Beberapa Fakta Tentang Kopi Yang Dapat Memperburuk Kondisi Asam Urat

0
47

Asam urat menjadi salah satu penyakit nyeri sendi yang sudah banyak di idap oleh masyarakat. Meskipun sebagian besar penderitanya adalah orang-orang dengan rentang usia lebih lanjut, namun nyatanya hal ini tak menjadi patokan lho. Penyakit asam urat juga dapat menyerang usia muda, tanpa melihat jenis kelamin. Ketika terjadi penumpukan zat purin dalam tubuh dalam jumlah besar, hingga ginjal tak mampu mencernanya dalam proses metabolism, maka terjadilah penyakit asam urat.

Secara umum, asam urat terjadi dengan gejala rasa nyeri berlebih pada persendian, seperti lutut, pergelangan tangan dan kaki, serta jari-jari tangan dan kaki. [ada kondisi yang lebih parah, asam urat juga akan menyebabkan pembengkakan dibagian-bagian tubuh yang terasa nyeri tersebut. Tak heran, ketika seseorang terserang penyakit asam urat, ia bahkan akan sulit berjalan.

Penyebab utamanya adalah adanya penumpukan zat purin didalam tubuh. Zat purin bisa berasal dari berbagai sumber makanan dan minuman. Dalam jumlah normal, zat purin akan larut dan keluar bersama dengan urin dalam proses metabolisme. Namun, jika zat urin yang menumpuk terlalu banyak, inilah yang akan berubah menjadi asam urat. Untuk mencegahnya, satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah membatasi konsumsi beberapa bahan makanan dan minuman, yang memang memiliki kandungan zat purin yang cukup tinggi. Seperti daging-dagingan beserta turunannya, seperti sosis, bakso, hingga jeroan. Lalu, bahan makanan lain yang dikenal sebagai penyebab utama kambuhnya penyakit asam urat adalah berbagai olahan dari melinjo, baik itu dari buahnya hingga daunnya. Seperti emping melinjo.

Sebetulnya, zat purin juga ditemukan pada bayam dan kacang-kacangan. Namun, konon, zat purin yang terdapat dalam sayuran, masih dapat ditolerir oleh tubuh, jika dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Sebaliknya, yang wajib dihindari adalah beberapa sumber protein hewani. Dimana, sumber makanan ini mengandung lemak jenuh yang memang tak baik untuk kesehatan. Nah, untuk meringankan gejala asam urat, Anda hanya perlu menjaga asupan gizi seimbang, khususnya asupan vitamin C, yang dapat menurunkan kadar zat purin dalam tubuh. Selain itu, memperbanyak konsumsi air putih berkualitas dan menjaga berat badan ideal.

Menghindari Kopi, Baik Untuk Penderita Asam Urat

Foto: Kopi Indonesia

Apakah Anda pecinta kopi? Minuman yang memiliki aroma harum yang khas ini memang seringkali bertindak sebagai candu, bagi banyak pecintanya. Konon, bagi pecinta kopi, aktifitas minum kopi, bukan sekedar aktifitas melepas dahaga biasa, namun juga tentang menikmati aroma dan rasanya, yang masuk melalui sela-sela gigi. Satu atau dua cangir kopi hangat setiap harinya, cukup sebagai pendongkrak semangat. Namun, dibalik kenikmatannya, ada fakta baru tentang kopi, yang wajib Anda ketahui lho.

Salah satu kandungan yang terdapat pada kopi adalah kafein. Bisa dikatakan, bahwa kafein merupakan salah satu komponen penunjang utama pada kopi, setelah air, dimethyl disulfide, ethyphenol, quinic acyd, dan beberapa kandungan lainnya. Hanya saja, memang kafein inilah yang memiliki peranan paling kuat. Bahkan, bagi beberapa orang, mengkonsumsi kopi dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan insomnia atau sulit tidur. Ini adalah salah satu efek samping dari kafein, yang cara kerjanya hamper menyerupai nikotin, namun dengan efek yang lebih ringan.

Foto: Kopi Espresso

Sebetulnya, kafein memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Dalam jumlah tertentu, kafein dapat bermanfaat untuk melindungi otak dari Alzheimer dan Parkinson. Kafein, juga dapat memberikan efek ketenangan. Bahkan, menurut beberapa penelitian, kafein pada kopi yang dikonsumsi sebanyak 200-3—mg sehari, dapat menghindarkan seseorang dari bahaya stroke, diabetes tipe 2, kanker, dan penyakit kardiovaskuler. Dan, juga dapat meningkatkan adrenalin dan kekuatan otot. Sehingga baik dinikmati sebelum beraktifitas fisik.

Namun, layaknya dua sisi mata uang, selalu ada kebaikan yang berjalan beriringan dengan keburukan. Begitu pula kandungan kafein yang terdapat pada kopi. Selain memiliki segudang manfaat yang tak bisa dianggap remeh, kafein juga ternyata bahaya untuk kesehatan. Apalagi bagi Anda yang telah mempunyai riwayat penyakit asam urat sebelumnya.

Asam urat sebetulnya bukanlah jenis penyakit yang bisa dating secara tiba-tiba. Butuh waktu bertahun-tahun untuk dapat terjadi penumpukan zat purin dalam tubuh, sehingga memberikan efek nyeri sendi. Namun, berbeda halnya ketika seseorang telah memiliki riwayat penyakit asam urat. Zat kafein pada kopi mampu meningkatkan kadar zat purin secara drastic. Disisi lain, mengkonsumsi kopi secara berlebihan pun dapat melipat gandakan kadar zat purin dalam tubuh.

Kafein juga dapat merangsang kerusakan tulang rawan. Hal ini tentu dapat memperburuk kondisi tubuh, khususnya bagian persendian yang telah mengalami penumpukan zat purin sebelumnya. Akibatnya, sendi-sendi akan terasa linu dan nyeri seperti ditusuk jarum, panas, sulit untuk digerakkan. Kerusakan tulang rawan semacam ini juga dapat menyerang pinggang, sehingga menyebabkan encok atau sakit pinggang.

Efek lain dari kafein yang sangat berbahaya bagi penderita asam urat adalah terjdinya kristalisasi pada sendi dan tulang rawan. Kadar zat purin yang tinggi dan menumpuk, jika tak segera ditangani, pada akhir nya akan mengalami kristalisasi. Hal ini dapat merusak tulang rawan yang terdapat pada persendian. Dan apabila seseorang yang telah memiliki riwayat penyakit asam urat dan masih mengkonsumsi kopi, maka proses kristalisasi ini akan dipercepat. Karena kafein yang ada pada kopi nyatanya mampu mendorong proses kristalilasi zat purin yang terdapat dalam tubuh.

Untuk meminimalisir resiko tersebut, selain dengan menghindari konsumsi kopi dalam jumlah berlebih, Anda juga dapat mengkonsumsi sayur dan buah yang banyak memiliki kandungan vitamin C dan Kolagen. Seperti aneka buah berry yang benar-benar matang, jeruk, dan apel. Jangan lupa untuk memeriksa kadar asam urat dalam tubuh secara rutin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here