah.
Sesederhana itukah? Ternyata tidak. Banyak yang tidak tahu jika sebenarnya masalah darah rendah ini tidak bisa diobati tapi diatasi. Maka dari itu, sekalipun Anda sudah mengkonsumsi obat darah rendah, tetap saja masalah tersebut bisa terjadi lagi, bukan?

Maka dari itu, ini bukan penyakit yang sekali mengkonsumsi obat penyakit tersebut akan hilang. Tidak. Bahkan, darah rendah ini bisa menyebabkan penyakit lainnya lho.
Tidak percaya?

Penyakit Berbahaya Mengintai Orang Yang Sering Darah Rendah

Tidak ada niat untuk menakut-nakuti. Akan tetapi, setelah Anda tahu informasi yang satu ini, setidaknya Anda bisa melakukan antisipasi dan pencegahan. Bukankah pencegahan itu lebih baik daripada pengobatan?

Para ahli kesehatan menemukan ada faktor risiko di mana orang yang sering terkena darah rendah berisiko terkena dua penyakit berikut ini.

Penyakit Yang ditimbulkan Akibat Darah Rendah

1. Penyakit Jantung

“Kok bisa?” Mungkin itu yang ada di pikiran Anda. Dan memang benar. Potensi penyakit jantung itu ada pada orang yang sering terkena tekanan darah rendah.

Kelihatannya tidak ada kaitan antara dua penyakit ini. Akan tetapi, perhatikan penjelasan ini. Tekanan darah rendah menyebabkan pasokan darah ke pembuluh koroner tidak cukup. Hal inilah yang bisa menyebabkan nyeri pada dada. Seperti yang sudah dijelaskan oleh para ahli kesehatan, nyeri pada jantung bisa saja tanda-tanda serangan jantung.

Pada dasarnya, orang yang sehat itu memiliki pasokan darah yang cukup dan aliran darah tersebut lancar. Terlalu tinggi tekanan darah juga tidak baik untuk jantung. Begitu juga sebaliknya.

2. Hipotensik Ortostatik

Ini istilah medis yang merujuk pada kondisi di mana seseorang sering pingsan secara tiba-tiba. Apakah Anda tahu mengapa orang pingsan? Ini disebabkan oleh darah mengumpul di pembuluh darah vena dan aliran darah tersebut tidak lancar.

Makanya, ada beberapa orang yang merasa pusing atau bahkan pingsan ketika berdiri dari duduk yang cukup lama. Itu terjadi karena aliran darah tidak lancar. Sementara, bagian pembuluh darah vena bagian bawah menjadi tempat berkumpulnya darah dalam jumlah yang banyak. Ketika mereka berdiri dari posisi duduk, maka akan muncul rasa pusing dan bahkan hal ini menyebabkan pingsan.

Jangan anggap pingsan itu masalah yang sepele ya. Bayangkan jika ada orang yang tekanan darahnya rendah dan pingsan ketika jalan sendirian. Lebih berbahaya lagi jika berkendara. Oleh sebab itu, darah rendah harus diatasi.
Mengapa Anda Berisiko Terkena Darah Rendah

Mungkin Anda merasa sama sekali tidak pernah mengalami darah rendah. Padahal, menurut survey kesehatan, siapa saja berisiko. Hanya saja, level risiko masing-masing orang berbeda-beda.

Bagaimana dengan Anda? Berikut ini faktor yang menentukan apakah Anda berisiko terkena darah rendah atau tidak.

1. Kekurangan Cairan

Dalam dunia medis, kekurangan cairan disebut dengan dehidrasi. Siapa sangka jika ternyata dehidrasi membuat orang berisiko mengalami darah rendah.

Dari survey yang dilakukan oleh para ahli kesehatan, orang yang mengalami dehidrasi rentan sekali terkena hipotensi ortostatik. Seperti penjelasan sebelumnya, hipotensi ortostatik merupakan kondisi di mana aliran darah kurang lancar. Ini bisa menyebabkan darah rendah dan bahkan pingsan.

2. Radang Parah

Anda tahu pankreatitis akut? Ini merupakan kondisi ketika cairan keluar begitu banyak dari pembuluh darah menuju ke bagian tubuh yang mengalami peradangan. Akibatnya, ada bagian tubuh yang kekurangan darah. Maka dari itu, orang yang mengalami peradangan yang cukup parah sangat berisiko terkena darah rendah.

3. Ulkus Lambung

Anda tahu apa itu ulkus lambung? Ini merupakan salah satu jenis gangguan pencernaan di mana keluar banyak darah atau yang juga disebut dengan pendarahan. Secara otomatis, ini akan menyebabkan darah rendah.

Oleh sebab itu, jangan sepelekan ketika Anda sering mengalami masalah pada bagian pencernaan. Segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Jangan sampai gangguan tersebut ulkus lambung.

Darah Rendah Tidak Perlu Diobati

Memang Anda bisa dengan mudah menemukan obat darah rendah di apotek. Banyak sekali merk obat darah rendah. Akan tetapi, tahukah Anda jika obat tersebut hanya untuk menaikkan darah seketika itu juga? Padahal, bisa saja darah kembali turun.
Makanya, dokter sekalipun tidak akan langsung memberikan resep berupa obat darah rendah. Bagi dokter, pemberian obat tersebut menjadi opsi paling akhir ketika memang pasien benar-benar membutuhkan. Jika masih bisa ditangani, maka obat tidak akan diberikan.

Oleh sebab itu, sebaiknya jangan langsung mengkonsumsi obat. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika darah rendah terus Anda alami.

  • Yang pertama, olahraga rutin. Tidak perlu olahraga yang menguras banyak tenaga. Yang diperlukan hanyalah memastikan aliran darah mengalir lancar. Makanya, lebih baik jalan santai setiap hari daripada olahraga berat seperti main futsal namun tidak rutin.
  • Yang kedua, konsumsi makanan yang mempelancar aliran darah di dalam tubuh. Contohnya saja bayam, buah alpukat, brokoli, dan makanan yang mengandung bawah putih serta kunyit.
  • Yang ketiga, hindari merokok. Merokok bisa merusak jantung. Dan jantung itu pemompa darah. Bagaimana darah bisa mengalir lancar jika pemompa tidak bekerja dengan baik?
    Nah, sekarang Anda sudah tahu kan mengenai darah rendah? Yang pasti, hindari mengkonsumsi obat darah rendah. Ini bukan cara yang bijak untuk mengatasi masalah yang satu ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here