Berbagai Menu Makanan Yang Dapat Mencegah dan Mengatasi Asam Urat

0
27
asam urat

Salah satu masalah kesehatan yang kini sedang banyak mengincar usia lanjut adalah Asam urat. Sebetulnya, apa sih penyakit asam urat itu? Asam urat sesungguhnya adalah salah satu dari komponen bahan makanan yang didapat dari Purin. Dimana, ada beberapa bahan makanan yang memang memiliki kandungan asam urat, yang seharusnya akan ikut terbuang melalui urin setelah melewati proses metabolisme. Sayangnya, kelebihan kadar asam urat pada tubuh dan tak mampu dikeluarkan, dapat menimbukkan berbagai gejala penyakit.

Beberapa gejala penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam tubuh adalah rasa nyeri pada persendian. Tak jarang, nyeri yang tak tertahankan tersebut juga diikuti dengan pembengkakan. Meskipun nyeri sendi atau yang seringkali juga disebut dengan encok ini dapat menyerang bagian tubuh mana saja, namun yang paling banyak terjadi pada asam urat adalah nyeri yang terjadi sendi di pergelangan tangan dan kaki, lutut, hingga jari-jari tangan dan kaki.

Asam Urat Tak Kenal Usia, Waspadai Penyakit Asam Urat di Usia Muda

Siapa bilang, asam urat hanya dapat menyerang usia tua? Seperti yang diketahui, bahwa asam urat didapat oleh tubuh melalui makanan yang memiliki kandungan Purin yang tinggi. Pada kondisi normal, kandungan ini akan diproses oleh ginjal ketika proses metabolisme. Yang selanjutnya, akan terbuang seluruhnya bersama dengan urin. Nah, namun, bagi Anda yang mengkonsumsi makanan dengan kandungan purin yang tinggi, bahkan melebihi ambang batas tertentu, ginjal akan menjalankan tugas yang lebih berat dalam memproses kadar purin tersebut, maka akan ada sisa-sisa kadar asam urat yang masih tertinggal didalam tubuh. Lambat laun, terjadilah penumpukan. Inilah yang menimbulkan rasa nyeri pada sendi, sebagai salah satu gejala sakit asam urat.

Faktor genetik juga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya penyakit asam urat di usia muda. Bagi Anda yang berada pada usia di bawah 30 tahun, atau bahkan remaja sekalipun, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dapat mengalami penyakit nyeri sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam tubuh, apabila memiliki riwayat keturunan atau genetis dengan penyakit yang serupa. Hal ini bisa diperparah dengan buruknya pola hidup dan pola makan sehari-hari. Kurangnya olahraga, konsumsi air putih dan makanan sehat, serta stress, dapat menjadi penyebab lain. Bagaimana tidak, ketiga hal tersebut dapat memperburuk proses metabolisme dan memperberat kerja ginjal. Sehingga proses pembuangan menjadi terhambat.

Beberapa gejala umum yang seringkali nampak pada penyakit asam urat adalah rasa nyeri pada sendi. Namun, nyatanya, ada beberapa gejala spesifik lainnya, yang tak jarang diabaikan. Awalnya, nyeri akan muncul dalam waktu singkat. Namun, seiring terjadinya penumpukan kadar asam urat dalam tubuh, gejalanya bisa saja menjadi semakin berat. Pada kondisi ringan, banyak yang mengira nyeri yang muncul ini adalah semacam rematik, encok, atau sekedar kelelahan. Hanya dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri, maka akan sembuh. Padahal hal ini hanya akan memperburuk kondisinya lho. Hal yang paling tepat dalam menyembuhkan penyakit asam urat adalah dengan meminimalisir kadar asam urat dalam tubuh. Bukan sekedar menyamarkan nyerinya saja.

Pada kondisi yang berat, nyeri pada asam urat akan disertai dengan pembengkakan. Sensasi rasa panas dan kemerahan pada area yang bengkak juga menjadi salah satu ciri khasnya. Nah, pada tahap yang lebih lanjut, akan terjadi pembentukan kristal-kristal pada persendian. Jika sudah memasuki tahap ini, bisa dikatakan kondisinya telah parah, karena kristal tersebut dapat menghancurkan tulang rawan yang terdapat pada persendian. Namun, biasanya, penderita asam urat sudah mendapatkan penanganan yang tepat, ketika rasa nyeri disertai dengan pembengkakan, atau dalam tahap sedang.
Mencegah Asam Urat Dengan Menjaga Pola Makan

Tak dapat dipungkiri, bahwa asupan makanan yang masuk kedalam tubuh sangatlah berpengaruh untuk kesehatan kita. Namun sayangnya, saat ini masih banyak orang yang enggan untuk menjaga pola hidup sehat, dengan olah raga dan mengkonsumsi makanan yang baik untuk tubuh. Padahal, makanan yang kita makan sesungguhnya adalah bentuk investasi jangka panjang lho!

Banyak mitos tentang makanan yang dikait-kaitkan dengan asam urat. Sehingga banyak orang yang telah memasuki usia lanjut, takut mengkonsumsi makanan tertentu, karena takut terkena sakit asam urat. Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit asam urat.

Makanan penyebab penyakit asam urat adalah makanan yang mengandung purin. Pada sayuran, ada kobis, kembang kol, kacang-kacangan dan bayam, yang memiliki kandungan purin lebih tinggi jika dibandingkan dengan sayuran lainnya. Sedangkan untuk sumber protein, daging sapi, unggas, dan seafood. Selain itu, ada minuman bersoda dan minuman kemasan yang dapat memicu terbentuknya kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh.

Lalu, makanan apa yang aman untuk penderita asam urat? Bahan makanan yang berasal dari umbi-umbian, seperti wortel, ubi dan kentang memiliki kadar purin yang paling rendah. Sehingga sangat aman dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C, juga sangat baik untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Jamur, sebagai salah satu sumber makanan yang kaya akan serat namun rendah kalori, juga dapat diandalkan sebagai salah satu menu pelengkap setiap harinya.

Setelah menjaga asupan nutrisi yang baik bagi tubuh, asam urat juga dapat dicegah dan diatasi dengan melakukan olah raga secara rutin. Aktifitas fisik yang di imbangi dengan minum air putih yang cukup, serta menjaga berat badan tubuh ideal, dapat membuat kesehatan Anda menjadi lebih baik. Karena tubuh adalah asset, dan kesehatan adalah investasi, maka keduanya harus dijaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here